Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Him

Him

Elena Hudson est une jeune femme de 18 ans, au caractère bien trempé mais qui est aimée de tous. La famille est primordiale pour elle, ayant perdu sa mère très jeune, ainsi que l'amitié. Mais il n'y a pas de place dans sa vie pour l'amour. Son passé l'en empêche. Jace Adams lui, un jeune homme de 19 ans, est son opposé. Il reste mystérieux et est détesté de tous. Il n'a pas vraiment de famille a part sa tante qui l'a élevé et son cousin. Son passé lui a forgé une carapace impossible à briser. Que se passera-t-il entre ces deux jeunes adultes, étudiants dans la même fac, quand le terrible passé de Jace menacera le futur d'Elena ?
Romance
108.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Cinta lama Yohan baru saja bercerai. Malam itu, Yohan melemparkan surat cerai yang ke-99 padaku. "Chika lagi patah hati, dia belum bisa bangkit dari kesedihan. Aku harus menjaganya." Anak laki-lakiku yang berumur tujuh tahun juga ikut menasihati. "Kamu cepat pergi saja, biar Tante Chika pindah ke sini. Rumah kita nggak butuh pembantu seperti kamu." Ayah dan anak itu yakin aku akan marah-marah, menangis, dan memohon supaya mereka tidak mengusirku. Tapi kenyataannya, aku hanya mengangguk pelan. Lalu diam-diam menandatangani surat cerai itu. Sepuluh tahun kemudian, anakku diwawancarai sebagai peraih nilai tertinggi ujian nasional. Wartawan bertanya padanya, "Nak, apa yang membuatmu tetap semangat belajar selama ini?" Dia terdiam sejenak, matanya memerah di depan semua orang. "Karena aku ingin bilang ke Ibu, aku sudah dewasa sekarang. Bisa nggak Ibu pulang? Jangan tinggalkan aku lagi."
Baca
Tambahkan
Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang

Gusti
"Revan, aku merasa kau terlalu berlebihan untukku," ucap Gina dengan sedih. Revan menghempaskan tubuhnya, duduk sembari masih memegang wadah itu dan menatap Gina dengan sendu. "Aku melakukannya karna aku melihatmu berbeda dari wanita manapun." "Aku sudah menikah." "Aku tidak perduli!" "Maksudmu?" Revan meletakkan makanan itu dan meraih tangan Gina dengan lembut. "Izinkan aku menjagamu, mencintaimu." Gina terdiam, wajahnya berubah menjadi nanar menahan kesedihan hatinya yang pilu. Memang hidupnya akan bahagia bersama Revan, tapi bagaimana dengan orangtuanya Revan? Suaminya, Aston? Tante Fitri? Juga Vero, tunangan Revan. Air mata Gina menetes melihat sikap Revan. "Aku ...." Belum sempat Gina melanjutkan, sentuhan hangat bibir Revan sudah mendarat di bibir Gina. Hanya kecupan bibir, membuat Gina terdiam, membiarkan bibirnya dijamah Revan begitu saja. Apakah Gina akan tetap pada rumah tangganya? atau malah memilih Revan? Ig : MariaGustiSilaban
Romansa
1021.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Ditinggalkan Suami Dan Anak Demi Cinta Pertamanya

Ditinggalkan Suami Dan Anak Demi Cinta Pertamanya

Tepat pada peringatan sepuluh tahun pernikahan kami, juga bertepatan dengan ulang tahun kesepuluh anakku, aku sudah menyiapkan rencana sejak sebulan sebelumnya. Aku merencanakan perjalanan wisata keluarga bersama suami dan anakku. Namun, menjelang hari keberangkatan, ayah dan anak itu justru menghilang begitu saja. Tinggal aku seorang diri berdiri di jalanan yang diguyur hujan deras, menelepon mereka berulang kali. Di seberang sana, terdengar suara anakku yang masih kekanak-kanakan, dingin dan tak sabar. "Papa lagi temani Tante Brittany makan, kami nggak mau pergi lagi." Telepon itu ditutup dan aku langsung diblokir. Ayah dan anak itu sengaja mengunciku di luar rumah, membuatku kedinginan semalaman penuh. Ditambah dengan hujan deras semalam, malam itu juga aku demam tinggi hingga menderita pneumonia. Sementara ayah dan anak itu justru sibuk berlibur bersama Brittany, bahkan mengambil foto liburan keluarga. Kali ini, aku tahu bahwa pernikahan ini benar-benar telah sampai di ujung jalan.
Baca
Tambahkan
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

Suwati van Rooij
Daaaarrr ! Lagi-lagi suara petir, biarpun aku nggak terlonjak seperti tadi tapi cukup bikin hati lumayan ngenes. Dengan kecepatan siput seperti ini jam berapa aku akan sampai Jakarta. Aku mendesah sedih, desahan yang sia-sia karena cuman aku sendiri yang tahu. Bruukkk ! Aku kaget lima kepalang. Aku menabrak sesuatu? Buru-buru aku melankah ke depan mobil, ingin melihat apa yang tadi sepertinya aku tabrak. Noooooo…..orang? Ada orang…eh laki-laki jatuh tertunduk di depan mobilku. “Tempat apa ini?” akhirnya dia berbicara. Pheeeww…aku menarik nafas lega, minimal dia bisa berbicara, coba kalau dia ternyata tidak bisa berbicara dan aku tidak tahu menahu bahasa isyarat bagaimana kita akan berkomunikasi coba? “Bandung….” Jawabku ragu-ragu, aku tidak yakin apa maksud pertanyaan dia dengan “tempat apa ini”, apa maksudnya kita di mana? Aku yakin sih aku belum meninggalkan bandung. “Bandung? Apa itu nama desa?” Hah…dia tidak tau Bandung? Mati gue, jangan-jangan tabrakan tandi membuat dia gegar otak. Sekarang dia mengalami amnesia dan tidak tahu siapa dirinya, tidak tahu apapun! Terus apa yang harus aku lakukan? Tiba-tiba aku ingat film Jason Bourne, dimana dia mengalami amnesia setelah tertembak dan jatuh ke laut. Tetapi lelaki ini bukan Jason Bourne, tapi dari postur badan dan wajahnya bisa saja lho dia menjadi the next Jason Bourne. Aarrrgghhh gue ngelantur lagi. “Mas ingat namanya siapa?” ok, pertanyaan basic untuk memastikan apakah dia amnesia atau bukan. “Gajah Mada” jawabnya singkat. Aku dengan refleks menyunggingkan senyum kecil, pasti emak bapak si emas ini adalah fans berat patih maha tersohor dari Majapahit tersebut. “Kenapa kamu tersenyum?” tanyanya membuyarkan lamunanku.
Fantasi
109.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
OÙ LES ZOMBIES MARCHENT [Voyage de Kendra Livre 1]

OÙ LES ZOMBIES MARCHENT [Voyage de Kendra Livre 1]

Eileen Sheehan, Ailene Frances, E.F. Sheehan
La vie est dure et rapide pour Kendra et sa famille dans un monde dystopique qui lutte pour se remettre d'une guerre nucléaire et est maintenant sous la domination d'un gouvernement étranger. Ignorant l'imminence de l'invasion extraterrestre, un groupe de scientifiques - dont les parents de Kendra - a reçu l'ordre de créer un virus zombie et de le lâcher sur la Russie. L'intention était de soumettre la Russie, puis de libérer le remède, mais l'attaque extraterrestre les a pris au dépourvu et les scientifiques et leur remède ont disparu, laissant le virus sévir. Ayant été vaccinée contre le virus, la tante de Kendra fait partie de ces scientifiques qui ont gardé son identité secrète de peur de devenir l'esclave du gouvernement extraterrestre. Lorsqu'un village lié aux personnes qui ont déménagé sous terre pour survivre kidnappe Kendra dans l'espoir qu'ils puissent récolter des souvenirs de ses parents discutant du remède alors qu'elle n'était qu'un bébé à l'aide d'une machine expérimentale, sa tante doit décider de venir avec son identité. En attendant, en plus de s'occuper de la population toujours croissante de zombies, le régime extraterrestre - qui considère les humains comme un mets délicat pour leur table - entreprend de corriger et de purifier la race humaine de ceux qui ont été mutés d'une manière ou d'une autre par le nucléaire. explosions. Rex est l'un de ces humains. Il est aussi l'amant de Kendra. "Where Zombies Walk" est le premier livre du voyage de Kendra dans un monde qui offre une romance torride, des dangers de se ronger les ongles et des sensations fortes, ainsi qu'un sanctuaire paradisiaque en son cœur. Il ne lui reste plus qu'à s'y rendre.
Sci-Fi
2.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Mantra Cinta untuk Dosen Galak

Mantra Cinta untuk Dosen Galak

authorsemesta
Ternyata jenius saja tidak cukup. Dia yang memiliki wajah pas-pasan akan tetap kalah dengan yang memiliki karisma dan wajah yang sempurna. Namun, hanya memiliki wajah cantik juga ternyata tidak cukup. Diva Ariesta merasakan dunia yang tidak adil. Dia yang jenius atau sosok baru dengan wajah sempurna, tidak membuatnya hidup nyaman. Mahasiswa semester 10 jurusan sastra dan bahasa ini belum juga mendapatkan hilal untuk lulus. Semua dimulai ketika dia dipertemukan dengan Juandra William, si dosen muda yang teramat perfeksionis dan kritis. Segala cara telah Diva coba untuk meluluhkan hati Juandra. Namun, berakhir sia-sia. Hingga dia mencoba sebuah mantra yang menjadi jalan terakhir. Justru berbalik menjadi petaka untuknya. Nilai terancam, skripsi terhambat dan dibenci oleh semua dosen akibat nekat mengajak pria idaman semua orang itu menikah. Apa yang akan Diva lakukan untuk mengatasi semua masalah yang perlahan muncul, akibat mantra yang dia ucapkan? Apakah dia berhasil atau harus menyerah dengan keadaan?
Romansa
101.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Karena adik kembarku lemah sejak kecil, semua orang selalu memihak padanya. Hari itu badai salju menutup seluruh gunung, helikopter penyelamat hanya menyisakan satu kursi. Aku menggenggam hasil diagnosis kanker stadium akhir di tangan, bersiap untuk menyerahkan kesempatan hidup terakhir itu kepada adik kembarku. Namun, tiba-tiba dia memegangi kepala dan berteriak pusing. Dalam sekejap, seluruh keluargaku langsung mengerubunginya, lalu bersama-sama mendorongnya masuk ke kabin helikopter. Suamiku bahkan menepuk lenganku yang patah dan berkata pelan, “Sevy, kamu tunggu giliran berikutnya.” Putriku pun melempariku bola salju sambil berteriak, “Tante lebih butuh diselamatkan, kamu jangan rebut!” Sampai helikopter lepas landas, barulah aku melihat adikku dari balik jendela. Dia menjulurkan lidah ke arahku, dengan wajah penuh kemenangan. Jadi, dia sama sekali tidak pingsan. Setelah diselamatkan, hidupku hanya tersisa tiga hari lagi. Dalam tiga hari terakhir itu, aku memutuskan untuk memberikan semua milikku. Hanya demi mendapatkan sedikit cinta dari keluargaku.
Cerita Pendek · Romansa
13.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Saat menghadapi turbulensi di ketinggian 10.000 meter, pilot Devan Mahendra membuat pengakuan yang menegangkan kepada kopilotnya, Bianca Putri. Keduanya saling mencurahkan isi hati, tanpa menyadari bahwa istri Devan, Evelyn Adiwangsa, juga berada di pesawat itu. Suara Devan yang penuh kasih sayang menikam telinganya seperti pisau. "Bianca, aku akan menikahimu." Pada saat yang sama, Kenzo Mahendra, putranya sendiri yang duduk di depannya, berkata dengan nada jijik. "Dia nggak pantas jadi ibuku." "Aku mau Tante Bianca jadi ibuku." Dengan hati hancur lebur, Evelyn menelepon asistennya setelah pesawat akhirnya mendarat dengan selamat. "Aku bersedia jadi subjek uji coba obat mati suri itu. Aku ingin pergi dari suami dan anakku." Evelyn memilih untuk meninggal pada hari jadi pernikahan mereka. Setelah menyiapkan segalanya, dia meminum obat mati suri itu dengan tenang. Saat dia terbangun lagi, hidup baru akan menyambutnya. Setelah mendengar kabar kematian istrinya, Devan meraung dalam keputusasaan hingga menggila.
Baca
Tambahkan
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Litani
Adia dan Hanif memutuskan untuk menikah setelah menghabiskan 3 tahun masa pacaran. Satu tahun pertama masih terasa pasangan paling bahagia. Masih romantis. Masih perhatian. Saling mengabari. Masalah-masalah kecil seperti Hanif yang sering kelupaan naruh handuk di atas kasur, atau menarik baju sampai berantakan, bisa teratasi dengan mudah. Masalah kecil. Hingga suatu hari, kedunya dituntut sibuk oleh pekerjaan masing-masing. Yang membuat horor kali ini adalah ... pertanyaan kapan punya anak? Setiap Adia ikut acara keluarga, pertanyaan itu tidak berhenti dari mulut tante dan sepupu-sepupunya. Mereka bahkan menyaranan berbagai ramuan obat kuat. Memberikan wejangan macam-macam dan pertanyaan aneh-aneh seperti, "Adia jangan keseringan di atas, sesekali aja. Kasihan sperma Hanif muntah lagi ke bawah kalau posisinya kayak gitu terus. Emang sih, di atas enak. Tapi itu nantinya Hanif jadi malas gerak. Hanif juga harus aktif, Di." Adia menanggapi dengan memijit pelipis, pusing. Suatu hari kabar baik itu datang. Adia hamil. Hanif hanya tersenyum datar saat Adia menyodorkan tespek bergaris dua. Hanif menjadi lebih pendiam sejak saat itu, padahal semua keluarga begembira menyambut hadirnya si kecil. Pada suatu malam Adia mendengar sebuah tangisan pilu, ia memeriksa ruang demi ruang. Hanif, suaminya, sedang tersedu-sedu di atas sajadah. Bahunya bergetar. Tangisannya terdengar sedih sekali. Entah apa yang lelaki itu ceritakan pada Tuhan. Setelah tangis Hanif reda, Adia berinisiatif membawakan teh, mengelus bahunya dan mempertanyakan kenapa. Kejujuran Hanif membuat tercengang. Ternyata lelaki itu punya trauma mendalam di masa kecil, itu sebabnya ia tidak berkeinginan mempunyai anak. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tuhan menitipkan ruh di rahim Adia. Adia shock. Ia menangis sejadi-jadinya. Adia bingung, apa yang harus dilakukan pada bayinya nanti? Adia tidak ingin anak ini lahir seperti tidak diinginkan. Hanif meminta Adia membantunya melupakan trauma itu. Pelan-pelan, perlahan. Hanif tidak merasakan sakit lagi saat mengingat ayah yang menyiksa ibu dan adiknya.
Romansa
103.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2930313233
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status