Taaruf dengan Anak Wanita Malam
Lalu ia meraih lemon tea hangat dan meneguknya perlahan.
“Kalau kamu serius, ada Teteh santri yang bisa bela diri, silat. Dia bisa mengajarimu dari nol. Kamu juga bisa belajar di lingkungan pesantren,” sahut Ummi Sarah. “Um, Ummi penasaran aja, kenapa tiba-tiba, tak ada angin, tak ada hujan kamu kepengen belajar bela diri? Soalnya setahu Ummi waktu belajar silat kamu hanya sampai jurus dasar sudah berhenti. Pas latihan karate gak jadi karena disuruh berlari dengan kaki telanjang gak mau, pas minta boxing takut ketonjok,”
Ummi Sarah tersenyum.