Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjebak Cinta Om-Om Impian

Menjebak Cinta Om-Om Impian

Pertemuan dengan cinta pertama, begitu membara dan panas. Pertama kali mata bertemu mata, da gairah yang mendesir membuat desakan demi desakan untuk menyentuh kian intens. Jiwa muda yang membara, membuat Angela kian nekat menggejar cinta Edward. Perbedaan 20 tahun itu tidak menghalangi Angela sedikitpun untuk mendapatkan perhatian Edward. Kehadiran Angela membuat Edward kacau, dia tidak menginginkan wanita lain dalam hidupnya, namun juniornya berkata lain. Angela bukan gadis yang mampu ditolak. "Jess, kamu kah itu?" Edward menatap tidak percaya, masa lalunya hadir di depan dirinya, begitu nyata. "Ed?" Suara lembut itu masih sama, Edward langsung memeluk tubuh ringkih wanita itu. Wanita itu hanya diam, sesekali menyentuh pungguh lebar Edward. "Akhirnya aku menemukanmu, Jess." "Kamu mencariku?" Wanita itu melepaskan pelukan Edward. "Kenapa?" Pertnyaan itu membuat Edward mematung. Ya ... dia hanya mencintai wanita itu secara diam, tanpa ada ungkapan. Bahkan sampai sekarang. "Loh, mama dan Om Ed saling kenal?" Pertanyaan Angela sukses membuat kedua orang itu menoleh. Sementara Angela masih bingung, kenapa mamanya bisa mengenal Om Edward. "Dia mamamu?" tanya Edward tidak percaya. "Iya!" jawab Jessika tegas.
Romansa
359 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Ibu Angkat Psikopat

Ibu Angkat Psikopat

Ibu angkatku memiliki kebiasaan yang mengerikan. Dia sangat suka makan plasenta dan hanya menginginkan plasenta dari kerabat dekatnya. Dia percaya bahwa plasenta dapat menyembuhkan segala penyakit, jadi dia mengadopsi banyak gadis untuk dijadikan pelampiasan nafsu bagi putranya. Aku dan kakakku adalah saudara kembar. Namun, tampang kami sama sekali tidak mirip. Kakakku cantik dan pandai, serta sangat populer di panti asuhan. Karena itulah, ibu angkatku langsung terpikat padanya. Aku tidak tahu apa yang dikatakan kakakku pada ibu angkatku waktu itu. Namun pada akhirnya, dia memutuskan untuk mengadopsiku juga. Awalnya, aku berpikir kami akan menjalani kehidupan yang normal bersama. Namun, ilusi itu hanya bertahan selama satu tahun. Kenyataan baru mulai terbuka suatu malam ketika aku terbangun untuk pergi ke kamar mandi dan mendengar suara erangan dari kamar kakakku. Dengan jelas, aku melihat bayangan Donny, putra ibu angkatku, melakukan hal yang membuatku merinding di atas tubuh kakakku. Sejak itu, kakakku harus memenuhi keinginan ibu angkat dengan memberikan plasenta dari tiga anak yang dilahirkannya. Namun, saat ibu angkatku akhirnya menelan plasenta dari anak keempat kakakku, sesuatu yang tak terduga terjadi. Ibu angkatku tiba-tiba mengalami gangguan jiwa.
Baca
Tambahkan
Hadiah Perpisahan untuk Bos Mafia

Hadiah Perpisahan untuk Bos Mafia

Menjelang upacara pernikahan bisnis kami, Oliver, tunanganku, berdiri di atas dek kapal kargo di dermaga baru dan mengumumkan bahwa cinta pertamanya, yaitu Evelyn yang merupakan adik tiriku, yang menderita penyakit jantung, adalah istri sahnya yang sesungguhnya. Di bawah dinginnya lampu sorot, Oliver memeluk Evelyn sambil tersenyum lembut. "Menurut aturan mafia, cuma wanita yang disaksikan oleh para tetua inti yang dianggap sebagai istri pemimpin klan. Yang lain, hanyalah gundik belaka." Diiringi restu dari para tetua klan, mereka saling bertukar kalung permata hitam, mengucap sumpah dan mengikat janji setia. Aku menyaksikannya tanpa suara, lalu membuat janji untuk melakukan operasi aborsi. Dari usia 16 tahun hingga 28 tahun, aku mencintai Oliver dengan sepenuh hati selama 12 tahun. Akan tetapi, di hati Oliver hanya ada Evelyn. Jika memang begitu kenyataannya, aku memilih untuk melepaskannya. Aku berangkat menuju markas rahasia di Negara Aresha Selatan dan hanya meninggalkan sepucuk surat pembatalan pertunangan, serta hadiah perpisahan untuk Oliver. Akan tetapi, Oliver yang selama ini selalu acuh tak acuh kepadaku, justru menjadi hancur hingga tidak lagi memedulikan urusan klan ….
Cerita Pendek · Mafia
4.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The Temperature of Love

The Temperature of Love

"This is a notice regarding proper use of the air conditioning. Please sign to acknowledge receipt." My six-year-old son stood there with a stern little frown, slapping a sheet of paper down in front of me. I glanced at the page. Written in colorful marker were several neatly listed "charges." The whole thing felt absurd. When I did not respond, he pointed at the paper like a tiny adult. "Mom, you didn't turn the air down in time yesterday. That could've affected my health. It was very irresponsible." I looked toward my husband, who had just gotten home from work, hoping he would say something, anything, in my defense. Instead, he snatched up the paper and slapped it down on the table, his voice sharp. "Can't you be more attentive? Our son's health comes first. If you can't even handle something this simple, what kind of mother are you?" With someone backing him up, our son's eyes immediately reddened. He burst into tears. "Mom doesn't love me!" The two of them, playing judge and jury, left me suddenly breathless. "Fine," I said at last. "If I'm such an unfit mother, I'll leave. Let your father find you a new one, someone who knows how to set the air conditioning properly."
Baca
Tambahkan
Fixing The Shattered

Fixing The Shattered

miss.possan
Warning! Cerita mengandung bawang! “Kita benar-benar berantakan.” Jonas menyetujui dengan suara yang pelan. “Karena itu, mari kita berpisah.” Jonas mengangkat kepalanya seakan tidak percaya dengan apa yang ia dengar. “Apa? Anna, kau tidak berpikir jernih.” Anna menatap Jonas dengan mata yang berkaca-kaca. “Aku sangat mencintaimu, Jonas. Tetapi kini aku tidak sanggup lagi menatap matamu tanpa teringat lagi dengan kenyataan itu.” “Anak kita akan ada dua. Laki-laki atau perempuan tidak masalah… Jika laki-laki, akan kita namai dia Radit, dan jika perempuan, kita namakan Rianna.” “Imajinasimu itu terlalu liar, tuan Antonius.” Jonas meninggalkan Anna tanpa kabar selama 15 tahun. Mereka dipertemukan kembali di sebuah reuni yang membuat Jonas kembali ingin mendapatkan Anna. Di sisi lain, sosok Rian juga mengusahakan hal yang sama hingga membuat Anna tidak nyaman. Penolakan Anna membuat Rian marah dan memecat Anna dari pekerjaannya. Saat penyebab menghilangnya Jonas terungkap, hidup Anna dan adiknya yang bernama Darryl terhempaskan dan membuat semua orang terluka. Masa lalu itu membuat Anna merasa bersalah dan berpisah dari Jonas. Rian yang masih tidak terima, menculik Anna dan membuat hidupnya hancur. Ketika semua membenci Rian, sebuah fakta lain terungkap yang membuat hati Anna menjadi luluh.
Romansa
107.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Aerina No 7
"Your Highness." "Lady Eiren." Di bawah langit malam yang kelam, tanpa sedikit pun memunculkan cahayanya sang bintang apalagi cahaya sang rembulan. Di tengah-tengah taman yang banyak ditanami bunga eglantine yang merumpun, … juga di antara hujan taburan kelopak bunga pohon plum yang jatuh meluruh. Beserta di sekitar beterbangannya bola-bola cahaya api, dilengkapi dengan kepakkan sayap kecil ratusan kupu-kupu merah muda. Mereka berdua, sepasang anak muda berlawanan jenis, yang masing-masing darinya sedang mencium harumnya setangkai bunga keramat pun, … saling berhadapan satu sama lain, dengan ekspresi muka yang tampak begitu serius. "Daripada Tunangan saya, …." "Daripada Tunanganku, …." Berbicara bersamaan sekaligus bergerak secara bersamaan pula, mereka … lekas melanjutkan ucapan yang sempat terjeda dengan menggunakan suara yang lantang, seraya mengasongkan tangkai bunga yang tengah dipegang sendiri untuk cepat-cepat diberikan kepada sang lawan bicara. "… Saya akan memilih Anda!" Sang pemberi bunga yang melambangkan cinta mati, yaitu bunga mawar hitam, … Lady dari kediaman Marquess Eiren, Darissa. "… Aku akan memilihmu!" Juga sang pemberi bunga yang melambangkan banyak kebebasan, yaitu bunga bakung laba-laba merah, … pangeran kedua kerajaan Aethelred, Lancient. "MARI/AYO KITA MENIKAH!" Sudah memutuskan untuk bekerja sama di kesempatan kedua ini, … dalam membalaskan dendam mereka.
Fantasi
1011.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta Kita Sudah Sampai Ujung

Cinta Kita Sudah Sampai Ujung

Pernikahan kontrak itu disepakati berlangsung selama lima tahun. Meskipun mengetahui bahwa Steven memiliki kekasih cantik di luar sana, Vanesa tetap memilih untuk menahannya. Hingga Vanesa menemukan bahwa putra yang sudah dia anggap seperti anak kandung ternyata adalah anak Steven dengan kekasihnya. Baru pada saat itu Vanesa sadar. Ternyata pernikahan ini sejak awal adalah sebuah penipuan. Sang kekasih yang menganggap dirinya sebagai istri sah, membawa surat cerai yang disusun Steven untuk menemui Vanesa. Hari itu, Vanesa mengetahui bahwa dirinya hamil. Vanesa merasa tidak perlu mempertahankan seorang pria bajingan. Karena anak itu dari kekasih Steven, Vanesa akan mengembalikannya pada mereka. Vanesa yang sudah memutuskan cinta dan perasaan, mulai menunjukkan kemampuannya. Dia hidup mandiri, berhasil meraih kekayaan. Keluarga yang dulu menindas serta menghina dirinya merasa menyesal. Mereka bergegas datang untuk menyanjungnya. Para anak orang kaya yang dulu mengejek Vanesa, mengatakan bahwa dia naik pangkat karena mengandalkan pria, juga merasa menyesal. Mereka berlomba-lomba menawarkan cinta serta uang. Anak yang pernah dihasut oleh wanita lain juga merasa menyesal, menangis sambil memanggilnya Ibu. … Saat tengah malam, Vanesa menerima telepon dari nomor asing. Suara Steven yang mabuk berat terdengar dari ujung lain telepon, "Vanesa, kamu nggak boleh menerima lamarannya. Aku nggak menandatangani surat cerainya."
Romansa
9.5703.7K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
Tambahkan
Ida Nuraida
Vanessa normal jika kau marah.. tapi terlalu egois sama Regan. Regan dalam masa pencarian jati diri dan pasti akan berdampak tidak baik karena penolakan. justru percaya Jessica.. ah.. runyam. disaat Steven berjuang mendapatkan kepercayaan Vanessa, temperamen Vanessa jadi samar sifat keibuan.
Agis Sat
ceritanya mulai seru guys Vanesa mulai jatuh cinta lagi ke Steven setelah tau pernikahan Steven palsu dan Steven nggali longsoran dengan tangannya sampai terluka gara2 ngira Vanesa kena longsor dan kejebak dimobil. ceritanya ini mulai seru.. mereka kayak anak ABG lagi kasmaran.. makasih kaak author
Baca Semua Ulasan
Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

Pada malam hari jadi pernikahan kami yang keenam, aku tersipu dan menghindari ciuman panas suamiku, Arga, lalu mendorongnya untuk meraih pengaman di meja samping tempat tidur. Di dalamnya, ada kejutan yang aku siapkan, alat tes kehamilan yang menunjukkan hasil positif. Aku membayangkan senyum seperti apa yang akan dia tunjukkan saat menemukannya. Namun, tepat saat dia hendak meraih laci, ponselnya berdering. Suara sahabatnya, Omar, terdengar dari gagang telepon, berbicara dalam bahasa Jerman. “Pak Arga, semalam bagaimana rasanya? Apa sofa erotis baru dari perusahaan kita nyaman?” Arga terkekeh pelan dan menjawab dalam bahasa Jerman, “Fungsi pijatnya berfungsi dengan baik, jadi aku tidak perlu memijat punggung Hanna lagi.” Dia masih memelukku erat, tapi tatapannya seolah menembusku, menatap seseorang yang lain. “Hanya kita berdua yang tahu tentang ini. Kalau istriku tahu aku tidur dengan adiknya, mampus aku.” Hatiku serasa ditusuk dengan keras. Mereka tidak tahu kalau aku mengambil mata kuliah minor Bahasa Jerman di perguruan tinggi, jadi aku mengerti setiap katanya. Aku memaksakan diri untuk tetap tenang, tetapi tanganku yang melingkari lehernya sedikit gemetar. Saat itu, aku akhirnya memutuskan untuk menerima undangan dari proyek penelitian internasional. Tiga hari kemudian, aku akan lenyap sepenuhnya dari dunia Arga.
Cerita Pendek · Romansa
14.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Yang Paling Menakutkan adalah Cinta yang Tak Padam

Yang Paling Menakutkan adalah Cinta yang Tak Padam

“Nona Lenny, ini dokumen donasi jenazah Anda. Apa Anda yakin ingin menyerahkan tubuh Anda setelah meninggal untuk dijadikan media pembelajaran medis?” Lenny mengangguk dan menandatangani dokumen itu tanpa ragu. “Ya.” “Saya akan meninggal paling lama satu bulan lagi. Sebelum itu, saya akan menghubungi Anda untuk menangani jenazah saya. Maaf sudah merepotkan Anda.” Setelah berkata demikian, ia mengambil surat donasi itu dan berjalan keluar dari fakultas kedokteran. Di belakangnya, sekelompok dokter berbaju putih berdiri dengan mata yang sedikit memerah, lalu dengan penuh hormat membungkuk kepadanya. Saat kembali ke rumah Keluarga Wijaya, baru saja melangkah masuk, Lenny sudah mendengar suara erangan samar yang penuh keintiman. Di atas sofa, Raven sedang menindih seorang gadis bertubuh ramping, mencium lehernya. Gadis itu terengah, lalu dengan berkata gemetar, “Tuan Raven, ini adalah rumah pernikahanmu dan Nyonya Lenny. Anda bawa saya ke sini … untuk memaksa Nyonya Lenny bercerai?” Raven bersandar dengan santai dan tertawa pelan. “Memaksanya bercerai? Mana mungkin. Apa tidak ada yang memberitahumu bahwa dia adalah cinta idamanku? Aku mencintainya hingga rela mati deminya.” Gadis itu terkekeh, mengira Raven hanya sedang menyindir, lalu semakin erat melingkarkan lengannya di leher pria itu.
Baca
Tambahkan
Istri Dadakan Dosen Idaman

Istri Dadakan Dosen Idaman

"Lalu kamu mau sampai kapan hidup seperti ini? Dikeluarkan dari kampus, dipanggil polisi karena tawuran, dilaporkan karena menabrak kendaraan dalam kondisi mabuk?" "Oma ... aku masih muda. Aku masih pengin hidup bebas, jalanin hidupku sendiri!" Regita merengek. Suaranya mulai pecah, tubuhnya gemetar menahan gejolak dalam dada. Menikah bukan keinginannya. Pernikahan orangtuanya yang berantakan, menyisakan trauma untuk Regita. "Cukup!" potong Oma dingin. "Semuanya sudah Oma bicarakan pada keluarga calon suamimu. Lamaran akan dilakukan hari Sabtu ini dan menikah secepatnya di Minggu depan." "Omaaaa—!" Regita menjerit frustasi, melempar bantal sofa ke lantai. Regita terdiam dalam tangis yang tertahan. Sekuat apa pun ia ingin melawan, ia tahu hidupnya masih bergantung pada sang Oma. Rumah tinggal, biaya hidup, bahkan nama keluarganya. "Kalau kamu tetap menolak." Suara Oma kembali terdengar, pelan tapi menusuk. "Mulai besok, kamu silakan cari tempat tinggal sendiri. Uang sakumu, makan, fasilitas, dan semua yang kamu gunakan, akan Oma cabut." Regita terdiam. Sang Oma sedang tidak main-main. "Bereskan dirimu. Jangan buat hal memalukan lebih besar lagi. Berhenti main-main dan kamu harus berubah!" Menikah? Satu hal yang tidak pernah masuk ke dalam harapan Regita, tapi justru akan menjadi kenyataan yang tidak bisa ia hindarkan.
Romansa
1.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
4344454647
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status