Rimba Memburu Senala
Bayang-bayang pertemuannya dengan bayi kecil yang diantarkan oleh Jingan, sang elang perkasa, kembali membanjiri pikirannya.
Kala itu, Jingan muncul dari cakrawala dengan gagahnya, mencengkeram seorang bayi mungil dengan cakarnya yang kokoh, tapi lembut. “Dari mana anak ini, Jingan?” tanya Calistung dengan suara berat, tetapi penuh keingintahuan. Jingan menjelaskan dalam bahasanya yang unik dan dipahami oleh Calistung, bahwa bayi itu diselamatkannya dari serangan harimau ganas di tengah hutan. Kilatan mata tajam Jingan, yang mampu menembus lebatnya dedaunan, menyelamatkan bayi itu dari takdir tragisnya.
Hot Chapters