Davira
Dava menatap punggung anaknya yang sedikit bergetar halus, apakah Davira menangis?
"Tinggalkan aku sendirian papa," kata Davira pelan namun masih bisa di dengar Dava.
Sangat jelas gendang telinganya mendengar suara Davira yang terisak, kentara sekali jika gadis itu menangis.
"Yakin kamu ngusir papa?" tanya Dava, "ini papa loh nak, bukan mama."
Davira menghapus air matanya, dan secepat kilat berbalik badan seraya berlari cepat ke arah Dava, memeluk erat tubuh mantan playboy cap kampret itu.
Sikat na Kabanata