Kalau diterjemahkan paling langsung, 'sleepy' itu berarti 'mengantuk'. Aku sering pakai terjemahan ini ketika ingin bilang bahwa badan atau mataku sudah minta tidur: "I'm sleepy" → "Aku mengantuk" atau lebih santai "Aku ngantuk". Secara tata bahasa, 'sleepy' adalah kata sifat dalam bahasa Inggris, jadi padanan bahasa Indonesianya juga biasanya kata sifat atau ungkapan yang menunjukkan rasa kantuk, seperti 'mengantuk', 'terasa ngantuk', atau kata benda 'kantuk'.
Di sisi lain, 'sleepy' juga sering dipakai dalam konteks tempat—misalnya 'a sleepy town'—yang tidak berkaitan langsung dengan tidur, melainkan suasana tenang atau sepi. Untuk itu saya biasanya terjemahkan sebagai 'tenang', 'sepi', atau 'sunyi', tergantung nuansa. Kalau mau menekankan suasana nyaman tapi agak membosankan, saya pilih 'kota yang tenang dan agak sepi'.
Contoh kalimat praktis: "The baby is sleepy" → "Bayi itu mengantuk"; "It's a sleepy village" → "Desa itu sangat tenang/sepi". Dalam percakapan sehari-hari, kata slang 'ngantuk' lebih natural: "Gue ngantuk banget". Buat aku, kata ini kecil tapi fleksibel—bisa dipakai buat kebutuhan tidur maupun untuk menggambarkan mood tempat, dan itu selalu membantu ketika menyesuaikan nuansa waktu ngobrol santai.