Jenazah Suamiku
Aku menarik napas lega, Maya telah memberikan informasi yang sangat membantu.
"Semoga semuanya cepat kelar, ya, Res. Kalau misalnya lu perlu bantuan gue, telepon atau chat aja. Gue akan bantu semampunya, soalnya gue rada gondok juga mendengar ulah Anne. Doi terlalu cinta mati ama lu sih, jadi deh nekad." Maya terlihat membuang napas kasar.
"Ya udah, ayo antarin gue balik ke kantor soalnya mobil ketinggalan di sana! Lu bawa mobil 'kan?" Aku segera melambaikan tangan pada waiters untuk meminta bill makanan kami.
Hot Chapters