Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya
Demi menyelamatkan nyawa ibunya, Clara terpaksa menandatangani kontrak pernikahan satu tahun dengan Adrian Wijaya, CEO dingin yang menganggap wanita tak lebih dari sekadar angka dalam neraca saldo. Aturannya jelas: dilarang mencampuri urusan pribadi dan dilarang jatuh cinta. Namun, sebuah malam tanpa perasaan mengubah segalanya ketika dua garis merah muncul di alat tes kehamilan Clara.
Alih-alih mendapatkan kehangatan, Clara justru menyadari bahwa dirinya hanyalah bidak dalam permainan kekuasaan keluarga Wijaya. Sadar bahwa anaknya hanya akan menjadi alat pewaris tanpa cinta, Clara memilih menghilang dan membawa rahasia itu bersamanya. Adrian baru menyadari kehilangannya saat Clara sudah tak lagi dalam jangkauannya. Lima tahun kemudian, Clara kembali, bukan sebagai istri yang lemah, melainkan wanita tangguh yang siap menghancurkan dunia Adrian.