Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sekarang, Giliranku!

Sekarang, Giliranku!

Bagi Hazel, pernikahan adalah sebuah komitmen suci, hingga ia menyadari bahwa seluruh hidupnya hanyalah sebuah panggung sandiwara yang kejam. Di kehidupan pertamanya, Hazel harus meregang nyawa setelah dikhianati secara brutal oleh dua orang yang paling ia percayai: Axel, suami yang sangat ia cintai, dan Luna, adik tiri yang selama ini memakai topeng kepolosan. Tidak hanya merebut kasih sayang sang ayah, mereka juga merampas seluruh harta warisan dan membuang Hazel seolah ia adalah sampah tak berguna. Namun, takdir menolak untuk membiarkan kejahatan itu menang. Hazel terbangun kembali di masa lalu. Ia diberi kesempatan kedua, terlahir kembali di linimasa sebelum semua petaka itu terjad
10316 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as trap panggung
Read
+Library
Pewaris Yang Tersembunyi

Pewaris Yang Tersembunyi

Di balik kehancuran keluarganya, takdir telah menyiapkan panggung bagi seorang pewaris yang tidak pernah ia duga: kekuatan, kehormatan, dan godaan tanpa batas. Azlan adalah putra seorang konglomerat yang hidupnya hancur dalam semalam. Kekayaan keluarganya lenyap, kedua orang tuanya meninggal, dan ia dikhianati oleh saudara-saudaranya. Dalam keterpurukannya, ia dibawa oleh seorang guru misterius bernama Tuan Raihan ke dunia yang tidak diketahui banyak orang—dunia di mana kekuatan supranatural dan seni bela diri berada di luar batas manusia biasa. Namun, pelatihan Azlan bukan hanya tentang belajar bertarung. Ia ditempa oleh tujuh kakak seniornya yang cantik dan mematikan, masing-masing m
1.2K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as trap panggung
Read
+Library
Rumah Tanpa Sosok Papa

Rumah Tanpa Sosok Papa

Setelah mengetahui bahwa suamiku, Ronaldo Marino, masih tidak bisa melupakan cinta pertamanya, aku mulai mengajari putri kami, Susan, untuk memanggilnya dengan sebutan "Om Ronaldo." Saat pergelangan kaki Susan keseleo di sekolah. Di tengah malam, Ronaldo menerima sebuah telepon dari Viera yang sedang menangis. Putrinya, Lina, mengalami mimpi buruk dan terus berteriak memanggil ayahnya. Ronaldo pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Aku menempelkan kompres ke pergelangan kaki Susan yang bengkak dan berbisik lirih padanya, "Coba bilang, 'Selamat tinggal, Om Ronaldo'." Ronaldo berjanji akan datang ke hari olahraga di sekolah Susan. Namun kemudian Viera menelepon sambil menangis terisak-isak,
3.5K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as trap panggung
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status