Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Namun wajah seorang penulis yang sangat lelah. Matanya menyimpan ribuan dunia yang pernah dipatahkan. Nara menatapnya lembut. “Kau tidak perlu menjadi halaman terbuang lagi.” Kurator melangkah mendekat. Dengan hormat, ia membuka salah satu rak pusat. Rak yang selama ini tertutup rapat. “Mulai hari ini,” katanya. “Rak ini akan menjadi The Shelf of Returned Stories.” “Semua kisah yang pernah dibuang akan dibaca ulang.”
714 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai shelf talker artinya
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Sesungguhnya

Cinta Yang Sesungguhnya

’ ujar Johan dalam hati. “Diamm Luu, jawab dulu pertanyaan gue siapa jalang ini??!!” geram Shella seraya menunjuk Tessa yang masih terduduk di lantai. “Aduhhh tenang dong Sayang… Jangan berisik, dia Tessa. Dia yang biasa kirim barang-barang kita,” kilah Johan.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai shelf talker artinya
Baca
+Pustaka
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

semprot Claudia langsung tanpa basa-basi. Aku menelan ludah, berusaha tetap tenang meski tanganku di bawah meja sudah gemetar hebat. "Maksud Kak Claudia apa ya?" "Nggak usah pura-pura bego deh lo! Kita semua lihat ya gimana capernya lo tadi di kelas Pak Argan. Pura-pura mau jatuh biar dipegang tangannya, terus sok-sok gemeteran biar diperhatiin. Murahan banget trik lo!" timpal Shella dengan nada tinggi yang sengaja dia keraskan agar meja-meja di sekitar kami bisa mendengar.
825.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 980 kali sebagai shelf talker artinya
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Wanita

Sang Penakluk Wanita

Bab. 71 Sehan membulatkan matanya Ia tidak percaya dengan apa yang sudah ia dengar dari mulut wanita yang ia cintai secara diam-diam itu. "Nona, Kenapa Anda berbicara seperti itu. Apakah salah jika saya menyapa anda sebagai sesama pemilik stand pakaian di pameran ini? Apakah orang seperti saya ini tidak boleh memiliki bisnis yang sama dengan anda?" sarkas Sehan menantang balik Chellia dengan kata-kata yang tak kalah pedasnya.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai shelf talker artinya
Baca
+Pustaka
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Suara juru lelang tua itu mengalun pelan, seperti desir angin malam yang menyusup melalui celah-celah retak di dinding kenangan. Nada bicaranya rendah, serak, seolah setiap kata mengandung debu zaman yang terlupakan, dan mungkin … kutukan. “Artefak ini …” ujarnya sambil mengusap kain pelindung yang baru saja disingkap, “dikenal sebagai Topeng Iblis.”
1052.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai shelf talker artinya
Baca
+Pustaka
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

“David, apakah di sini ada hak untukmu berbicara?” kata Shelly menghina. “Kamu siapa? Hanya makhluk tidak berguna yang hidup dengan mengandalkan wanita saja. Kamu sama sekali tidak memiliki kualifikasi untuk mucul di acara semewah ini!” “Omongan yang bagus. Makhluk tidak berguna ini tidak mungkin bisa masuk jika bukan dengan mengandalkan identitas gadis liar itu.”
9.1802.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.7K kali sebagai shelf talker artinya
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
Sebuah Kisah Usai Perceraian

Sebuah Kisah Usai Perceraian

ucapku pelan seraya mengelus-elus lenganku. "Huuss! " mbak Lita mengisyaratkanku untuk diam. "Ini masih diloudspeaker lhoo, " katanya pelan, dan ku balas dengan senyuman lebar. "Hehehe, maaf ya Pak, " ucap mas Sholeh disertai kekehannya yang tak berfaedah.
10120.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai shelf talker artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status