Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Ketiga Manda

Mata Ketiga Manda

Manda yang awalnya menganggap penglihatannya ini sebagai sebuah kutukan, akhirnya berusaha menerima dan menggunakannya dengan baik. Karna itulah setelah lulus dari Academy Militer, ia masuk ke Intelegens Kepolisian Khusus. Sejak saat itulah petualangan Manda pun dimulai. Ya, Amanda Cateryn Anderson, 25 tahun. Dan ini adalah kisah petualangannya. *Musim panas di New York.* “Oh astaga! Rasanya hari ini seperti di dalam penggorengan saja! Kenapa matahari siang ini begitu terik?!” gerutu Manda akibat panas menyengat di musim panas ini.
970 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai story amanda manopo
Baca
+Pustaka
Pewaris Kedua Tunangan CEO

Pewaris Kedua Tunangan CEO

Mereka punya banyak uang, namun sayang pikirannya begitu dangkal. "Bagaimana mungkin saya bisa tenang?" Nyonya Mahendra menjerit kencang sambil merangkul bahu putrinya yang tengah berperan layaknya seorang korban, "lihatlah Amanda! wajahnya bengkak, bibirnya lecet dan berdarah-darah, rambutnya bahkan rontok. Entah setan mana yang merasuki anak baru itu hingga begitu berani menganiaya putriku!" wanita itu menatap Ametys dengan sinis, lalu berujar dengan kejam, "tunggu saja, aku bukan Nyonya Mahendra jika tidak bisa membuatmu mendekam di penjara." "Nyonya, tolong jangan bertindak implusif! para siswa yang memberikan kesaksian mengatakan bahwa Amanda adalah orang yang membuat masalah lebih dulu
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai story amanda manopo
Baca
+Pustaka
Brondong Sewaan

Brondong Sewaan

Tapi aku sedang ingin seperti itu. Ada nama Jenny yang tampil disana. Dia keras kepala meski ku abaikan. Aku jadi jengkel sendiri dengan Jenny yang tak berhenti melakukan panggilan telpon. Aku menarik napas dalam dan berkata, “Ya Jen?” “Amanda, kamu baik-baik saja kan?” tanya Jenny seperti orang panik. "Fitria kasih kabar kalau kamu ambil cuti dan susah dihubungi. Kenapa Man?" tambahnya tak mengijinkanku menjawab pertama. "Man, kamu ambil cuti bukan untuk ngurung diri terus terpuruk sama keadaan, kan?" berondongnya tak berhenti bicara. "Amanda, kamu--" “Aku baik Jen! Ya ampun gantian kek Jen ngomongnya." balasku menyela kalimat Jenny yang tak kunjung berhenti. "Panik Manda! Kamu gak biasa ba
1014.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai story amanda manopo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status