Pendekar Pedang Gila
Tapi obrolan-obrolan ringan dengan para prajurit itu cukup bisa menghibur laranya.
Zhou Kang, yang paling keras suaranya, mulai bercerita.
“Aku ingin mengumpulkan uang yang banyak. Setelah cukup, aku akan pensiun,” katanya sambil menepuk dadanya, “Aku akan membuka kedai arak di kampung".
"Tidak perlu kaya. Cukup bisa tertawa setiap malam bersama teman-teman, tanpa takut ada pedang di leher,” lanjutnya sambil terkekeh, namun matanya memancarkan kerinduan yang tulus.