Bastard Sister
Amit-amit!
“Jadi, aku bertengkar hebat dengan adik dan mamaku, Pak. Memang selama ini banyak hal yang kupendam. Intinya, terlalu banyak makan hati aku di rumah sana. Adik yang tidak hormat, Mama yang pilih kasih. Sementara aku sebagai tulang punggung yang terus-terusan mereka gerogoti. Sekarang, saat adikku kuberi pelajaran dengan membawa pergi ijazahnya, dia malah mengancam akan membunuh aku dan mamaku. Tadi sore nomor telepon Mama tidak aktif lagi. Aku jadi khawatir, Pak,” jelasku dengan perasaan yang tiba-tiba berubah jadi kalut.
Hot Chapters