Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

Tidur Raya terbangun karena sayup-sayup ia mendengar suara desahan di kamar adik iparnya yang terletak persis di samping kamarnya. Akan tetapi, ada kejanggalan yang terjadi, sebab suami dari adik iparnya itu tengah bekerja di luar pulau. Seketika pikiran buruk menyergap isi kepala Raya. Ia pun mencoba menghubungi nomor sang suami, gemetar tangan Raya saat ternyata suara dering ponsel itu terdengar dari kamar sebelah. Hingga suatu ketika, Raya pun mulai menyusun rencana untuk membalas rasa sakit hatinya. Mengembalikan sang suami beserta keluarganya ke tempat semula-- yang sebelum menikah dengan Raya, berasal dari golongan masyarakat biasa
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.9K kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
Bukan Sang Pewaris

Bukan Sang Pewaris

Leon tak perlu mengerahkan kekuatannya untuk menarik tubuh Aleta ke pangkuannya. Selain karena tubuh gadis itu begitu mungil dan ringan, kedua kaki yang lumpuh itu tak bisa diandalkan untuk memberontak. "Kau bilang tak akan tertarik dengan gadis cacat sepertiku." Aleta menahan kedua tangannya di depan dada Leon. Mencegah wajah pria itu semakin dekat. Bahkan dengan jarak hanya beberapa senti saja, napas berat pria itu terasa begitu jelas menerpa wajahnya. Ujung bibir Leon membentuk seringai tajam. Satu tangan di punggung Aleta bergerak menurunkan resleting baji gadis itu. "Tapi aku belum pernah menyicipi gadiz cacat."
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
Putri Pewaris Yang Terusir

Putri Pewaris Yang Terusir

DaisyLia
Dijadikan sebuah alat memang menyebalkan. Dalam keluarga, Zafanya Bia Sindari dibesarkan hanya untuk dijual lewat nama pernikahan. Saat Bia bisa sedikit melepaskan diri dari keluarga dengan melakukan hal gila, Bia justru dijadikan alat untuk balas dendam. Cinta yang Bia kira akan seindah warna pelangi, akan senyaman angin musim gugur ternyata justru membuat hatinya tercabik hancur. Akankah Bia membuang harga diri dan kembali menggapai uluran tangan sang ibu yang memiliki kuasa untuk membalaskan rasa sakit hatinya? Atau mengikhlaskan rasa sakit hati dengan menggunakan alasan kompensasi cinta? "Hidupku, bukanlah ajang untuk permainan kalian!" kesal Zafanya Bia Sindari.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
Terikat Pernikahan Kontrak Presdir Gila

Terikat Pernikahan Kontrak Presdir Gila

Semua karena surat wasiat dari sang kakek. Karena itulah David terus membujuk Agnes agar bersedia menikah dengannya, meskipun dengan pernikahan kontrak sekalipun. Dengan begitu, warisan akan jatuh ke tangan David sepenuhnya. "Saya tegaskan sekali lagi. Saya tidak akan mau menikah dengan Bapak! Semakin Bapak memaksa, justru itu semakin membuat saya muak!" "Tidak bisa Agnes, kakekku dan kakekmu telah menjodohkan kita di surat wasiat." "Apa..." "Kita bisa bercerai setelah dua tahun pernikahan ini." Benarkah semua itu karena wasiat? atau ada hal lain? apa yang membuat David begitu terobsesi untuk menikah dengan Agnes?
10793 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
PELAN SEDIKIT, TUAN

PELAN SEDIKIT, TUAN

Area 21+ "Apa kamu tuli? Saya bilang layani saya sekarang!" "Sa—saya." Tanpa pikir panjang, kedua tangan Xafier menarik Zavira. "Lepaskan saya! Jangan sentuh saya!" "Aku ingin kamu sekarang. Aku akan membayarmu lebih dari yang kamu butuhkan." "Tapi saya belum pernah melakukannya!" Zavira gadis malang yang harus merelakan kehormatannya direbut paksa oleh seorang pria bernama Xafier. Xafier mengira gadis itu adalah wanita yang disiapkan oleh pemilik klub. Padahal Zavira baru bekerja di klub tersebut sebagai pengantar minuman. Dia terpaksa banting tulang demi melunasi hutang keluarganya di kampung pada rentenir. Folow Ig: Nanitamam
1028.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 844 kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Saat aku hamil lagi, Arif Ravindra memutuskan berhenti berjudi dan berjanji akan bekerja keras demi menafkahi keluarga kami. Aku pun menangis terharu. Dengan tangan gemetar, aku menyerahkan semua tabungan hasil kerja paruh waktuku selama setahun kepadanya. Ada dua lembar uang jatuh ke lantai. Saat aku memungut uang dan mengejarnya keluar, aku melihat adegan yang mengejutkan. Aku melihat di ujung gang, para preman mafia yang biasa menagih hutang kini bersikap begitu hormat kepada Arif. Ternyata, kemiskinannya hanyalah pura-pura. "Bos, besok kami masih perlu mengerumuni di depan rumahmu?" Arif duduk santai di dalam mobil Lincoln panjang dan menjawab dengan acuh, "Tidak perlu." Ia menatap cincin di jarinya dan menghela napas. "Sudah bertahun-tahun dia membuktikan cintanya. Dia rela bekerja keras demi membayar hutangku, bahkan dia sampai kelelahan dan keguguran.” “Aku sudah sangat merasa bersalah padanya. Kini saatnya memberitahu identitas asliku biar dia tidak perlu bekerja keras lagi." Namun Lina Candra, sahabat kecilnya yang duduk di sampingnya malah tidak sependapat. “Tidak, belum waktunya! Bagaimana jika dia ternyata seperti wanita-wanita sebelumnya, hanya tertarik dengan uangmu dan statusmu sebagai kepala mafia?" "Lebih baik tunggu sebentar lagi. Kita lihat apakah dia mau melahirkan anak ini." Setelah berpikir sejenak, Arif mengangguk, "Baik, ikuti pendapatmu. Lagi pula dia sudah bersamaku begitu lama, pasti tak tega meninggalkanku." Aku menggenggam erat uang di tangan, membalikkan badan dan menangis sejadi-jadinya. 'Arif, cinta penuh kebohongan ini, aku tidak mau!'
10.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
Hubungan Tanpa Komitmen Bagai Penjara Hati

Hubungan Tanpa Komitmen Bagai Penjara Hati

Ini tahun kesembilan aku dan Dandi menjalani apa yang kami sebut sebagai "Bulan Tanpa Status". Pewaris Keluarga Chandra itu percaya cara ini bisa membuat hubungan kami bertahan lebih lama. Selama satu bulan setelah hari jadi kami setiap tahun, dia bebas, dan kami tidak saling ikut campur dalam hidup masing-masing. Kalau salah satu dari kami menemukan seseorang yang lebih cocok, kami harus saling mendoakan yang terbaik. Kalau tidak, setelah sebulan, semuanya kembali seperti semula. Di sekelilingku, para pria dari keluarga itu menyemburkan sampanye dengan riuh. "Untuk satu tahun kebebasan lagi! Selamat untuk bos kita yang kembali jadi bujangan!" "Taruhan keluarga dibuka! Pilih kiri kalau kalian pikir mereka tetap akan bersama, pilih kanan kalau kalian yakin ini sudah berakhir!" Di balik kabut asap cerutu yang tipis, aku duduk di sudut sofa kulit, tidak terlibat, seolah-olah semua ini tidak ada hubungannya denganku. Tangan Dandi melingkar di pinggang Scarlett saat dia melewatiku, lalu berbisik pelan, "Jangan macam-macam. Kamu akan selalu jadi satu-satunya calon istriku." "Aku ini seperti layang-layang. Sejauh apa pun aku terbang, talinya tetap ada di tanganmu." Aku menekan telapak tangan yang dingin ke perutku yang mulai membulat, wajahku tanpa ekspresi. Dandi, untuk taruhan keluarga kali ini, aku memilih "berakhir". Aku akan menghilang sepenuhnya dari hidupmu. Tali layang-layang yang selama ini kamu genggam itu? Malam ini, akan aku putuskan sendiri.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
Ghea, Izinkan Suami Sampahmu Menceraikanmu

Ghea, Izinkan Suami Sampahmu Menceraikanmu

Terbangun sebagai karakter suami sampah di novel ‘Pembalasan Istri yang Teraniaya’ adalah kutukan bagi Rayyan Danendra. Dalam novel tersebut, ia berperan sebagai karakter villain utama yang menyebabkan kematian putri kecil mereka. Takdirnya berakhir tragis di tangan istrinya, sang protagonis utama, Ghea Niskala. Demi mengubah plot novel, Rayyan yang biasa dipanggil Ray, berencana memperbaiki hubungannya dengan Ghea agar bisa bercerai secara baik-baik. Harusnya rencana itu mudah. Tetapi, ketika kebebasan di depan mata, wanita yang ia kira rapuh tiba-tiba berbisik, “kau pikir … setelah kau memberikanku kehangatan, kau bisa pergi begitu saja, Sayang?” Mata Ray terbelalak. “Ah!”
289 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Nurul Haruna
Orang lain berkata.  Hubungan mereka penuh kontradiksi. Benar-benar tidak pantas, untuk menjalin hubungan satu sama lain. Di setiap harinya, hanya ada pertengkaran **** "Egois, itu cocok buatmu!" "Diam!" Aruna menggeleng, mulai tertawa remeh. "Nggak suka dibilang egois, tapi nggak sadar kelakuan!" "Kubilang diam! Diam!" Arsen mencengkeram kasar wajah Aruna. Tidak peduli, saat mendengar ringisan Aruna. Aruna menepis kasar tangan Arsen, mulai mengusap wajahnya. Sakit, pada akhirnya diperlakukan kasar lagi. "Diam? Aku hanya mengungkapkan sebuah fakta, kali aja kau emang nggak sadar diri!" Aruna kembali menatap sengit. "Lebih baik kau pergi sana! Kekasihmu yang baru menunggu tuh!"
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
Perfect Mate

Perfect Mate

Penyedap Rasa
"Kemarilah Camelia. Akan aku kenalkan padamu kemewahan yang selama ini hanya ada dalam anganmu." - Tetsu Harada - Alih-alih merasa bahagia, Camelia justru begitu takut saat dirinya di utus sebagai simpanan tuan Tetsu selama mereka berada di Kapal Pesiar Royal Queen. Tapi Camelia tidak punya pilihan lain. Hanya ini caranya untuk mengambil hak asuh Adira Nur Cahya, Putrinya dari tangan suami bejadnya, Derdy "Camelia, Camelia... Gak sangka, ternyata air mata buaya lo bisa di jual menjadi uang yang sangat banyak. Kalau begitu mulai sekarang gue akan terus membuat lo menderita" - Derdy Cahyo-
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai tutorial menggambar tangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3132333435
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status