Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Detektif

Detektif

kata Dimas. Rizal mengangguk. “Baik, aku akan memulai penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, kita perlu memeriksa catatan dan memastikan kita tidak melewatkan detail kecil.” Saat hari mulai beranjak malam, Dimas merasa ada sesuatu yang mengganjal. Meskipun banyak petunjuk yang telah ditemukan, dia masih merasa bahwa ada bagian dari cerita yang belum terungkap sepenuhnya. Dia tahu bahwa kasus ini baru permulaan dan bahwa banyak yang harus dilakukan untuk benar-benar memahami apa yang terjadi pada Daniel Widodo.
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang sherlock holmes a case of identity
Read
+Library
Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

“Cerdas. Teedengar tidak masuk akal memang. Tapi, bukan mustahil, kan?” Paullina meletakan ponsel genggam Susan di sofa lalu mengambil camilan di hadapannya. “Kau jadi membuatku berpikir ekstrem. Hipotesismu itu mengingatkanku pada sebuah kasus dari novel kriminalmu. Ya, kasus pembunuhan yang sempurna pada seri pertama novel Detektif Zenmu itu. Tentang seorang lelaki tua pincang yang menjadi dalang di balik pembunuhan seorang pegawai seks komersial.”
9.96.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 142 Beses bilang sherlock holmes a case of identity
Ipakita ang mga Review (68)
Read
+Library
Ega Candra
Waduh, saya dijadikan tokoh beneran. Saya pikir Bu Susan cuma bercanda. Tahunya beneran. Hahaha. Jadi pasukan coklat. Dari biru berubah coklat. Pak Arif juga. Wahahaha. Dari polmil jadi polisi. Seru tapi ceritanya. Jangan lupa, Bu. Masukin kejadian konyol yang di lampu merah malam itu.
hassannurwahidd
Cerita yang luar biasa. Temanya menarik dan cara penyajiannya cerdas. Tidak membuat bosan dibaca. Bahasanya lentur. Penulis menceritakan kisahnya dengan baik. Sehingga mudah dimengerti dan memberikan kesan mendalam. Cerita ini sarat dengan psikologi, pembelajaran tentang dunia forensik juga.
Basahin ang Lahat ng Review
Hello Ms. Joa! [Bahasa Indonesia]

Hello Ms. Joa! [Bahasa Indonesia]

Mr. Foster langsung bisa dikenali dalam sekali pandang, karena ia selalu memakai setelan jas abu-abu dan topi. Ditambah tongkat perunggu berkepala naga yang selalu dibawanya kemana-mana. Sherlock Holmes! Benar, serupa tapi tak sama. "Maaf merepotkanmu, Ms. Joa." "Tidak masalah," jawabku datar. "Saya ingin memberikan beberapa pertanyaan perihal kasus Sarah Deelin, model majalah utama dari perusahaanmu."
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 117 Beses bilang sherlock holmes a case of identity
Read
+Library
THE FRAPPUCINO MURDER

THE FRAPPUCINO MURDER

“Memangnya apa yang telah terjadi di Hawthorn Lodge?” Wajah ketiga wanita itu kembali menegang setelah mendengar pertanyaan tentang kasus yang cukup sensitif bagi mereka itu ditanyakan dengan begitu mudahnya. “Bagaimana kau tahu tentang itu?” tanya Azalea. “Well, aku seorang detektif yang lebih hebat darimu,” jawab si pemuda dengan kantung mata yang sudah pasti membuat orang yang melihatnya akan mengira jika dia kurang tidur.
3.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 99 Beses bilang sherlock holmes a case of identity
Read
+Library
Sir Abraham, Love Story

Sir Abraham, Love Story

"Bukan mengarah, hanya bukti untuk membongkar trik hantu yang digunakan pencuri itu untuk mengelabui polisi." Zack menunjukkan bubuk fosfor yang sudah ia masukkan ke dalam kantung plastik kepada opsir Julio. "Trik lama yang diceritakan dalam sastra inggris yang terkenal, The Hound of The Baskervilles dalam serial novel Sherlock Holmes yang ditulis oleh Sir Arthur Conan Doyle," ucap Zack sambil menyangga dagunya menggunakan kedua tangannya. "Lalu apa rencanamu?" "Mungkin kita akan berbagi tugas, dengan begitu penyelidikan akan cepat selesai dan kita bisa membahas kasus lain yang masih menumpuk di sana."
1011.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 438 Beses bilang sherlock holmes a case of identity
Read
+Library

Mga Madalas Itanong

The resolution in 'A Case of Identity' hinges on a simple yet cruel deception. Mary Sutherland, a woman with a comfortable income, becomes engaged to a man named Hosmer Angel who mysteriously vanishes on their wedding day. Holmes discovers that Hosmer Angel was merely a disguise concocted by Mary's stepfather, James Windibank, who used a false beard, glasses, and a changed voice. Windibank's motive was purely financial; by preventing Mary from marrying, he could continue to control her inheritance and the allowance she received from a bequest, which would cease if she wed.

Holmes deduces the scheme after noting Windibank's habit of typing his letters—the same machine used for the 'Angel' love letters—and the stepfather's obvious self-interest. The villain's arrogance is his downfall, as he assumes his cleverness will outmatch the law and Mary's own perceptions. In the end, Holmes famously chooses not to bring legal punishment against Windibank, predicting his future crimes will be more severe and punishable. He leaves Mary with the painful truth, a conclusion that feels more like a bitter dose of reality than a triumphant victory, underscoring a recurring theme in the early stories where justice isn't always neatly served.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status