Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Sekarang dipikir saja, siapa yang tidak ngeri, ada laki-laki yang dengan santainya berkata hendak menginap di rumahnya? “Quin, nggak lucu, deh!” “Lah, siapa yang lagi ngelucu?” “Nggak lucu pokoknya.” “Memang. Aku kan, serius.” “QUIIINNNN!” Sena kembali menjerit. Sekretaris An dan Pak Sopir menghela napas bersamaan.
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 178 Beses bilang the peace and the panic
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Bunyi keributan, pekik kesakitan, orang jatuh gedebuk dan meja kursi tergeser terdengar di mana-mana. Satu sekolah, murid dan guru langsung panik. Sekolah dalam keadaan genting.
106.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 127 Beses bilang the peace and the panic
Read
+Library
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

Devan sudah lama tidak memberinya perlakuan seperti ini, tetapi kenapa rasanya jadi sedikit berbeda? *** "Anindya! Kamu belum selesai?" Suara Devan yang berasal dari luar kamarnya membuat Anin semakin merasa panik. Ia paling tidak suka dibuat terburu-buru. Apalagi, baju yang ia pilih saat pergi ke toko baju bersama Devan ternyata malah berakhir menyulitkannya.
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 69 Beses bilang the peace and the panic
Read
+Library
Sweet Passion

Sweet Passion

"Mama, kenapa mengetuk pintunya keras banget, sih? Aku kaget, Ma." Rupanya Mama Gege yang mengetuk pintu. Raut wajahnya sangat tegang dan membuat Gea ikutan panik. "Mutiara," "Mutiara, Ge. Ayo cepat!" seru Mama Gege. "Mutiara? Ada apa dengannya, Ma? Tolong jangan panik dulu, tenang dan katakan dengan pelan. Ada apa dengan Mutiara?" tanya Gea. "Gea, Mutiara jatuh dari ayunannya. Sekara--"
108.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 258 Beses bilang the peace and the panic
Read
+Library
My Peaches

My Peaches

“Mama!” Suara Gaitha membuyarkan lamunan mereka berdua, bocah itu melambaikan tangan dari dalam tempat bermainnya. Latasha langsung menghampiri dengan berdiri di bagian luar pagar bermain. Evan ikut menghampiri seraya melingkarkan tangannya ke pinggang wanita itu. “Aku bahagia seperti, Sha. You’re my peaches.”
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 121 Beses bilang the peace and the panic
Read
+Library
Our Promise

Our Promise

Ia menonjok muka pemuda sok tampan itu beberapa kali. "Sialan kau, Panji!" teriak Juna, masih terus meninju wajah Panji. Panji tak melawan. Keributan itu baru berhenti saat seorang guru masuk ke ruangan itu. *** Nana dan Juna berada di ruang BP saat ini. Mereka diberi hukuman untuk menulis 'surat permohonan maaf' sebanyak 200 lembar.
8.92.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 58 Beses bilang the peace and the panic
Read
+Library
Mantanku Panik Setelah Pengunduran Diriku

Mantanku Panik Setelah Pengunduran Diriku

“Kalau kamu masih mau menjadi pacarku, kamu wajib datang ke pestanya besok untuk meredakan gosip!” Sherwin yang meniru laguku malah mengundangku ke pestanya. Meski merasa muak, aku tetap mengiyakannya. Karena aku masih harus mencari tahu rahasia Sherwin. Di pesta kemenangannya, Elaina menggandeng tangan Sherwin dan dikelilingi banyak orang. “Kedua lagu ciptaan Sherwin telah memecahkan rekor di Musik KK dan sudah menduduki puncak tangga lagu selama seminggu!”
6.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 204 Beses bilang the peace and the panic
Read
+Library
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status