Tangisku
tubuhku terasa ringan, pandanganku kabur, detak jantungku terasa menyakitkan.
"JEGREEEKKK!! BRAAAKKK !!! "Tubuhku terpental, mataku membelalak kaget, nafasku terengah-engah, tenggorokan ku terasa kering, aku menelan ludah mengusap keningku yang penuh keringat. Aah, hanya mimpi, aku terbangun dari tidurku, meninggalkan ketegangan itu, menyadarkan diri dan melenyapkan suasana itu.
Lalu aku membangunkan cumil agar dia menemaniku dan dia pun bangun di tengah malam menemaniku chatan.
Hot Chapters