Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Super Jorok

Istri Super Jorok

Anto, 30 tahun. Anak semata wayang yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sangat disiplin. Marni, 27 tahun, gadis yatim piatu yang bertolak belakang dengan Anto. Ibunya yang memiliki banyak anak, tak sempat mengurusi masalah rumah dengan baik. Ditambah lagi, sang Ibu sibuk bekerja di ladang sawit membantu suaminya, meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil dengan Marni di rumah. Rumah kotor dan serba jorok sudah biasa bagi Marni dan keluarganya. Ayah Anto, merupakan juragan sawit yang memperkerjakan ayah Marni. Dia merasa kasihan dengan nasib Marni, yang ditinggalkan oleh orang tuanya dengan tujuh adik yang masih kecil. Ayah Anto, menjodohkan Anto dengan Marni, dengan maksud menolong gadis itu. Tutur kata Marni yang halus, sikapnya yang sopan dan kasih sayangnya pada adik-adiknya, menggugah Ayah Anto, sehingga dia berniat menjodohkan Marni dengan anaknya yang sampai umur tiga puluh tahun, tak juga berniat untuk menikah. Anto tak menolak, di tengah desakan orang tuanya yang ingin mendapatkan menantu, Anto menerima begitu saja dan percaya akan pilihan ayahnya, tanpa berpikir akan mengajak gadis itu berkenalan lebih dulu. Anto adalah laki-laki yang gila bekerja, dia tak sempat memikirkan asmara, bahkan setelah didesak untuk menikah karena umurnya yang telah matang. Pernikahan terjadi, di sini lah semua masalah dimulai. Di malam pertama mereka, Anto mencium bau yang tak sedap dari tubuh Marni, bau yang membuat dia kehilangan selera pada wanita itu, Marni juga tak mandi, dia hanya mengganti baju pengantin dengan daster lusuh yang amat menganggu pemandangan Anto. Akhirnya, dengan amat terpaksa, Anto memilih pindah kamar, dari pada muntah sekamar dengan Marni. Di malam pertama mereka, bukan kemesraan yang terjadi, tapi Anto lebih memilih pisah ranjang dengan Marni. Anto menyerah, dia berniat akan menceraikan Marni, jika wanita itu tak mampu berubah dalam tiga bulan.
Romansa
1028.1K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Diceraikan Dikira Mandul, Menikahi CEO Diratukan

Diceraikan Dikira Mandul, Menikahi CEO Diratukan

Pernikahan yang di pikir akan membuat bahagia, kenyataannya itu membuat hati tertekan dan terluka. Kalea Revere Theresa sudah menjalani pernikahannya dengan seorang pria yang sangat ia cintai, yaitu Kay Garvin Shadrach yang sudah berjalan selama empat tahun ini. Namun mereka belum di karuniai buah hati, dan yang selalu di salahkan adalah Kalea oleh mertuanya terutama oleh Ibu mertua yang sudah menginginkan cucu dari putra satu-satunya. Karena lama tak memiliki keturunan akhirnya mereka harus bercerai, Kay suami Kalea sudah berubah drastis yang tak suka lagi membela istrinya di hadapan orang tua dan keluarganya. Kalea bercerai, tak lama setelah itu mantan suaminya menikah dengan wanita yang ternyata tengah mengandung anaknya. Tak ada penyesalan bagi Kalea berpisah dengan suaminya, kini ia fokus untuk bekerja kembali membahagiakan diri sendiri juga membiayai perawatan sang Ayah yang sudah koma di rumah sakit sejak satu tahun lalu. Perjalanan yang tak mudah, ia harus kembali ke apartemen milik orang tuanya yang sudah lama kosong. Dia bekerja secara online, tak bertemu banyak orang kecuali harus datang ke perusahannya langsung. Pertemuan tak sengaja dengan seorang CEO perusahaan tempat ia bekerja menumbuhkan benih-benih cinta, namun bukan Kalea yang jatuh cinta melainkan CEO bernama Rigel Daviandra Antares yang berusia tiga puluh tahun lebih tua dua tahun dari Kalea. Umur Kalea kini dua puluh delapan tahun, pria itu jatuh cinta pada Kalea namun gengsi untuk mengungkapkannya. Tapi ia berjuang untuk mendapatkan hati Kalea, dan ingin menjadikan istrinya. Masa lalu Kalea diterima oleh Rigel, pria itu malah ingin menunjukkan pada mantan suami Kalea jika sangat salah menyia-nyiakan wanita bukan parasnya saja yang begitu cantik, tapi hatinya juga penuh ketulusan. Walaupun hubungan mereka butuh banyak waktu, tapi Rigel bukanlah pria yang mudah menyerah untuk mendapatkan suatu hal yang dia inginkan. Rigel akan meratukan wanita yang menjadi pasangannya. foto by: Pinterst [free] edit foto by: canva
Romansa
1.6K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Terlilit Hutang : Dinikahi Pewaris Kejam Nan Tampan

Terlilit Hutang : Dinikahi Pewaris Kejam Nan Tampan

Zona Gerah 21+ CERITA INI AKAN MENGANDUNG BANYAK KONTEN DEWASA KARENA SETTING SUDAH MENIKAH. PASTIKAN KALIAN SUDAH CUKUP UMUR UNTUK MEMBACANYA. Alin adalah janda muda anak satu yang terlilit hutang di pinjaman online. Hari-harinya menjadi kacau di teror dan di ancam debt collector juga usaha bisnisnya bangkrut, pemasukan tidak berimbang dengan pengeluaran. Kegiatan donor darah yang sekali tiga bulan rutin Alin lakukan, secara tidak langsung membawa takdirnya untuk bertemu dengan Sky Yuan, pria pemaksa dan kejam dengan latar belakang tidak biasa. Melalui sebuah perjanjian konyol, Sky Yuan menawarkan pernikahan kontrak pada Alin yang awalnya wanita itu tolak mentah-mentah. Akan tetapi gangguan dari debt collector yang sangat mengganggu memaksa Alin akhirnya menerima tawaran pernikahan tersebut. Baru saja menikah dengan Sky Yuan, mantan suami Alin, Seiji Matsuyama datang kembali kepadanya. Seiji yang selalu mencintai Alin karena perpisahan mereka adalah hal yang sangat di sesali olehnya dan juga oleh Alin, apalagi mereka sudah memiliki satu anak yang ikut bersama Alin. Namun, kehadiran Seiji malah membuat Alin semakin terperosok dalam pernikahannya dengan Sky Yuan dan melanggar poin-poin perjanjian pernikahan mereka secara sadar. Kehidupan pernikahan bersama Sky Yuan yang Alin pilih, kembali di hantam badai. Sky mengalami kecelakaan helikopter dan jasadnya tidak di temukan di manapun. Seiji datang menguatkan Alin, menghiburnya dan selalu ada untuk wanita yang akan selalu dia cintai tersebut. Apalagi ada benih Sky Yuan yang berdenyut hidup di dalam rahim Alin. Merekapun melewati pertarungan hidup dan mati bersama. Siapakah yang Alin pilih pada akhirnya? Tetap menunggu Sky yang dia mendapatkan info jika suaminya itu lupa ingatan dan berada di belahan dunia lain atau menerima Seiji kembali yang bersedia dan berjanji akan selalu mencintai Alin juga janin yang di dalam perut Alin? Dan bagaimana tanggapan Sean--anak Alin bersama Seiji akan pria pilihan Mommynya? Dua orang pria hebat yang memiliki ciri khas tersendiri. #Inibukanceritadongeng
Romansa
1028.2K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku. Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali. Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini. Aku langsung bereaksi. Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan. Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara. "Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya." "Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya." Aku mencari kebohongan di mata Leo. Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan. Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua. Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga. Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya. Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon. Itu dari dia, Via. Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga. Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja. Tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada satu pun penjelasan. Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar. Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!" Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku." Leo tidak pernah menoleh ke belakang. Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.
Histoires courtes · Mafia
8.1K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
O Marido Mafioso da Minha Irmã Implorou Quando Finalmente Fui Embora

O Marido Mafioso da Minha Irmã Implorou Quando Finalmente Fui Embora

Depois que minha irmã morreu, assinei um contrato de casamento de cinco anos com o marido mafioso dela, Horton Falcone. Me tornei madrasta do meu sobrinho de cinco anos, Luca. No meu aniversário, usei o colar de cruz de diamantes da minha falecida irmã, sem perceber o que era. No jantar de família, Luca veio até mim com uma taça de vinho tinto e jogou o vinho no meu rosto. O vinho tinto escorreu pelas minhas bochechas, seu cheiro forte ardendo nos meus olhos e manchando meu vestido branco. Ele inclinou a cabeça para trás para me olhar, seus olhos tão frios e cruéis quanto os do pai. — Não pense que pode substituir minha mãe só porque se casou com a família Falcone — ele disse com um sorriso malicioso. — Você é a razão dela estar morta. Eu queria que você tivesse morrido. Assim eu poderia destruir sua lápide em vez de comemorar esse aniversário estúpido. Eu juro, quando eu crescer, a primeira coisa que vou fazer é te jogar no Rio Hudson eu mesmo! A memória ardia tão intensamente quanto o vinho, e tudo o que eu conseguia sentir era desespero. Encarei a criança que passei cinco anos criando como se fosse minha, uma dor aguda pulsando no meu peito. Eu tinha pensado que poderia me dedicar à família Falcone, que poderia conquistá-lo com meu amor. Mas agora, eu estava simplesmente exausta de tudo isso. Era uma família sem amor, uma criança que me via como sua inimiga mortal. Parei de me iludir. Era hora de deixar para lá. Mas depois que fui embora, aquele pai e filho arrogantes voltaram rastejando até mim como cachorros castigados, implorando pelo meu perdão.
Histoires courtes · Máfia
5.6K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
The Don's Hidden Heiress: Last Week Alive

The Don's Hidden Heiress: Last Week Alive

When I drink the amber-colored poisonous wine, I can hear the joyful melody of a toast song coming from the manor. The wedding between Emanuela Romano and my ex-fiance, Benedetto Martini, is being held there right now. The elderly butler, Vincenzo Romano, puts away the wine glass with a blank expression. The way he speaks is as somber as one sounds when they give a speech at a funeral. "You know the Don's will very well, Ms. Andreotti. Five years are officially up, yet neither Mr. Andreotti, Mr. Martini, nor Dr. Foscari is willing to pledge their loyalty to you via the blood vow. According to the rules, you must take your own life within seven days. "The Don had left the Ashwine to you as a means of protecting… what little pride you have." Scorching pain begins spreading from my throat. I just smile at Vincenzo in return. Pride? Does a bastard spawn of a loose Iernian woman deserve to retain pride of any sort in the cruel Andreotti family? I begin making my way toward the banquet hall, which is brightly lit. As I walk past the shimmering waters of the pond in the family garden, I can tell that the waters are insanely cold. Then again, nothing is as cold as my icy heart right now. After taking a deep breath, I fall face-first into the pond… only to feel an iron-clad grip wrenching me backward. As such, I collapse onto the lawn heavily. My older brother, Alessandro Andreotti, has bits of grass covering his expensive suit. Disgust is written all over his handsome face. "Eva!" he grits out through his teeth, his voice lowered. "Must you spoil the mood on Emanuela's big day?" He then scoots closer to me, his alcohol-tinged breath fanning over my face. "You want to die, huh? Go ahead and do that, but can you die somewhere further? Don't stain the Andreotti land!" Alessandro turns to walk in the direction of the radiant lights, leaving me on the lawn, completely covered in mud. I can feel the countdown of my lifespan burning my insides. Seven days… I only have seven days to live. Meanwhile, my very own brother wants me to die somewhere further away.
Histoires courtes · Mafia
2.6K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Working Off a Fake Debt

Working Off a Fake Debt

To afford train tickets home for New Year's Eve, I searched for a part-time job and stumbled into a livestream that was practically throwing money at the chat. A young woman in a silk robe rested her chin on her hand. Behind her, a villa glowed under expensive lighting that reflected off polished marble floors. "Being kept in here is suffocating," she said in a voice that mixed boredom with sweetness. "My sponsor gives me more money than I can spend. Help me out. Take some off my hands." Cash drops flashed across the screen one after another. I tapped as fast as I could, my heart hammering. A few large ones landed in my account. I was close. One more would cover both my ticket and my boyfriend's. The streamer leaned closer to the camera. "He keeps saying my tear mole looks like his girlfriend's," she said, her mouth twisting with disgust. "So unlucky. Of all things, I had to match with some broke girl." My finger slipped. I had a tear mole under my eye in the same spot. The live chat flooded with questions. [How is the sponsor's girlfriend broke?] The streamer gave a short snort and reapplied her lipstick, as if correcting a minor flaw. "He's just messing around. He tricked her into 200,000 dollars in debt. She's so stupid she works multiple jobs to help him pay it off." A chill settled in my chest. My boyfriend also owed 200,000 dollars. She continued, her tone light, "The funniest part? He slept with me for three days. When he left, I asked if he was giving her a taste of honey." She smiled cruelly. "He said all he has to do is claim he's going to work a construction site hauling rebar. The idiot will feel guilty and deliver food all night. So he won't need to please her." Another large cash drop flashed across the screen. The total reached the exact amount I needed. My phone rang. Benjamin's name lit up the display. When I answered, his voice sounded worn down, as if it had scraped against concrete. "Via, we still don't have enough for the tickets," he said. "I hauled rebar and made a little over 40 dollars. I'm heading home now."
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
One Week Postpartum, Betrayed by My Husband

One Week Postpartum, Betrayed by My Husband

A week after I gave birth via C-section, Mark Whitman invited his friends over to celebrate the birth of our son. The crowd was boisterous—more than a dozen people. Not one of them bothered to remove their dirty shoes. The wooden floor was soon covered in muddy footprints. Mark came into the room and, without a hint of concern, ordered me out of bed. "Everyone's waiting outside. Don't just hide here and rest—you're embarrassing me in front of our guests." I had no choice but to push through the pain, forcing my body to prepare a huge meal for the large crowd, all on my own. When I carried the final bowl of steaming soup to the table, Lily Hoyte—whether intentionally or not—jabbed her hand against the wound on my abdomen. My hand trembled from the sudden pain, and the bowl slipped slightly, spilling the hot soup onto Lily's shoes. Mark's face darkened instantly. "What the heck did you do, Cammy? Lily rushed here right after her plane landed from overseas to see our son, and this is how you treat her?" The crowd quickly chimed in. "Come on, Cammy, no need to be so petty." "Mark and Lily grew up together. If there was really something between them, do you think you'd even be here now?" "Do you even know how much those shoes cost? They're limited edition—easily over ten thousand dollars. And you just ruined them." Lily stood up awkwardly, her eyes misting with tears. "If Cammy doesn't like me," she said softly, "then I'll leave. I don't want to be a bother." But Mark grabbed her hand in an exaggerated display of protection, his voice harsh as he turned to me. "Wipe Lily's shoes clean. Right now." His partiality for Lily made something sharp twist in my chest. My lips quivered as I fought back tears. "The wound on my stomach hasn't healed yet. I can't bend over." At that, his expression grew colder. "Don't use childbirth as an excuse. If you can't bend over, then kneel and wipe them. And if you won't, get out of my house!"
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
A Donna Foi Embora, o Don Enlouqueceu

A Donna Foi Embora, o Don Enlouqueceu

Eu estava casada com Alexander há três anos. Todos temiam sua crueldade, mas ele sempre foi incrivelmente gentil comigo. Mas desde que Elena levou um tiro por ele durante um tiroteio, seis meses atrás, tudo mudou. Ele sempre dizia que ela se machucou salvando-o, então eu precisava ser compreensiva. No baile mais prestigioso da família, meu marido — o Don, Alexander — chegou com sua secretária, Elena, no braço. Preso ao peito dela estava o broche de rubi que simbolizava a posição da Donna da família. — Elena levou um tiro por mim. Ela gostou do broche, então deixei ela pegar emprestado por um tempo. De qualquer forma, você é a única Donna aqui. Tente mostrar alguma classe. Eu não discuti com ele. Apenas tirei minha aliança e puxei os papéis do divórcio: — Já que ela gosta tanto, ela pode ficar com ele. Inclusive com esse lugar ao seu lado. Eu também estou abrindo mão disso. Alexander assinou sem hesitar, um sorriso frio no rosto. — Que tipo de truque manipulador você está tentando agora? Você é uma órfã, separada da família, não vai sobreviver três dias na Sicília. Vou esperar você voltar implorando. Peguei um telefone via satélite criptografado que não usava há três anos. Alexander não sabia que eu era, na verdade, a filha mais nova da família mafiosa mais antiga da Europa. Mas a minha família e a de Alexander sempre foram inimigas. Para me casar com ele, eu tinha mudado de nome e até cortado laços com meu pai e meus irmãos. A ligação foi conectada. Respirei fundo e sussurrei: — Papa, eu me arrependo. Envie alguém para me buscar em duas semanas.
Histoires courtes · Máfia
8.238.3K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque

Você Assinou o Divórcio… e Eu Fiquei com a Filha!

No casamento de Susana, só existiam dois segredos. O primeiro era que a família Santos não a aceitava como nora, e todo mundo enganou Vinícius para ele assinar, antes do casamento, um acordo de divórcio do qual ele nem tinha conhecimento. O casamento deles só podia durar sete anos. O segundo era... ela tinha dado à luz uma filha escondida de Vinícius. Em sete anos de casamento, Vinícius nunca soube que tinha uma criança de cinco anos. Susana achava que, em sete anos, se ela se entregasse de corpo e alma, um dia conseguiria aquecer o coração de Vinícius. Mas, a três meses do acordo de divórcio entrar em vigor, ela descobriu, assustada, que o marido também tinha um segredo. A mulher que ele guardava no coração, era a noiva do primo dele. Sete anos de entrega tinham virado uma piada absurda e ridícula! Susana perdeu toda a esperança, e decidiu que não ia mais contar que eles tinham uma filha. Ela se divorciou sem hesitar, foi embora sem olhar para trás e deixou o pai de lado, ficando com a criança! Ela só o via como uma ferramenta de reprodução que respirava! Até que Susana, de dona de casa alvo de deboche, voltou ao topo e se tornou a mais jovem vencedora de um prêmio de medicina! O homem que sempre a ignorou finalmente soube que ela já tinha decidido se divorciar fazia tempo, e que ela já não o queria mais. A existência da filha também veio à tona para todo mundo. O homem, sempre frio e distante, a encurralou na frente de todo mundo e perguntou, rangendo os dentes: — Divórcio? Deixar o pai de lado e ficar com a criança? Amor, você quer me matar? Susana segurou a mão da filha e sorriu de leve: — Sr. Vinícius, escute bem, a minha filha tem o sobrenome Oliveira, não Santos!
Romance
150 VuesEn cours
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Dernier
1
...
212223242526
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status