Kelahiran Kembali
Tadi baru di lengan saja dan area atas.
Melepas tali di pinggang, terlihat dada yang memerah. Alis mengedut, netra fokus ke dada kiri. Terdapat, anak panah yang patah setengah. Tertancap di dada kiri, menyegel darah yang keluar, serta serpihan pedang. "Tidak mungkin aku mencabutnya, itu akan membuat luka baru. Darah akan keluar begitu saja! Bila dia mati, kehilangan darah bagaimana?" merutuki dirinya. Mata ke kanan ke kiri, menyentuh! Ini kokoh, terpaksa harus merobek sedikit. Supaya bisa mengeluarkan, tanpa harus memaksa keluar! Menonton tingkahnya, pria ini sedikit ketakutan akan sakitnya.
"Jangan itu pasti sa--"
Hot Chapters