PRAMESWARI
Tak, tak, tak!
Semakin melangkah, semakin kuat ketakutan mencengkeram hatinya yang sudah tak berbentuk lagi. Malu, takut dan sakit. Hatinya yang sakit, seperti teriris tipis-tipis. Jangan tanyakan lagi, betapa besarnya penjelasan yang ada di dalam hatinya. Menyesal, kenapa dulu harus menuruti ego, kecewa dan rasa marahnya? Kenapa harus senekat itu? Tapi, inilah yang disebut dengan sebuah penyesalan, bukan? Sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tiada berguna.
"Uwaaauuu, Mythaaa …!" seru Mbak Honey begitu Prameswari sampai di ruang tamu, "Cantik sekaaaliii?"
Hot Chapters