DIGNITY
Tapi Lucas juga sedih, kenapa ia harus mendengar ini saat waktunya bersama dengan Nic sudah berakhir.
Lucas menundukkan wajahnya, ia merasa begitu menyedihkan membiarkan dirinya menjadi tempat persinggahan Nic. Lucas dapat diibaratkan seperti halte dan Nic adalah busnya, Lucas bukanlah tujuan awal atau akhir di dalam kehidupan Nic. Ia hanyalah tempat pemberhentian yang kebetulan sedang dilewati olehnya. Dan saat ini waktu pemberhentian Nic telah habis, sudah waktunya Nic kembali berjalan menuju tujuan akhirnya.
“Aku mencintaimu, Nic,” ungkap Lucas tanpa alasan, kata-kata itu keluar begitu saja dari mulutnya.
Hot Chapters