PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN
Mas Erick menarik nafas panjang dan menjeda kalimatnya.
"Bik Sumi meminta maaf berulangkali, tapi Mayra tetap mengomel, kemudian dia pamit pada kami, katanya mau ganti baju sekaligus cuci tangan, akhirnya dia menuju ke kamar mandi yang terletak di dalam kamar tidur kami, lama kutunggu Mayra tidak kunjung kembali, maka akupun segera menyusulnya ke kamar, sesampai di kamar, aku mendengar suara rintihan perlahan dari kamar mandi, aku ketuk pintu kamar mandi tidak ada jawaban, aku berteriak memanggil papa dan mama, papa kemudian menggedor pintu kamar mandi dan mama memanggil satpam, bersama satpam, aku mendobrak pintu kamar mandi, dan tampaklah Mayra jatuh berbaring miring dan tangannya masih me