Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I Love You My Sweet Kellgaren (INDONESIA)

I Love You My Sweet Kellgaren (INDONESIA)

Member BoysCool Me : "Lagi pada ngapain?" Bayu : "Sibuk" Ben : "Ada apa Bro" Me : "Club yuk..Bosen nih" Ben : "Mau cari mangsa lagi?" Bayu : "Elaaah cari mangsa mulu kamu Lian. Si Sarah udah putus?" Me : "Tiffany bukan Sarah lagi man ckck" Bayu : "Rekor nih baru seminggu uda putus" emoji kacamata
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai teens
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Aku hanya akan berakhir disini sendirian. “Tolong .... Aku tak mau sendirian .... Jangan tinggalkan aku ...” berbisik lirih hampir tak bersuara. Air mataku kembali beruraian. Aku pasti terlihat sangat menyedihkan sekarang. Seorang gadis 15 tahun yang meringkuk diantara semak sambil menangis dan memanggil kedua orang tuanya. Berharap ada seseorang yang datang menolongnya.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai teens
Baca
+Pustaka
Teka-Teki Gadis Terkutuk

Teka-Teki Gadis Terkutuk

Di dalam sarang kotor tersebut hiduplah seorang gadis muda berusia enam belas tahun bernama Irra, dan seorang anak laki-laki berusia lima tahun bernama Shorang, mereka sedang menikmati makan malam yang mereka siapkan dari sisa-sisa makanan pagi hari yaitu sup larva nyamuk, dan telur belalang rebus. Sambil merasakan kehangatan dari api unggun kecil yang terletak di dekat mereka, Irra dan Shorang duduk dengan nyaman di atas tikar yang terbuat dari anyaman daun. Shorang kemudian dengan lembut memulai percakapan. "Hei Irra." "Menurutmu siapa yang akan menang dalam pertarungan ini? Apakah Dunia Atas dan Dunia Bawah akan selamat dari kehancuran?"
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai teens
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

seru Arin seraya menyaksikan anak-anak remaja yang hilir mudik. Hari ini sepertinya memang sengaja tidak ada pelajaran, banyak anak-anak berkeliaran, bercanda dan tertawa di hampir setiap sudut dan sepanjang koridor, bahkan ada yang bermain basket di lapangan. Aku mendengar suara musik dari sayap kiri gedung. "Di sana mungkin tempatnya," ujar Lili, salah satu perwakilan dari GA. Sebelum kami bertambah bingung dua orang siswa laki-laki menghampiri kami. "Rombongan dari Happy Bank, ya?" tanya salah seorang dari anak itu.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai teens
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
TimeLess

TimeLess

Robby memandang kearah Keiko dengan senyuman. "Aku akan mengambil tim ini." Ucap Robby yang membuat semua mahasiswi iri. Pasalnya jika Robby mengambil tim ini, otomatis Jonatan juga akan berada di tim itu. Tim yang terdiri dari 10 orang ini, hanya memiliki 6 peserta cewek, dan 4 peserta cowok. Tim itu sangat senang, karena mereka bisa di pegang langsung oleh Kak Robby dan Kak Jonatan. Mereka berharap bisa dekat dengan kedua pangeran itu.
9.95.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai teens
Baca
+Pustaka
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

Tak usah ye? **********
9.6124.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai teens
Baca
+Pustaka
NINE

NINE

Siapa sebenarnya anak ini? Permainan pisau berhenti, ia memasukkannya ke dalam tas. "Oh maaf, aku belum memperkenalkan diri. Walaupun, yah ... aku yakin paman pasti sudah tahu. Namaku Nina, 10 tahun, kelas 3." Nina tersenyum semanis mungkin, senyum yang malah membuat pria itu semakin diselubungi rasa takut. Tidak wajar gadis kecil bisa tersenyum saat tubuhnya berceceran darah. Gadis berambut panjang itu memperhatikan pakaian sekolahnya, noda darah merembes dimana-mana, jelas tidak mungkin ia pulang dalam keadaan seperti ini. Bias-bisa ada orang yang melihat.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai teens
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status