Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Sang Penguasa Sejati Malam itu, di ruang pribadinya, Rehan duduk di samping Natasya. "Kau telah menjadi penguasa yang sesungguhnya, Rehan," kata Natasya dengan lembut, namun penuh kebanggaan. "Kerajaan ini kini berada di tangan yang tepat." Rehan tersenyum lelah, namun dalam senyumnya ada keteguhan hati. "Aku hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Jika aku tidak tegas, kita akan kembali ke kekacauan."
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
Bahagia Usai Berpisah

Bahagia Usai Berpisah

Bu Siti menatap bingung kepada sepasang pengantin baru di depannya ini. "I–ini apa?" tanya beliau dengan bibir bergetar. "Sembako buat Bu Siti sekeluarga. Semoga bermanfaat," tutur Zulfa sambil mengusap-usap tangan Bu Siti. "Ya Allah, Nak. Kenapa kamu melakukan ini pada kami, Nak?" Bu Siti tergugu sambil memeluk Zulfa. Fikri yang tak kuasa menahan haru, menyeka sudut matanya yang berlinang.
1046.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

tebak Bisma. Arghanta hanya memberikan senyuman yang tidak dapat dilihat oleh Bisma. "Iya kak, tolong banget kak," pinta Arghanta. Sebelum mendapatkan jawaban dari Bisma panggilan sudah dimatikan oleh Arga terlebih dahulu. "Dasar adik durhaka," omelnya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Saat ini, mereka tengah menikmati sajian khas angkringan di perempatan Tugu dengan obrolan santai. Bening tampak berpikir menanggapi pertanyaan Senja, karena isi kepalanya tak mampu menyerap seluruh makna cerita tadi. Mungkin karena hatinya terlalu senang setiap kali dekat dengan lelaki kurus itu. "Heh, malah bengong!" Senja menjentikkan jemari, mengalihkan perhatian Bening padanya. Gadis itu tersenyum tipis.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
Sasaeng Is Me

Sasaeng Is Me

---Gedung Agensi Raise Entertainment--- ---Gangnam – gu, Seoul, Korea Selatan--- “Latihan kalian harus di tambah lagi, karena sebentar lagi waktu comeback kalian semakin dekat. Di tambah dengan jadwal konser dunia yang juga akan segera di mulai. Tidak ada waktu lagi untuk bersantai…” kata manager mengawali briefing pagi mereka di dorm grup Phoenix.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
Sang Ratu

Sang Ratu

*** Bersambung Salam Silvia Dhaka
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
SESAL SANG MANTAN

SESAL SANG MANTAN

Biarlah dia istirahat sejenak, pikir Bu Ine mengalah dan menelan kecewa atas rasa ingin tahunya yang tak terpuaskan. Beberapa saat kemudian telepon rumah berdering nyaring dan Bu Ine gegas menghampiri untuk menjawab panggilan. “Assalamualaikum, dengan keluarga Sasongko di sini. Ada yang bisa dibantu?” sapanya dengan nada ramah.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Mami klab tersebut bergerak naik turun memutar pinggulnya dengan tempo yang sangat dinamis. Sisca memejamkan matanya rapat-rapat sambil menggigit bibir bawahnya berulang kali. Dia berusaha keras menahan rintihan nikmat agar suaranya tidak terdengar terlalu nyaring menembus dinding luar.
9.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Kecepatannya jauh lebih cepat dari Shilpy! Bila sebelumnya Shilpy bergerak masih tertangkap oleh mata telanjang, maka kecepatan Fugaku Meteor sudah sampai tahap di mana tak terlihat. Dia spontan mencekik leher Sebastian, dengan cepat mengulurkannya ke dalam panci sup panas. Sontak seluruh wajah Sebastian tenggelam dalam panci mendidih. "Arrrgggh!" Wanita-wanita di sana memekik ngeri. Wajah Sebastian terbakar dan berdarah, terus meneteskan minyak.
8.8145.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
Sang Genius

Sang Genius

ujar Reyhan membanggakan dirinya sendiri. "Narsis." ucap Benny sambil memutar bola matanya jengah. "Aha, aku ingat sekarang." ujar Bagas mengagetkan yang lain yang terlihat serius. "Jangan-jangan ini ada hubungannya dengan Alice." celetuk Bagas.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai ba sing se
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status