Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Lepas dari Keluarga, Hilang di Laut

Untuk ke-99 kalinya tunanganku, Javier, menutup teleponku. Aku menyeret diriku menuju gereja keluarga sambil menggenggam erat hasil diagnosis gagal ginjal stadium akhir di tanganku. "Pastor, aku ingin melepaskan diri dari Keluarga Pramudya dan membatalkan pertunanganku dengan Javier Laksmana." Belum sempat kata-kata itu benar-benar meninggalkan bibirku, orang tuaku tiba-tiba menerobos masuk bersama adik angkatku, Tasya. Ayahku, seorang penasihat mafia, tidak ragu sedikit pun. Dia menamparku keras, tepat di depan pastor. "Tunanganmu adalah seorang pewaris Mafia yang dihormati di dunia kita, dan kamu memilih untuk menghina dia!" "Kamu mencoreng nama keluarga kita di depan seluruh organisasi!" Ibuku merebut hasil diagnosis dari tanganku, lalu mencibir setelah sekilas melihatnya. "Berpura-pura sakit demi menarik perhatian lagi, ya? Apa yang kamu inginkan kali ini?" Adik angkatku, Tasya, berpegangan pada lengan kedua orang tua kami. Suaranya tersendat oleh tangis. "Aku minta maaf, Kak… Kakak boleh mengambil tempatku di gala. Tolong… jangan buat Ibu dan Ayah susah lagi!" Aku mengusap darah yang menetes dari hidungku, lalu dengan tenang mengulangi perkataanku kepada pastor, "Aku bukan lagi putri Keluarga Pramudya. Aku tidak layak menjalin pertunangan dengan Keluarga Laksmana." "Aku akan mati dalam tiga hari. Aku ingin pertunangan ini dibatalkan sebelum itu."
9.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Pergi Dari Belenggu Cinta

Pergi Dari Belenggu Cinta

Hari kedua setelah resmi menikah, aku berdiri di bandara sambil memegang dua lembar tiket pesawat, menunggu suamiku, Yoel. Akhirnya dia datang, tapi ada Wenny di belakangnya, sahabat masa kecilnya. “Sayang, Wenny baru putus cinta. Aku mengajaknya ikut biar dia bisa melepas penat.” Ujar Yoel menjelaskan dengan nada hati-hati. Wenny mengenakan gaun pantai yang sama persis denganku, lalu melemparkan senyuman penuh permohonan maaf. “Kak, aku nggak mengganggu kalian, ‘kan? Aku hanya mau ikut biar kecipratan kebahagiaan kalian saja.” Aku melirik tangan Yoel, ada tiket ketiga yang terselip di antara tiket kami. Nomor kusinya 16B. Sementara, kursiku 16A dan Yoel 16C. Yoel sengaja menempatkan Wenny tepat di tengah-tengah kami. Aku berdiri membeku dan amarahku langsung meluap ke kepala. Aku menarik Yoel ke samping dan berkata pelan, “Suruh dia pergi atau aku yang pergi.” Wajah Yoel tampak serba salah dan agak pasrah, dia menjawab, “Sayang, bisa nggak agak pengertian?” “Wenny bilang dia takut sendirian di rumah, makanya mau ikut biar suasana kita juga lebih ramai.” “Lagipula, aku dan dia sudah kenal sejak kecil. Pergi liburan bersama juga nggak masalah….” Aku langsung memotongnya, “Kalau kamu nggak suruh dia pergi sekarang, kita cerai hari ini juga.”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

Saat usia kehamilan Rania Kavi menginjak empat bulan, suaminya, Aris Wijaya, tiba-tiba membawa sekretaris mudanya pulang ke rumah. "Rania, keluarganya Ghea lagi ada masalah. Aku nggak tenang kalau dia sendirian di rumah, jadi biar dia menginap di sini dulu beberapa hari. Kamu 'kan lagi hamil empat bulan, dia juga sudah tujuh bulan. Kalian bisa saling nemenin." Gadis itu tampak baru berusia awal dua puluhan, wajahnya sangat cantik dengan sepasang mata jernih yang menatap Rania dengan perasaan sungkan. Rania setuju. Selama dua bulan berikutnya, Rania memperlakukannya dengan sangat baik hingga gadis itu merasa sangat terharu. "Kak Rania, kamu baik sekali. Krim wajah sebagus ini pun kamu berikan padaku." "Tentu saja, kita 'kan sudah seperti saudara. Kalau punya barang bagus, ya harus dibagi, 'kan?" Akan tetapi, Rania tidak pernah menyangka bahwa maksud berbagi bagi Ghea Pandya ternyata mencakup suaminya sendiri, Aris. Rania menyaksikan adegan memuakkan itu di area parkir rumahnya sendiri. Kaca mobil itu setengah terbuka. Seorang wanita tampak duduk di pangkuan Aris dengan gerakan yang begitu liar. Melihat ekspresi penuh gairah di wajah suaminya, Rania mematung di tempat. Dia nyaris tidak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat. Aris selingkuh?
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Pernikahan yang Tak Kuinginkan

Terlahir Kembali: Pernikahan yang Tak Kuinginkan

Tiga hari sebelum pernikahan, Arven didatangi oleh sahabat masa kecilnya yang kembali ke tanah air bersama ibunya yang mengidap penyakit mematikan. Dia ingin menikah dengan Arven demi menunaikan wasiat terakhir ibunya. Di kehidupan sebelumnya, aku menentang keras. Pada akhirnya, Arven menolak permintaan sahabat kecilnya, Nyra. Sesuai rencana, Arven melangkah ke pelaminan bersamaku. Namun, Nyra muncul di lokasi pernikahan sambil memeluk foto mendiang ibunya dan menuduh Arven tak berperasaan. Arven menyuruh para pengawal mengusirnya dan pernikahan kami pun tetap berlangsung. Akan tetapi pada malam pertama pernikahan, dia tidak pulang semalaman. Setelah itu, setiap malam kami tidur terpisah. Dia lebih memilih mabuk berat daripada menyentuhku. Ketika aku bertanya alasannya, dia berkata dengan sorot mata yang tampak buram karena alkohol. "Aeris, setiap kali melihatmu, aku selalu teringat tatapan putus asa Nyra, juga wajah mendiang ibunya .... Aku menyesal!" Aku pun jatuh sakit karena kesedihan dan meninggal dunia. Saat membuka mata kembali, aku kembali ke hari ketika Arven mengatakan ingin mengadakan pernikahan untuk Nyra. Di kehidupan ini, aku langsung menyetujui permintaannya. Menatap punggungnya yang pergi dengan wajah penuh kebahagiaan, aku menelpon rumah dan berkata, "Kak, aku setuju dengan perjodohan keluarga. Atur saja pernikahannya tiga hari lagi."
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Kecelakaan Maut Merengut, Suamiku Mementingkan Mantan Pacarnya

Kecelakaan Maut Merengut, Suamiku Mementingkan Mantan Pacarnya

Tiga hari sebelum pernikahan, mantan pacar Rafi yang mengidap klaustrofobia memblokir mobilku di tepi jurang Jalan Bermera. Dengan kecepatan 100 km/jam, dia menabrak mobilku sebanyak 12 kali. Saat Rafi tiba bersama mobil polisi, aku sudah dikeluarkan oleh petugas pemadam dari kursi pengemudi yang ringsek. Namun, dia malah berjalan menuju mobil sport edisi terbatas yang hanya tergores sedikit catnya, lalu memeluk Nayla yang sekujur tubuhnya gemetaran. "Pak Rafi, dahi Kak Tika berdarah, harus segera dibawa ke rumah sakit untuk dijahit." Rafi mengangkat tangan menghentikan tandu yang mengangkatku, lalu melirik dahiku yang berdarah dan lenganku yang memar. "Cuma luka ringan. Nayla punya klaustrofobia, di tempat terpencil seperti ini kondisinya lebih berbahaya, bawa dia dulu ke rumah sakit." Saat ditinggalkan, aku mengerahkan sisa tenagaku untuk mencengkeram ujung celananya mati-matian. Dia mengerutkan kening dan melepaskan jari-jariku satu per satu, "Nayla nggak sengaja, dia cuma lagi kambuh. Kamu 'kan pengacara, harusnya paham apa itu keadaan kahar, jangan buat masalah." Setelah itu, dia mengambil sebuah perjanjian damai dari tangan asistennya. Dia menggenggam pergelangan tanganku yang sudah lemas, lalu menekan cap sidik jariku di atasnya. "Nanti ada mobil penyelamat lagi di belakang, tahan sebentar."
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Karena satu kalimat yang terucap setelah pacarnya demam, Keisha berlutut menaiki 999 anak tangga di Gunung Forel demi memohon sebuah jimat keselamatan yang diyakini bisa mengusir segala bencana untuknya. Tanpa peduli lututnya yang lecet hingga berdarah karena gesekan dengan batu, dia tetap membawa jimat itu dan bergegas kembali ke rumah sakit sepanjang malam. Namun, sebelum sempat melangkah masuk ke ruang rawat, dia sudah mendengar suara tawa terbahak-bahak dari dalam. "Memang kamu yang paling jago, Kak Presley. Cuma asal bicara kalau jimat keselamatan bisa mengusir bencana, Keisha si bodoh itu benar-benar pergi berlutut!" "Semua prosesnya sudah kuabadikan dengan drone. Ckckck ... punggung Keisha yang teguh itu bahkan membuatku terharu. Kalau digunakan untuk menipu orang tuamu, pasti nggak akan ada masalah!" Di dalam ruangan, Presley yang semula bersandar di ranjang rumah sakit, langsung duduk tegak. Dia menerima ponsel itu dan menontonnya dengan saksama. Sepasang matanya yang dalam menatap layar tanpa berkedip. Mendengar suara kening membentur anak tangga yang tercampur dengan derai hujan dalam video itu, kedua kaki Keisha bergetar tanpa kendali. Napasnya terengah. Dia menatap ke arah sekelompok orang di dalam ruangan itu melalui celah pintu dengan ekspresi tak percaya.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Hari orang tuaku bercerai, hujan turun deras. Ada dua surat perjanjian di atas meja. Satu untuk ikut bersama ayah yang gila judi dan berutang di wilayah Kota Tua. Satu lagi untuk ikut ibu yang menikah lagi dengan pengusaha kaya ke daerah pesisir. Di kehidupan sebelumnya, adikku menangis tersedu-sedu karena ingin ikut ibu, sementara aku diam-diam mengemas koper untuk mengikuti ayah. Kemudian, ayah berhenti berjudi dan menjadi orang kaya baru karena uang ganti rugi lahan. Dia benar-benar memanjakan aku. Sedangkan adikku justru diabaikan di rumah ayah tirinya dan dilarang keluar rumah, hingga akhirnya dia meninggal karena depresi. Saat mengulang waktu kembali, adikku tiba-tiba merebut rokok dari tangan ayah dan memeluknya erat-erat seolah tidak mau melepaskannya. "Kak, aku kasihan sama ayah. Kamu pergi aja ke sana buat hidup enak, biar aku yang kasih nasib baik ini buat kamu." Ayah terpana sejenak, lalu dengan perasaan lega mengusap kepala adikku. Aku tidak mengatakan apa pun, lalu mengambil tiket kendaraan ke daerah pesisir itu. Tapi, dia tidak tahu kalau di kehidupan sebelumnya ayah bisa berhenti berjudi. Itu karena aku yang menderita tumor otak ini rela bekerja sampai muntah darah demi melunasi utangnya. Pakai nyawaku sendiri baru bisa membuat dia bertobat.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Setelah Terlahir Kembali, Aku Dipaksa Menjadi Putri Mafia

Setelah Terlahir Kembali, Aku Dipaksa Menjadi Putri Mafia

Di kehidupan sebelumnya aku diadopsi oleh keluarga biasa, sementara adikku diangkat oleh seorang Godfather dan menjadi putri mafia terkuat di Duskfall. Siapa sangka, pada tahun ketiganya sebagai putri mafia, dia justru diusir oleh sang Godfather, lalu terlunta-lunta di jalanan, dan akhirnya mati tragis. Sementara itu, aku mengandalkan prestasi akademik yang gemilang untuk masuk ke NovaTech. Aku pergi ke luar negeri bersama kakak angkatku, dan menjadi bintang baru yang bersinar di bidang AI dengan usahaku sendiri. Kemudian, dengan restu kedua orang tua angkat, kami menikah dan memiliki anak. Hidupku di kehidupan itu berjalan bahagia dan lancar. Namun setelah terlahir kembali, adikku membuat pilihan yang sangat berbeda dari sebelumnya. Dia berlari ke dalam pelukan kakak angkat kami sambil memanggilnya “kakak” dan menggenggam tangan orang tua angkat dengan erat, lalu menatapku dengan sorot mata penuh kemenangan. “Kak, kamu saja yang merasakan penderitaan menjadi bagian dari dunia mafia. Tempat yang sangat kejam itu … aku tak sanggup tinggal di sana sedetik pun.” Aku menatap pria yang di kehidupan sebelumnya adalah suamiku itu, berharap dia akan mengatakan sesuatu. Namun, dia justru melindungi adikku di belakangnya, dan menatapku dengan dingin. “Jangan dekati adikku.” Pada akhirnya, di bawah tatapan penuh kemenangan dari adikku, aku berjalan menuju mobil Falcon itu.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Diculik Calon Adik Ipar

Diculik Calon Adik Ipar

Seri CEO Brothers 1, Eloisa membuka matanya perlahan saat kesadarannya kembali dan dia merasa kepalanya sangat berat. Perlahan dia berusaha untuk duduk dan saat memperhatikan sekitarnya, dia baru menyadari kalau dia bukan berada di kamarnya. Alisnya berkerut karena dia tidak mengenali tempatnya berada sekarang. Mengapa dia terbangun di tempat asing seperti ini? Dia berada di sebuah kamar yang cukup luas dan terlihat bersih, dan sekarang dia duduk di sebuah ranjang besar. Walau tempat ini terlihat bagus, dia mulai ketakutan, karena dia tidak ingat mengapa dia bisa berada disini? Dia mencoba untuk memikirkan penyebab dia berada di ruangan ini, tapi bukannya ingat, kepalanya malah semakin sakit. Dia mendengar suara kunci pintu dibuka dan dia semakin ketakutan, dia memundurkan dirinya hingga punggungnya menempel pada dipan ranjang. “Kau sudah sadar?” tanya pria yang masuk. “Da-Darren?” tanya Eloisa saat mengenali pria tampan itu. Dia menghembuskan nafas lega saat melihat orang yang dikenalnya. Namun wajahnya kembali pucat saat ingatannya kembali setelah dia melihat pria itu. “Ka-kau membiusku?!” tuduh Eloisa. “Maaf, Eloisa. Aku tidak bisa membiarkanmu menikah dengan Kak Darius,” kata Darren. Seri CEO Brothers: 1. Diculik Calon Adik Ipar : Darren - Eloisa 2. Warisan Pacar 3 Bulan : Donny - Monika 3. Love Target : Darius - Morin untuk daftar buku saya yang lengkap bisa dilihat diIG: ivonyroseauthor
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Kekasih yang Tak Pantas Dipertahankan

Kekasih yang Tak Pantas Dipertahankan

Pacarku adalah pewaris di lingkatan elite ibu kota, kekayaannya bernilai ratusan triliun. Untuk mengujiku, dia tidak pernah membelikanku hadiah apa pun selama tujuh tahun bersama, bahkan tidak pernah mengeluarkan sepeser pun untukku. Sekadar mampir ke minimarket membeli alat kontrasepsi saja, dia tetap menghitung dan membaginya setengah-setengah denganku. Kemudian, ibuku sakit keras. Aku meminjam ke semua kerabat dan kenalan, tinggal kurang empat juta lagi agar biaya operasi bisa terpenuhi. Namun, tidak peduli bagaimana aku memohon, pacarku tetap tidak mau meminjamkan uang itu. Aku mengurus pemakaman ibuku sendirian. Saat pulang ke rumah dan membereskan barang-barang, aku tanpa sengaja menemukan daftar hadiah yang dia belikan untuk adik perempuan tetangganya. Vila pegunungan pribadi, tas-tas mewah, perhiasan bernilai ratusan juta rupiah. Di sana juga ada potongan percakapan dia dengan teman-temannya. "Kak Arka, katanya Svara sampai berlutut hanya untuk meminjam empat juta darimu, itu benar?" Arka terkekeh dingin, suaranya terdengar santai dan meremehkan, "Apa yang Dinda bilang memang benar. Demi empat juta saja dia sampai berlutut ke sana kemari, kalau bukan perempuan matre, lalu apa?" "Baru tujuh tahun bersama, tapi dia sudah nggak sabar ingin mengeruk uang dariku." Baru saat itu aku sadar, ujian tujuh tahun itu hanyalah akibat hasutan dari adik tetangganya. Tidak masalah. Karena sejak ibuku meninggal, aku sudah memutuskan untuk meninggalkan dia.
12.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai upin ipin kak ros
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
414243444546
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status