Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Menahan Bom dengan Perut Hamil, Dia Pun Menggila

Aku Menahan Bom dengan Perut Hamil, Dia Pun Menggila

Ketika Kepala Keluarga Karsa menjadi sasaran serangan bom bunuh diri. Suamiku, Daren Karsa, yang menjabat sebagai kepala pengawal, sedang membawa sekelompok pengawal untuk mengantar teman masa kecilnya, Freya Hastanta, menonton peragaan busana. Alih-alih menekan cincin sinyal darurat, aku dengan perut hamil menerjang ke arah kepala keluarga dan menahan ledakan dengan tubuhku. Di kehidupan sebelumnya, aku menekannya. Daren meninggalkan Freya dan bergegas kembali, menyelamatkan kepala keluarga, sehingga dia menjadi tangan kanan kepala keluarga. Namun, Freya marah karena Daren pergi, lalu menyeberangi jalan tol dan tertabrak mobil hingga tewas. Di permukaan Daren tidak mengatakan apa-apa, tetapi pada hari aku melahirkan, dia mengirimku ke tempat pelelangan bawah tanah. "Di sisi kepala keluarga ada begitu banyak pengawal yang melindunginya, kenapa kau justru memaksaku untuk kembali? Bukannya itu demi gengsimu sebagai istri tangan kanan kepala keluarga?" "Kalau bukan karena kau, Freya nggak akan mati. Semua penderitaan yang dia alami, harus kau bayar berkali-kali lipat!" Aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri organ-organ tubuhku dilelang satu per satu, bahkan tali pusar anakku pun tidak luput. Akhirnya, aku mati karena infeksi saat pengangkatan organ. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari saat kepala keluarga diserang.
Cerita Pendek · Mafia
10.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Talak Aku, Mas!

Talak Aku, Mas!

"Talak aku, Mas. Talak aku, sekarang!" Aku mengucapkannya dengan marah. Walaupun begitu, air mataku tetap saja turun dengan derasnya. Mas Gandhy, suamiku itu malah terlihat bingung seolah tak tahu harus menuruti keinginanku atau tidak. Sementara itu, aku melihat Deva yang ikut menangis. Dasar munafik, batinku. "Mbak, kok malah kamu ikutan nangis? Bukannya harusnya kamu senang karena dah berhasil rebut hati suamiku ya," ucapku. Deva menarik tanganku, "Sumpah, Ra. Aku nggak pernah berniat hancurin pernikahan kamu. Aku sama Gandhy hanya mesra di chat aja. Kami nggak pernah..." "Nggak pernah apa?" potongku.
Rumah Tangga
1075.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Dua Tahun, Tapi Dia Pilih yang Polos

Dua Tahun, Tapi Dia Pilih yang Polos

Karena kemampuan tertentu yang sangat kuat dari pacarku, kami selalu berusaha mencari hal-hal baru untuk dilakukan selama bercinta. Untuk itu, dia tidak hanya sekali membujukku dengan kata-kata manis, "Kita akan menikah setelah kamu lulus." Bodohnya, aku percaya padanya. Jadi, aku berjuang mati-matian menyelesaikan SKS agar bisa lulus lebih cepat. Aku juga diam-diam membaca berbagai materi dan mempelajari teknik, hanya untuk memuaskan tubuhnya. Sampai suatu hari, karena belajar sampai larut dan melewatkan jam malam asrama, aku pergi ke bar untuk mencarinya. Tanpa sengaja, aku mendengar dia berbicara dengan teman-temannya. "Kak Aidan, apa pacarmu benar-benar segatal itu?" "Ya jelas, masa nggak? Dia dilatih oleh Kak Aidan sendiri." "Kalau Lira gimana?" Aidan Jace mengembuskan asap rokok, tatapannya lembut. "Dia beda, dia sangat polos." Saat itu juga, aku mulai membencinya. Sesampainya di kampus, aku langsung menelepon profesor. "Proyek rahasia yang Bapak sebut waktu itu... saya ingin daftar." Mulai dari hari itu, seluruh hidupku hanya untuk bangsa dan negara.
Baca
Tambahkan
Di Hari Pernikahan, Asisten Tunanganku Menggantikanku

Di Hari Pernikahan, Asisten Tunanganku Menggantikanku

Di layar besar aula pernikahan, foto prewed-ku menghilang. Yang muncul justru hasil pemeriksaan kehamilan milik asisten tunanganku. Pada bagian nama ayah, tertulis jelas nama pria yang seharusnya menjadi suamiku. Asisten itu tampak panik dan terisak sambil meminta maaf kepadaku. Sementara pria itu menjelaskan dengan wajah tenang, seolah tak terjadi apa-apa, “Dia hamil di luar nikah, hidupnya sangat menyedihkan. Jadi aku menemaninya saat periksa kehamilan dan menulis namaku. Ke depannya, aku akan tetap menjadi ayah asuh anak itu.” Tapi sebenarnya di hari yang sama, aku juga melakukan pemeriksaan kehamilan pertamaku. Para tamu mengira aku akan cemburu dan mengamuk. Namun aku hanya melepas kerudung pengantinku, lalu membuat janji pada dokter untuk menggugurkan kandunganku. “Wanita hamil tanpa suami memang menyedihkan,” ucapku datar. “Pernikahan ini memang seharusnya diberikan untuknya.” Aku lalu mengangkat gelas, tersenyum tipis, dan memberi selamat kepada mereka. “Selamat menempuh hidup baru. Menikah karena sudah terlanjur hamil.”
Baca
Tambahkan
Aku Sudah Mati, Kamu Buat Apa Pura-Pura?

Aku Sudah Mati, Kamu Buat Apa Pura-Pura?

Aku sudah menghilang selama seminggu, namun Yosef selaku suamiku masih mengira aku hanya cari ribut dan menungguku pulang untuk memohon maaf kepadanya. "Shofia, kamu sebaiknya cepat muncul, atau tanggung sendiri akibatnya!" Namun, dia tidak kunjung mendapatkan balasanku. Dia tidak tahu bahwa aku sudah lama mati. Tepat saat dia sedang saling mencurahkan isi hati dengan Silvia. Aku ditabrak sebuah truk bersama mobilku hingga terjun dari Jembatan Samudra, tenggelam ke dasar laut, dan mati seketika ....
Baca
Tambahkan
Cinta Si Mantan Sugar Baby

Cinta Si Mantan Sugar Baby

Bella
Aku sugar baby. Well, aku tidak bangga tetapi aku juga tidak akan munafik dengan bilang aku tidak menikmatinya. Aku cukup menikmati semua perhatian yang aku dapatkan dari Dean, sugar daddy sekaligus dosenku. Hingga ... istrinya mengetahui hubungan kami. Perasaan bersalah yang semula hanya berupa titik kecil di benakku dengan cepat mencekikku. Tetapi ... Dean tidak pernah mau untuk melepaskanku. Saat ini aku juga sedang mengandung anaknya. Apa yang harus aku lakukan? Aku ingin memutuskan hubungan tetapi ... bagaimana dengan bayiku? Selain itu, akankah ada pria yang tulus menerima jika tahu masa laluku sebagai sugar baby?
Romansa
1011.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
18 Kali Gagal Nikah

18 Kali Gagal Nikah

Tiga tahun setelah menggelar resepsi pernikahan, suamiku yang merupakan seorang pilot sudah 18 kali membatalkan rencana pendaftaran pernikahan kami. Pertama kali karena murid perempuannya sedang uji terbang, aku menunggunya di depan Kantor Catatan Sipil seharian. Kedua kali karena dia menerima telepon dari murid perempuannya dan buru-buru pergi, dia bahkan menurunkanku di pinggir jalan. Kemudian, setiap kami akan mendaftarkan pernikahan, murid perempuannya akan mengacaukan rencana kami. Akhirnya, aku memutuskan untuk meninggalkannya. Namun, setelah aku menaiki pesawat menuju Doma, dia malah nekat mengejarku ke Doma.
Baca
Tambahkan
Hanya Istri Pelampiasan

Hanya Istri Pelampiasan

"Kenapa? Kalau emang nggak ada rasa, kenapa masih harus melakukannya?" Lelaki bertubuh atletis itu berbalik dengan tatapan tajam yang sama. "Pria lebih banyak menggunakan logika dibanding hatinya. Cuma orang munafik yang menyinyiakan kesempatan, hanya karena alasan nggak cinta!" Malam pengantin tak pernah seindah yang Melody bayangkan. Pengalaman pertama yang seharusnya berkesan justru terasa menyakitkan saat dia berakhir di atas pembaringan sebagai pelampiasan lelaki yang tadi siang bersanding dengannya di pelaminan. Sebab, meski raga lelaki itu sepenuhnya milik dia, hati dan jiwanya seperti ada di tempat lain.
Rumah Tangga
107.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kala Kumenoleh, Cinta Telah Pergi

Kala Kumenoleh, Cinta Telah Pergi

Victoria Holmes tidak pernah menyangka dia akan ditinggalkan seorang diri di hari pernikahannya. Karena Kaitlin Rowe menderita depresi dan sering mengancam bunuh diri, semua orang menuntutnya untuk terus-menerus mengalah. Bahkan di hari pernikahannya. Victoria sudah muak. Baik tunangannya maupun orang tuanya, semuanya tidak ingin dia pedulikan lagi! Mulai sekarang, dia hanya akan hidup untuk dirinya sendiri.
Baca
Tambahkan
Tunanganku Mendonor Ginjalku

Tunanganku Mendonor Ginjalku

Aku dan adik perempuanku adalah saudara kembar. Kami sama-sama menderita penyakit ginjal yang parah. Kami akhirnya mendapatkan dua buah ginjal dari donor. Dokter ingin mentransplantasikan masing-masing satu pada kami. Namun, adikku menangis dalam pelukan tunanganku. Dia ingin kedua ginjal itu untuk dirinya sendiri. Aku menolak, jadi tunanganku mengurungku di rumah dan mempersilakan adik perempuanku menerima kedua donor ginjal itu. Dia memegang daguku sambil berujar memperingatkanku. "Sakitmu nggak selama adikmu. Dia hanya ingin hidup seperti orang normal. Kenapa kamu begitu egois? Apa kamu nggak bisa menunggu ginjal berikutnya?" Sayangnya, tunanganku tidak tahu bahwa aku tidak dapat menunggu ginjal berikutnya karena aku akan segera meninggal.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
8910111213
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status