Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

"Lihat! Dia melepas ikat kepala. Di balik ikat kepala di tengah kening lblis ini ternyata ada mata. Mungkin inilah yang disebut mata ketiga." Angin Pesut ikut memperhatikan kening Maha Sesat. Dia melihat mata di tengah kening masih terpejam. Melihat itu timbul rasa ingin tahu Angin Pesut. Perlahan hampir tak terdengar dia ajukan pertanyaan.
98.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

"Tiga, terkutuklah engkau! Jangan pernah kau lepas dari manapun kau berada Jangan pernah ada mentari pagi di atasmu, Sebab kemanapun engkau pergi, bahaya besar selalu mengikuti! Lindungi satu dan dua, Sebab tiga bisa segera datang kapan saja Tiga, kau sumber malapetaka Kau awal dari kehancuran! Jangan ada yang pernah menemukanmu! Archduke Zeus Calamity Vagano."
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
Daniel Si Pengembara

Daniel Si Pengembara

--------- menuju ke beberapa saat sebelumnya di kota tujuan pertama ---------- Matty berhasil menuju kota Silee, kota tujuan pertama dari 3 bersahabat. Dia sedang diajak berbincang oleh penjaga gerbang yang menemukannya di depan gerbang kota. Situasi yang menegangkan terjadi di pos penjaga, Matty terlihat sangat jelas memakai wajah tegang pada mukanya. Penjaga yang sepertinya sedang menyiapkan secangkir teh untuk Matty juga melihatnya dengan jelas, lalu dia membawa teh yang ia siapkan untuk Matty dan berkata "silahkan diminum, kami tak memiliki banyak hal disini" Matty yang melamun terkejut dan menjawab "ba-baiklah kuminum" lalu ia mengangkat gelas dan meminumnya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Dunia

Di Antara Dua Dunia

Bab 53: Mata Ketiga dari Dalam Waktu “Jika dua mata melihat masa kini, maka mata ketiga melihat kebenaran yang disembunyikan waktu.” Langit Aeloria tak bergeming. Dua matahari kecil masih berpendar di atas cakrawala, tapi seolah waktu tak lagi mengikuti aturan biasa. Udara menjadi lebih pekat, tidak panas, tidak dingin—melainkan… penuh. Terisi oleh sesuatu yang tak kasat mata. Sesuatu yang terbangun di bawah permukaan kenyataan.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

“Ini satu... ini yang kedua... dan ini yang ketiga.” Hazel menatap layar untuk pertama kalinya, tiga titik kecil itu ada di sana. Tiga bukan satu, tangannya langsung gemetar. Miranti terlihat jauh lebih pucat dari sebelumnya, bahkan ia harus duduk pelan di kursi di dekat Hazel karena lututnya terasa lemas. “Ya Allah...”, bisiknya pelan.
754 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
Orang ketiga.

Orang ketiga.

Ia menarik napas panjang sebelum melanjutkan, "Aku hanya ... sudah tidak tahu harus bercerita kepada siapa. Entah kenapa, yang terlintas di pikiranku justru kamu." Kiara memejamkan mata sesaat. Andai Anggi tahu bahwa wanita yang sedang ia jadikan tempat bersandar, ternyata adalah wanita yang tanpa sengaja telah menjadi orang ketiga dalam rumah tangganya. Rasa bersalah yang selama ini berusaha ia pendam kini semakin menyesakkan dada. Ia ingin mengatakan yang sebenarnya, tetapi setiap kali kata-kata itu hendak keluar, bayangan wajah Diego dan janin yang sedang dikandungnya membuat lidahnya kelu.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Bertiga

Kenikmatan Bertiga

"Lagi pula ... bukannya kamu sendiri yang bilang mau coba tidur bertiga?" Selesai bicara, dia menunggingkan bokongnya yang bulat dan putih mulus ke arahku. "Kemari, Andrew ... bantu kakakmu dan hantam aku sampai mati ...." Gaya menggoda yang sangat liar ini tidak akan sanggup ditahan oleh pria mana pun. Aku dan Kakak langsung menerjang maju, menjepit Kak Evelin di tengah-tengah kami, depan dan belakang.
16.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Bangkitlah . Raojhin memasang mata ketiga di dahinya. Berwujud aksara kuno berkilat cahaya menyala merah, biru, ungu. Bergantian. Ungu, kekuatan mata ketiga paling kuat. "Heah ...!"
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
Tiga Wanita Jagoan

Tiga Wanita Jagoan

Ria melangkah dengan jalan yang seperti setengah berlari. Mengiringi langkah Afran dan Bagas yang melangkah lebar. Gadis itu sedikit kewalahan mengimbangi langkah kedua pria tinggi itu yang cepat. Mereka memasuki gedung di belakang perusahaan. Gedung berlantai tiga berbentuk kubah menghadap jalan besar. Berdiri dengan kokoh dilindungi pagar tinggi dengan langit biru yang membingkai atasnya. Pelatarannya luas dengan pohon rindang tertanam sepanjang pagar. Terdapat tulisan’Security’ di puncak banguannya.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

seketika airmata Nabil jatuh. "Umi sakit? Kenapa tidak ada yang memberi tahuku?kenapa kalian menyembunyikannya!"tangis Aulya kembali pecah. "Abi, enggak mau kasih tau kakak karena tak ingin mengganggu konsentrasi kakak dalam menghapal Al-Qur'an. abi mau kakak berhasil menjadi hafidzah 30 juz! Tapi, anaknya yang hafidzah ini malah berpikir Jelek kepadanya!" Ujarnya sambil meluapkan kekesalan pada Aulya.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai mata ketiga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status