I'm Your Destiny
Quila menutup pintu kamar Chivas yang awalnya setengah terbuka.
"Aku sudah pernah bilang bukan, bahwa aku ingin memilikimu agar menjadi milikku. Apa kau lupa? Oh iya, mungkin kau terlalu fokus mengingat permainan panas kita kemarin, jadi ucapanku hanya menjadi angin lalu. Sudahlah, aku mau makan. Aku lapar. Satu lagi, nanti aku akan melakukan pemotretan majalah WOW. Jadi aku permisi, jangan rindukan aku, Baby..." terang Quila dan diakhiri kerja sama ibu jari beserta telunjuknya bermain-main di dagu runcing si pria dengan sensual.
Bab Populer