Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda
Setelah putus bertahun-tahun, Lunara Angkasa kembali bertemu mantan pacarnya Kayden Narasoma, yang juga ayah dari anaknya, dalam sebuah rapat perusahaan.
Lunara hanya ingin menjauh dari Kayden. Dia takut anaknya direbut, dan lebih takut lagi jika akhirnya tidak memiliki apa-apa.
Pikirannya melayang pada masa lalu, ketika Kayden berkata bahwa hubungan mereka hanyalah sebuah permainan, lalu meminta agar mereka menjaga hubungan profesional sebagai atasan dan bawahan di tempat kerja dengan tegas.
Namun kini, Lunara malah melihat wanita-wanita di sekeliling Kayden yang silih berganti, dan tidak satu pun menarik perhatiannya.
Saat pertama bertemu kembali, Kayden mengira Lunara telah meninggalkannya, bahkan sudah menikah dan punya anak. Dia ingin membalas dendam, ingin melihat Lunara terluka, dan ingin membuatnya menyesal.
Namun ketika Lunara terpuruk, dia malah memanfaatkan celah itu untuk menyusup. Dia tak kuasa menahan keinginannya agar kelak Lunara hidup bersamanya dan membawa serta anak mereka.
Ketika kebenaran terungkap, Kayden baru menyadari satu hal. Ternyata selama ini, orang yang dia balas dendam adalah dirinya sendiri.
Lunara berkata, "Kamulah yang bilang kita harus menjaga jarak."
"Jarak ...," ujar Kayden sambil mengangkat dagunya, "Bisa juga berarti jarak dekat."