분야별
업데이트 중
모두연재 중완결
정렬 기준
모두인기순추천평점업데이트됨
Jalan Takdir Nadhira

Jalan Takdir Nadhira

Suara Papa tersendat menahan luka. “Maafin Nadhira Ma, Pa,” hanya kalimat itu yang keluar dari mulut Nadhira. Disusul deraian air mata. Nadhira tergugu dan hanya kata maaf yang keluar dari mulutnya. Mama Nur ikut menangis keras, begitu juga Pak Hamzah yang menangis dalam diam. Putri yang dia sayangi sepenuh hatinya telah menorehkan aib dalam keluarganya.
104.4K 조회수연재 중서재에 160회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
보기
+보관함
JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

Mereka pun keluar dari gerai es krim yang masih banyak pengunjung itu. Sembari menunggu taksi online yang sedang on the way, mata Amira melihat seseorang yang amat dia kenal. Seorang perempuan tengah menangis dan temannya berusaha menghibur. “Loh, itu bukannya si Tarissa?”
1036.4K 조회수완결서재에 837회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
보기
+보관함
Setelah Melepasmu Pergi

Setelah Melepasmu Pergi

ucap Mas Lana saat aku sudah selesai bersiap. "Iya, hati-hati," jawab Bapak sambil mengantar kami ke luar ruang tamu. "Kalau begini kan Bapak tenang Nak," sambung Bapak lagi. Urung melangkah, Mas Lana berdiri untuk mendengarkan apa yang Bapak sampaikan. Sedangkan aku, berdiri di samping Mas Lana. "Saya tahu, Pak. Saya minta maaf atas apa yang terjadi kemarin. Dik Rani menangis di pinggir jalan, saya hanya berusaha menenangkan tapi mereka datang memfitnah kami."
1018.7K 조회수완결서재에 485회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
보기
+보관함
Tak Lagi Punya Tempat Pulang

Tak Lagi Punya Tempat Pulang

Ternyata, selama terbang ke tempat lebih tinggi, langit mendung juga bisa berubah menjadi cerah. Tiga jam lebih kemudian, pesawat mendarat. Sahabatku, Rita Sudiro, menungguku di pintu keluar, wajahnya tertegun saat melihatku. "Clara, wajahmu …." Aku tertawa. "Nggak apa-apa, aku nggak sengaja terbentur." "Mengenai proyek itu, mari kita bahas secara detail." Rita menatapku beberapa detik, lalu tidak bertanya apa-apa lagi.
4.3K 조회수완결서재에 171회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
보기
+보관함
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

“Bahkan setelah mati pun aku nggak akan mengganggumu.” Mencintainya terlalu menyakitkan. Aku nggak mau merasakannya untuk kedua kalinya. Pesawat pun mendarat di bandara Kota Nagoya. Keluarga Julian sudah menunggu di pintu keluar VIP. Julian begitu kelelahan hingga dehidrasi. Hal pertama yang dia tanyakan adalah, “Kau ke sini mau bawa aku ke …” Sebelum Julian selesai berbicara, ayahnya mengangguk dan menjawab, “Iya. Kita ke sana sekarang juga.”
6.1K 조회수완결서재에 202회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
보기
+보관함
Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Namun sekarang, pria itu sepenuhnya percaya bahwa orang yang selalu bersamanya dulu adalah Yusvina. Tak peduli bagaimana Manolia menjelaskan, bahkan berkali-kali membuktikan dirinya, Wendrino tetap tidak percaya. Pesawat melewati turbulensi, badan pesawat sedikit bergetar. Luka akibat kecelakaan mobil masih terasa nyeri, Manolia menahan napas. Lukanya sudah hampir sembuh. Namun entah kenapa, sejak terakhir kali dia didorong oleh Yusvina ke dalam air, dia menjadi sangat mudah kedinginan.
32.2K 조회수완결서재에 999회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
보기
+보관함
Menjadi Pelayan di Pernikahan Kedua Suamiku

Menjadi Pelayan di Pernikahan Kedua Suamiku

“Dasar cari muka.” Nindy menatap sinis sambil meludah di depanku. Dia kembali memandangiku dengan remeh dan merendahkan. Detik berikutnya, aku terkesiap melihat Mas Azzam berdiri dari kursinya, lalu maju beberapa langkah menghampiri sang putri. “Papi bilang minta maaf sekarang! “ tegasnya. “Tidak akan!” Namun, Nindy pun tak kalah melawan. Dia masih mempertahankan keras kepalanya tersebut. Wanita itu tetap kekeh sambil menyimpangkan tangannya di dada. Mereka berdua sama-sama berteriak dengan suara tinggi.
1019.7K 조회수완결서재에 611회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
보기
+보관함
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Azizah harus menelan pil pahit kehidupan yang terus mempermainkan takdirnya. “Kak Adrian.” Hanya satu kata itu yang mampu di ucapkan oleh Azizah. Tak tahu harus berkata apa lagi. Segalanya seperti tercekat di tenggorokan. Hati gadis itu kian sakit dan terluka. Merasakan kekecewaan yang tak pernah ia duga-duga. “Azizah, apa yang terjadi, nak? Mengapa kau menangis?” Fahri baru saja kembali dari pasar. Mendapati anak gadisnya terkulai lemah di atas lantai sembari menangis tersedu-sedu.
104.4K 조회수연재 중서재에 146회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
보기
+보관함
Gara-gara Tunangan Posesif

Gara-gara Tunangan Posesif

Meninggalkan papanya, terlelap di kamar sendirian. Setelah mobil meninggalkan area pemakaman. Satu tetes air mata kembali terjatuh, Nadia menyekanya langsung. Nadia megigit bibir bawahnya menahan isakanannya. “Sayang....” “Aku gak mau bicara sama kamu,” lirih Nadia. Membuat Bara bungkam kembali.
1021.2K 조회수완결서재에 486회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
리뷰 보기 (10)
보기
+보관함
ms huang
ceritanya bgs .... aku singgah bawa 5* kk...smangattt yaaa.... intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
전체 리뷰 보기
Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Nadira memesan go-jek online untuk dirinya pulang ke rumahnya. *** Nadira merebahkan tubuhnya di atas kasur dan menagis sejadi-jadinya. Setelah puas menangis meratapi nasibnya Nadira masuk ke dalam kamar mandi dan menyiram tubuhnya dengan air. Cukup lama Ia di dalam kamar mandi mengosok sekujur tubuhnya dengan sangat keras dan berharap semua penderitaannya akan hilang.
1065.9K 조회수완결서재에 2.1K회 nadin amizah menangis di jalan pulang로 추가됨
보기
+보관함
이전
123456
...
10

자주 묻는 질문

Ada momen di mana musik bisa membawa kita ke tempat yang sangat personal. Nadin Amizah, dengan lirik-liriknya yang menyentuh hati, sering kali menggali emosi terdalam yang bahkan tak kita sadari. Di jalan pulang, mungkin ia sedang mendengarkan lagu yang mengingatkannya pada sesuatu—sebuah kenangan, seseorang, atau bahkan bagian dari dirinya sendiri yang belum sepenuhnya ia terima.

Kadang, perjalanan pulang adalah satu-satunya waktu di mana kita benar-benar sendirian dengan pikiran kita. Tanpa gangguan, tanpa topeng. Nadin mungkin sedang memproses sesuatu yang berat, atau justru merasa lega setelah berhasil menyampaikan emosinya melalui karya. Musik itu seperti teman yang tahu kapan harus memelukmu, dan mungkin saat itu ia sedang memeluknya kembali.

앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status