Dosa Termanisku
Isinya nasi dan tumis cumi-cumi lada hitam, dessertnya es krim cup yang sudah meleleh isinya.
"Kenapa? Kamu penasaran?" tanyaku seraya menyantapnya pelan-pelan. Dito akhirnya ikut selonjoran dan bersandar di dinding di depanku.
"Aku memang penasaran. Tapi habiskan dulu makananmu, sepertinya dia lapar." Dito meringis.
"Dia?" Aku tertawa, "anak ini, menurutmu dia cewek atau cowok, Dit?" tanyaku dengan pandangan tepat ke matanya.
Hot Chapters