Chapter: bab 7 terjebakDari balik pepohonan, pasukan yang sudah bersembunyi sejak awal langsung keluar dan mengepung mereka. Ternyata mereka memang sudah menunggu di lokasi itu. Wajah Liu Bing panik dan gentar, melihat jumlah pasukan lebih banyak 2x lipat dari mereka. .lalu Ia berkata dalam hatinya. “Mundur sedikit lagi, kita mati di tempat ini.” Liu Bing menahan napasnya saat melihat barisan pasukan Ming mulai menutup semua arah. Ia tidak menyangka pengejaran yang dimulai dari ibu kota… akan berakhir seperti ini. Zhang Xin yang mengetahui dari awal, sengaja membiarkan Liu Bing masuk ke dalam batas negara, tanpa memperingatkan lebih dulu. Namun di dalam dirinya, tetap ada ketegangan yang ia tahan sendiri—karena sekali langkah salah, semuanya bisa berubah jadi bencana. Liu Bing tak menyangka bahwa keadaan akan berbalik secepat ini. Dari segala arah, udara terasa semakin sempit, seolah tempat itu sendiri ikut menutup jalan mereka. Liu Bing berusaha tenang. walaupun sebenarnya Ia gemetar. D
آخر تحديث: 2026-05-08
Chapter: Bab 6 Kepulangan Zhuang Ling Pintu benar-benar terbuka. Cahaya dari luar menyelinap masuk, memotong kegelapan kamar seperti bilah tipis. Zhang Xin tidak menurunkan pedangnya. Tangannya tetap siaga, matanya tajam mengunci setiap gerakan di ambang pintu. Liu berdiri diam di sisi lain. Napasnya pelan, tapi seluruh tubuhnya siap bereaksi kapan saja. Zhuang Ling di ranjang menggigit bibirnya sendiri. Rasa sakit di tubuhnya kalah oleh ketegangan yang menekan dadanya. Ia bahkan takut untuk bergerak sedikit pun. Langkah kaki terdengar masuk perlahan. Setiap bunyi di lantai kayu terasa jelas, terlalu jelas. Bayangan prajurit muncul di ambang pintu. Saat ia melangkah masuk— Zhang Xin bergerak cepat. Satu serangan presisi langsung melumpuhkan gerak prajurit itu. Tanpa suara berarti, tubuhnya jatuh ke sisi ruangan. Zhang Xin segera menariknya ke ruangan kosong di sebelah, lalu kembali ke posisi semula dalam satu gerakan cepat. Sunyi kembali menyelimuti kamar. Di luar terdengar suara tegang. “Pra
آخر تحديث: 2026-05-07
Chapter: Bab 5 lolos dari penjara“Hei! Bangun!” Teriakan prajurit menggema di dalam sel. Air dingin disiramkan ke wajah Zhuang Ling. Seketika tubuhnya tersentak, wajahnya basah kuyup. Zhuang Ling membuka mata perlahan. Tubuhnya terasa nyeri di setiap bagian, akibat siksaan semalam. Pandangan matanya masih kabur. Samar-samar ia melihat sosok prajurit berdiri di depannya. “Entah berapa lama aku pingsan…” gumamnya pelan. Prajurit itu kembali mengangkat cambuk. Tatapannya dingin, tanpa belas kasihan. Namun… tepat saat cambuk itu hendak mengenai tubuhnya— Zhuang Ling kembali kehilangan kesadaran. Tubuhnya terkulai lemah. Prajurit itu berhenti. Ia mendengus kesal, lalu menurunkan cambuknya. “Sudah pingsan lagi…” Talinya dibuka dengan kasar, lalu tubuh Zhuang Ling dibiarkan tergeletak di lantai dingin penjara. “Ayo, keluar. Besok saja kita lanjutkan,” ucapnya kepada prajurit lain. Mereka pun pergi, meninggalkan sel dalam keadaan sunyi. Pintu besi ditutup dengan suara berat. Malam sema
آخر تحديث: 2026-05-07
Chapter: Bab 4 Zhuang Ling minta ceraiZhuang Ling melangkah keluar dari kamarnya disertai beberapa pelayannya yang setia, Quang Ling, Shen Ming, dan Zhuang Liu ikut menemaninya. Mereka membawa sebuah peti kayu yang berisi perhiasan serta barang berharga pemberian Jenderal Huang selama ia menjadi istrinya. Langkah mereka terdengar tegas, bergema di sepanjang lorong menuju kediaman Jenderal Huang di paviliun bunga. Beberapa pelayan yang melihat kehadiran mereka tampak terkejut. Mereka sedikit menunduk memberi hormat, namun tatapan mereka penuh rasa ingin tahu. Tak lama, terdengar bisik-bisik yang menusuk telinga Zhuang Ling. “Lihat itu… istri jenderal, kan? Tapi katanya mandul… pantas saja diselingkuhi…” Kata-kata itu seperti duri yang menusuk perlahan. Kabar Lie Ming hamil sudah menyebar ke seluruh kediaman, dari pelayan hingga prajurit. Ada yang setuju, ada juga yang tidak setuju Jenderal Huang menghamili seorang pelayan. Namun tak satu pun berani bersuara terang-terangan. Jenderal Huang adalah pahlawan
آخر تحديث: 2026-05-07
Chapter: Bab 3 Lie Ming HamilJenderal Huang terkejut sejenak ketika istrinya, Zhuang Ling, ingin bercerai. “Cerai?!… kau mau cerai denganku… gara-gara aku bersama Lie Ming?” seru Jenderal Huang kaget. “Zhuang Ling… jika kau ingin cerai, aku tak keberatan. Tapi… jangan harap kau mendapat apa pun dariku!” ancam Jenderal Huang. Lalu ia menambahkan perkataannya, “Aku di sini penguasa… aku bebas memilih siapa yang aku suka!” Wajah Zhuang Ling memucat. Dadanya terasa sesak. Ia bimbang antara bercerai atau bertahan bersama Jenderal… namun hanya dalam kesepian. Ia mundur selangkah. Kata-kata Jenderal Huang membuatnya gentar. Jenderal Huang menatap Zhuang Ling dengan tajam. Ia mendekat, lalu berbisik di telinganya. “Kau pasti tahu… Lie Ming sudah mengandung anakku. Ia akan menggantikan posisimu!” Zhuang Ling terdiam. Tangannya mengepal, namun tubuhnya terasa lemas. Ucapan Jenderal Huang membuatnya semakin terpojok. Selama ini… Ia hanya istri pajangan. Tak pernah disentuh. Hanya sekada
آخر تحديث: 2026-05-07
Chapter: Bab 2 konfrontasiZhuang Ling membuka pintu kamar. Wajahnya menegang, dadanya berdegup kencang. Tangannya mengepal kuat. Brak!Zhuang Ling terdiam membisu. Pemandangan di depannya membuatnya menyesal menjadi istri Jenderal Huang. Jenderal Huang tidak terkejut dengan kedatangan istrinya itu. Dengan santai ia memakai bajunya kembali. Lalu memalingkan wajahnya ke arah istrinya. “Baiklah karena kamu sudah tahu semuanya. Aku akan terus terang, Lie Ming akan kuangkat jadi selirku. Kamu tidak keberatan, bukan?” lanjut Jenderal Huang sambil tersenyum sinis. Zhuang Ling terdiam sejenak. Ia tidak dapat menahan amarahnya. Tangannya mengepal kuat, hendak menampar pelayan itu. Namun… Ia mengurungkan niatnya. Ia menatap Jenderal Huang kembali. “Maaf, ternyata selera Jenderal… hanya seorang pelayan rendahan,” jawab Zhuang Ling sambil menatap sinis ke arah Jenderal Huang. Jenderal Huang tidak tersinggung dengan ucapan yang merendahkannya itu. Ia justru menatap balik Zhuang Ling. “Sedari awal
آخر تحديث: 2026-05-07