Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Misterius

Gadis Misterius

Ia selalu melindungi Adiknya selama ini. Cukup jauh Nadin menyusuri jalan, akhirnya ia melihat Nani duduk di kursi dekat taman. Tubuh Nani basah. Air matanya tak terlihat karena bercampur dengan derasnya hujan. "Nani!" teriak Nadin turun dari mobil. Nani memeluk sang Kakak. Mereka pulang bersama. Sepanjang jalan, Nadin bertanya tentang apa yang sudah terjadi. Namun, Nani tak mungkin menceritakannya.
1010.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 370 Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
DULU DI INJAK-INJAK SEKARANG MANTANKU MENGEMIS CINTA

DULU DI INJAK-INJAK SEKARANG MANTANKU MENGEMIS CINTA

Untuk pertama kalinya hari ini. "Kami pamit dulu ya." Mobil hitam melaju. Ambar berdoa di depan pintu. Ya Allah, semoga Nadin beneran anak orang kaya. Dia udah terlalu lama capek. [BERSAMBUNG]
10435 viewsOngoingIdinagdag sa Library 10 Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
Jalan Takdir Nadhira

Jalan Takdir Nadhira

Suara Papa tersendat menahan luka. “Maafin Nadhira Ma, Pa,” hanya kalimat itu yang keluar dari mulut Nadhira. Disusul deraian air mata. Nadhira tergugu dan hanya kata maaf yang keluar dari mulutnya. Mama Nur ikut menangis keras, begitu juga Pak Hamzah yang menangis dalam diam. Putri yang dia sayangi sepenuh hatinya telah menorehkan aib dalam keluarganya.
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 164 Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

Mereka pun keluar dari gerai es krim yang masih banyak pengunjung itu. Sembari menunggu taksi online yang sedang on the way, mata Amira melihat seseorang yang amat dia kenal. Seorang perempuan tengah menangis dan temannya berusaha menghibur. “Loh, itu bukannya si Tarissa?”
1036.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 844 Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
Setelah Melepasmu Pergi

Setelah Melepasmu Pergi

ucap Mas Lana saat aku sudah selesai bersiap. "Iya, hati-hati," jawab Bapak sambil mengantar kami ke luar ruang tamu. "Kalau begini kan Bapak tenang Nak," sambung Bapak lagi. Urung melangkah, Mas Lana berdiri untuk mendengarkan apa yang Bapak sampaikan. Sedangkan aku, berdiri di samping Mas Lana. "Saya tahu, Pak. Saya minta maaf atas apa yang terjadi kemarin. Dik Rani menangis di pinggir jalan, saya hanya berusaha menenangkan tapi mereka datang memfitnah kami."
1019.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 507 Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
Tak Lagi Punya Tempat Pulang

Tak Lagi Punya Tempat Pulang

Ternyata, selama terbang ke tempat lebih tinggi, langit mendung juga bisa berubah menjadi cerah. Tiga jam lebih kemudian, pesawat mendarat. Sahabatku, Rita Sudiro, menungguku di pintu keluar, wajahnya tertegun saat melihatku. "Clara, wajahmu …." Aku tertawa. "Nggak apa-apa, aku nggak sengaja terbentur." "Mengenai proyek itu, mari kita bahas secara detail." Rita menatapku beberapa detik, lalu tidak bertanya apa-apa lagi.
4.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 197 Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

“Bahkan setelah mati pun aku nggak akan mengganggumu.” Mencintainya terlalu menyakitkan. Aku nggak mau merasakannya untuk kedua kalinya. Pesawat pun mendarat di bandara Kota Nagoya. Keluarga Julian sudah menunggu di pintu keluar VIP. Julian begitu kelelahan hingga dehidrasi. Hal pertama yang dia tanyakan adalah, “Kau ke sini mau bawa aku ke …” Sebelum Julian selesai berbicara, ayahnya mengangguk dan menjawab, “Iya. Kita ke sana sekarang juga.”
6.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 205 Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Namun sekarang, pria itu sepenuhnya percaya bahwa orang yang selalu bersamanya dulu adalah Yusvina. Tak peduli bagaimana Manolia menjelaskan, bahkan berkali-kali membuktikan dirinya, Wendrino tetap tidak percaya. Pesawat melewati turbulensi, badan pesawat sedikit bergetar. Luka akibat kecelakaan mobil masih terasa nyeri, Manolia menahan napas. Lukanya sudah hampir sembuh. Namun entah kenapa, sejak terakhir kali dia didorong oleh Yusvina ke dalam air, dia menjadi sangat mudah kedinginan.
32.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
Menjadi Pelayan di Pernikahan Kedua Suamiku

Menjadi Pelayan di Pernikahan Kedua Suamiku

“Dasar cari muka.” Nindy menatap sinis sambil meludah di depanku. Dia kembali memandangiku dengan remeh dan merendahkan. Detik berikutnya, aku terkesiap melihat Mas Azzam berdiri dari kursinya, lalu maju beberapa langkah menghampiri sang putri. “Papi bilang minta maaf sekarang! “ tegasnya. “Tidak akan!” Namun, Nindy pun tak kalah melawan. Dia masih mempertahankan keras kepalanya tersebut. Wanita itu tetap kekeh sambil menyimpangkan tangannya di dada. Mereka berdua sama-sama berteriak dengan suara tinggi.
1019.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 616 Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Dia menurunkan gadis malang itu di pinggir jalan selayaknya pelanggan ojek. "Za, mungkin aku tidak masuk ke dalam rumahmu begitu sampai di sana," ucap Adrian begitu mereka dalam perjalanan pulang. Entah mengapa Adrian merasa akan terjadi sesuatu yang buruk padanya malam itu. Sehingga memutuskan untuk menurunkan Azizah di pinggir jalan. "Terserah!" Azizah pasrah. Tak ingin memaksa, apa lagi memerintah. Toh mereka sudah seperti orang asing yang tak pernah saling mengenal satu sama lain.
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 150 Beses bilang nadin amizah menangis di jalan pulang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status