Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
When Janda Meet Duda

When Janda Meet Duda

kata Salma sambil tertawa cekikikan "Deva kalo ngerjain suaminya suka nggak kira kira," kata Juna sambil geleng geleng kepala. "Persis sama kamu kan Jun?" "Aku?" "Yes you" "Mana mungkin aku tega ngerjain kamu segitunya Nad." Nada menarik Nafas dalam dalam dan menutup matanya sekejap sebelum ia membuka matanya lagi dan menatap Juna dalam dalam
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 889 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

"Ndi, ada yang lucu, ya. Kok, gue enggak ketawa, sih?" Nadia memeluk tubuh Nadira dramatis, pura-pura terisak. "Dir, mereka ngetawain ke OONAN, lu," kesal Nadia berteriak tepat di samping telinga Nadira. Membuat Nadira terkejut.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
Wanita Bercadar Yang Ku Nodai

Wanita Bercadar Yang Ku Nodai

Menatap Elvan dengan tatapan penuh rasa dendam. Elvan menatap datar kedua bola mata Belia. Ia masih belum mengerti, kenapa wanita itu seperti menyimpan dendam padanya. "Belia!" Teriakan dari seorang gadis cantik. Saat melihat Rosa, Belia langsung jalan mendekati Rosa. "Rosa." Sapa Belia. "Loh? kamu kenapa, Belia? Aku tu rindu banget sama kamu.. Ini kenapa mata kamu bengkak kayak gini?" Tanya Rosa merasa iba memeluk sahabatnya.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
Istri Galak Pak Dosen

Istri Galak Pak Dosen

“Malam ini aku kerja lagi. Intinya tiap malem aku kerja. Kerjanya bentar kok, cuma bantu-bantu doang.” Sekarang sepasang manik mata indah milik Nadira mulai basah. “Tapi kamu nggak harus lakuin ini ....” “Kita baru aja bahas, loh.” Nathan terkekeh seiring mengusap puncak kepala Nadira hingga rambut si gadis sedikit berantakan. Suasa hening sesaat hingga Nadira kembali berkata, kali ini tidak ada nada suara arogan, justru terdengar memelas. “Dila udah bisa dihubungi?”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
Suami Dingin Pilihan Ayah

Suami Dingin Pilihan Ayah

Embusan udara dibuang oleh Nadia. "Nah kan, mungkin saya dan nenek kamu satu frekuensi. Hihi ...." Tawa menggemaskan Amira menghipnotis Nadia hingga gadis ini ikut memerdengarkan suara keceriaan. Setelah materi terakhir Nadia tidak kemanapun lagi selain pulang dan segera mengomel pada Abimana seiring menuntut, "Pokoknya kalau Tania datang lagi dan bilang anaknya adalah anak saya juga, kita libur setiap malam!"
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 978 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
NODA CINTA

NODA CINTA

Namun, Tata memberi kode agar mereka pada diam, jangan dulu banyak pertanyaan. “Kayanya, gak baik ‘deh bicara di sini,” ucap Nita, nada bicaranya seperti orang lemas. Tata sudah paham akan reaksi Nita, pasti berita buruk. Namun, bagi Beno dan lainnya, mereka saling tatap merasa penasaran.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
Kakak Ipar Rasa Pacar

Kakak Ipar Rasa Pacar

Darren terus duduk di samping ranjang Nadia, menunggu dengan perasaan cemas. Tiba-tiba, Nadia menggerakkan kelopak matanya. "Kak ...?" gumamnya, suaranya lemah. Darren langsung bangkit dari duduknya, matanya berkaca-kaca. "Nadia, kamu sudah sadar?" tanyanya, suaranya bergetar. Nadia mengangguk lemah, "Aku haus," gumamnya.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

Nada suaranya meninggi tanpa sadar. Nadia terdiam, lalu mengangguk kecil. “Makasih, Don… aku cuma butuh dengar itu. Aku udah terlalu capek dikejar masa lalu.” Doni menatapnya lama. Ada sesuatu di sorot mata Nadia—rasa lelah, tapi juga ketulusan. Dan di saat yang sama, notifikasi dari ponselnya kembali berbunyi.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
Bittersweet

Bittersweet

Nandara terlalu malu untuk melanjutkan percakapan, sedangkan Nadia terlalu lelah untuk berbicara. "Nad, udah sampe" ucap Nandara. Ternyata sepanjang perjalanan, Nadia tertidur pulas. Nandara memperhatikan Nadia yang sedang tertidur, ia merasa hatinya sedang berolahraga saat ini. Gadis itu sangat polos dan menarik perhatian Nandara selama ini. ----- Author's note:
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Nayla menoleh pada Tina. "Lo enak punya uang sendiri dari nge-DJ ," celetuk Nayla. Kemudian merapikan buku di depannya. "Jangan baper sayang. Nayla cuma iri sama kamu."kata Reno membelai rambut Tina. Nayla menaikan sudut bibirnya. "Iya sayang," ledek Nayla. "La... Gue laper." Rangga menyadarkan Nayla, hal itu yang mereka butuhkan sekarang ini.
9.420.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai nadia : i am very tired nora
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status