Short
Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan

Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan

에:  Cravez참여
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
11챕터
5조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Saat Tahun Baru Imlek, kami pulang ke kampung halaman. Di jalan tol, adikku ribut minta ke toilet. Ibu mendesakku dan kakakku, "Rest area berikutnya masih jauh. Kalian sekalian saja, biar nanti nggak bolak-balik mau ke toilet lagi." "Cepat sedikit, jangan lama-lama!" Aku langsung lari ke sana, tetapi begitu keluar, aku melihat mobil yang familier itu sudah menyalakan lampu dan mulai jalan. Suhu di luar hampir di bawah nol, tetapi ayah dan ibuku malah meninggalkanku di rest area yang sepi. Aku buru-buru berlari mengejar sambil berteriak keras, "Ayah! Ibu!" Namun, mobil itu sudah berbelok dan menyatu dengan arus kendaraan, sampai akhirnya benar-benar tak terlihat lagi.

더 보기

1화

Bab 1

Aku adalah anak kedua di keluarga, juga orang dengan keberadaan yang seolah-olah tak terlihat oleh seluruh keluarga.

Ulang tahun Kakak dan Adik dicatat oleh Ayah dan Ibu di kalender, sementara ulang tahunku selalu tidak pernah mereka ingat.

Kakak dan Adik punya gaun baru dan jas baru untuk dipakai, sementara baju baruku selalu lupa dibelikan oleh Ayah dan Ibu.

Setiap tahun, Kakak dan Adik mendapat hadiah tahun baru, sementara aku tidak pernah diberikan.

Bahkan hari ini, dengan suhu belasan derajat di bawah nol, seluruh keluarga pulang untuk merayakan tahun baru. Ayah dan Ibu sekali lagi melupakanku di rest area yang tak berpenghuni ....

Saat aku keluar dari toilet rest area, aku melihat Kakak dan Adik sudah naik ke mobil. Aku hendak menyusul, tetapi mobil itu langsung menyala dan pergi.

Aku berlari mengejar sambil berteriak keras, "Ayah! Ibu! Aku belum naik mobil!"

Namun, mobil itu segera berbelok dan menyatu dengan arus kendaraan, sampai akhirnya tidak terlihat lagi.

Aku menatap ke arah hilangnya mobil itu. Bibirku bergerak, mengulang dengan suara pelan, "Ayah, Ibu, aku belum naik mobil ...."

Suaraku begitu kecil, baru sampai di bibir, sudah dihancurkan oleh angin dingin yang tajam dan tersebar di rest area yang kosong.

Detik berikutnya, sisa keterkejutan dan ketidakrelaanku di dalam hati tertutup oleh rasa mati rasa yang dingin.

Aku perlahan menarik kembali pandanganku, melihat ke sekeliling. Rest area yang luas itu sunyi dan menakutkan.

Di bawah cahaya lampu jalan yang redup kekuningan, seluruh langit tampak putih berkabut, bahkan bayangan orang pun tidak terlihat.

Di kejauhan, di jalan tol, arus kendaraan melaju dengan suara menderu, lampu mobil membentuk garis-garis cahaya yang kabur, tetapi tidak ada satu pun mobil yang berhenti untukku.

Aku tidak berani pergi sembarangan. Kakiku seperti terpaku di tempat. Di dalam hatiku masih tersimpan sedikit harapan.

Mungkin Ayah dan Ibu belum pergi jauh. Mungkin mereka menyadari aku belum naik mobil dan segera berbalik mencariku.

Aku menggenggam ujung bajuku erat-erat, menatap ke persimpangan tempat mobil itu menghilang, berharap berulang kali mobil putih yang familier itu muncul kembali.

Semakin lama, semakin dingin. Udara dingin seolah-olah meresap ke dalam celah tulang, dingin dari dalam sampai ke luar.

Jari kakiku sudah mati rasa karena kedinginan, perlahan kehilangan sensasi. Pipiku juga tertiup angin hingga memerah dan terasa sakit. Air mata berputar di pelupuk mata, tetapi aku tidak berani membiarkannya jatuh.

Aku tahu meskipun aku menangis, tidak akan ada yang datang menenangkanku.

Karena benar-benar tidak tahan dengan angin dingin yang menusuk, aku hanya bisa berbalik dan berjalan perlahan ke arah toilet.

Dibandingkan area luar yang kosong, setidaknya toilet bisa menahan sedikit angin. Di dalam toilet yang sunyi, hanya ada suara napasku yang pelan dan suara angin yang meraung di luar jendela.

Semua kesedihan yang selama ini sengaja kuabaikan, saat ini datang seperti ombak, menenggelamkanku sepenuhnya.

Aku teringat tahun lalu saat ulang tahunku, keluargaku melupakannya. Baru tiga hari kemudian, Ibu melihat kalender dan baru ingat. Dia buru-buru memasak semangkuk mi dengan sebuah telur ceplok di atasnya.

"Ini untuk ulang tahunmu. Cepat dimakan." Saat mengatakan itu, matanya masih menatap televisi.

Sedangkan saat ulang tahun Kakak, keluargaku pergi ke taman hiburan favoritnya. Di kue yang dipesan khusus pun tertulis "anak kebanggaan kami".

Ulang tahun Adik bahkan lebih berlebihan. Seluruh teman kelas diundang, hadiah menumpuk seperti gunung kecil.

Sejak kecil sampai sekarang, Kakak dipuji punya wibawa sebagai anak sulung, sementara Adik dimanja sebagai sumber kebahagiaan. Lalu aku?

"Wenny sangat patuh, nggak pernah buat masalah." Itulah labelku. Seperti motif samar di kertas dinding latar, ada, tetapi tidak diperhatikan.

Entah sudah berapa lama aku duduk di toilet, kehangatan di tubuh perlahan menghilang. Tubuhku mulai kedinginan kembali.

Saat aku hampir kehilangan kesadaran akibat menahan suhu yang sangat dingin, suara langkah kaki pelan dari luar pintu terdengar.

Jantungku tiba-tiba berdegup kencang. Seketika, aku tersadar, tanpa sadar mengangkat kepala dan menatap pintu lekat-lekat.

Apa itu Ibu? Dia akhirnya menyadari aku belum naik mobil, lalu kembali mencariku?

Pintu berderit dan terbuka. Namun, yang masuk adalah seorang wanita asing yang mengenakan jaket bulu tebal.

Cahaya di mataku langsung meredup, sudut bibirku membentuk senyuman mengejek diri sendiri. Ternyata aku terlalu berharap lagi.

Saat wanita itu melihatku, dia jelas terkejut. Mungkin dia tidak menyangka, di toilet rest area yang terpencil seperti ini, ada seorang gadis kecil yang sendirian.
펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

댓글 없음
11 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status