author-banner
Noah harun
Noah harun
Author

Novels by Noah harun

Bukan Istri Pajangan Sang Jenderal

Bukan Istri Pajangan Sang Jenderal

Zhuang Ling terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dengan seorang Jenderal Besar yang mengabaikannya, hingga ia dicap mandul dan terus direndahkan oleh ibu mertuanya. Di tengah keputusasaan saat sang suami justru menghamili selirnya, Zhuang Ling memutuskan untuk bercerai. Namun, hal itu justru mengundang kemurkaan sang suami, yang bertekad untuk menghukum dan mengejar Zhuang Ling yang kabur. Bertahun-tahun kemudian, wanita yang terusir dengan tak terhormat itu kembali lagi, kini dengan kekuatan keturunan sang Kaisar di tangannya!
Read
Chapter: Bab 60
Kaisar Zhang Ziyi menatap sekilas ke arah Jendral Huang. Lalu dengan tatapannya yang tajam, ia berkata, " Jendral!... Aku tidak ingin berperang melawan Zhang Xin. Jika kau ingin balas dendam, itu urusanmu!" " Jangan bawa-bawa kerajaan ini!" teriak Kaisar Zhang Ziyi. Jendral Huang tetap tidak beranjak dari tempatnya. Kata-kata Kaisar membuatnya membeku. Amarahnya memuncak saat itu juga. Ia merasa diperlakukan bukan seperti seorang Jendral yang telah memenangkan banyak peperangan bagi kerajaan. Namun... Ia tidak berani membantah. Setelah Kaisar berlalu meninggalkan aula istana. Jendral Huang perlahan bangkit dari tempatnya. Wajahnya tetap tenang. Tetapi di dalam hatinya, amarah itu terus membakar. Ia lalu berjalan keluar dari ruangan istana. Para menteri dan pejabat negara yang berada di sana memandang ke arahnya. Sebagian menatap sinis. Sebagian lagi saling berbisik satu sama lain. Namun ada juga yang diam-diam mendukungnya. Mereka tahu. Jendral Hu
Last Updated: 2026-06-25
Chapter: bab 59 Jendral Huang terancam dipecat
Setelah melewati malam bersama Lie Ming, Jendral Huang masih terlelap tidur di pagi itu. Lie Ming sudah lebih dulu bangun dan melangkah keluar dari kamarnya. Hari itu, ia merasakan sesuatu yang berbeda di dalam hatinya. Sudah lama Jendral Huang tidak menemaninya seperti semalam. Namun... kegelisahan yang berkembang di dalam hatinya belum juga menghilang. Lie Ming masih diliputi kekesalan terhadap Jendral Huang yang tetap bersikap semena-mena terhadap bawahannya. Kematian Ming Sien menjadi titik balik bagi Lie Ming. Ia mulai menyadari bahwa suatu hari nanti, bisa saja dirinya menghadapi nasib yang sama. Saat ia duduk termenung di pekarangan depan rumah. Udara pagi masih terasa segar. Embun pagi masih menyelimuti rerumputan di sekitar halaman. Lie Ming memperhatikan Shao Yang yang berlari kecil sambil bermain. Tawa anak itu terdengar riang dan lepas. Tak ada beban pikiran. Tak ada kesedihan. Semuanya terasa begitu polos di mata Shao Yang. Lie Ming terseny
Last Updated: 2026-06-23
Chapter: Bab 58 Lie Ming ingin bercerai
Dalam perjalanan pulang menuju kediamannya, Jendral Huang tak banyak bicara. Ia masih terngiang kata-kata Zhuang Ling yang mengatakan, " Bila kita bertemu lagi... maka aku akan membalas dendam atas kematian Ming Sien!" Kata-kata itu membuatnya semakin memikirkan bagaimana caranya untuk segera menghabisi nyawa Zhuang Ling dan Zhang Xin. Namun... ia tak mau gegabah dalam hal ini. Ia harus mencari celah untuk menyerang Zhang Xin tanpa membuat pasukan kerajaan istana menyerang kediamannya. Wajahnya muram dan tak bisa menyembunyikan kekesalan yang semakin memuncak. Sesampainya di kediamannya, Jendral Huang langsung masuk ke dalam ruangan kamarnya. Tiba-tiba ia menghunus pedangnya dan menghantam meja hingga terbelah dua. " Brak!..." Para pelayan di kediaman Jendral Huang terkejut setengah mati mendengar suara keras itu. Di luar ruangan, para pelayan yang melayani Jendral Huang ketakutan dan tak berani mendekat. Mereka segera berlari menuju tempat Lie Ming, istri Jendral
Last Updated: 2026-06-21
Chapter: bab 57 Pertemuan hampir tak terelakkan
Zhang Xin yang sedang memimpin upacara pemakaman terdiam membisu ketika mengetahui kedatangan Jendral Huang. Wajahnya langsung berubah tegang. Di dalam hatinya timbul berbagai pertanyaan. " Rencana apa lagi yang sedang dipikirkan Jendral Huang?" " Kenapa ia datang ke tempat pemakaman ini?" Zhang Xin tidak berani meremehkan Jendral Huang. Ia tahu pria itu tidak pernah melakukan sesuatu tanpa alasan. Karena itu ia segera mengambil tindakan. Zhang Xin lalu memerintahkan pasukan kerajaan untuk mencegah Jendral Huang dan pasukannya masuk ke area pemakaman. " Pengawal!... cegah Jendral Huang masuk ke dalam!" " Ini pemakaman istana. Orang luar dilarang masuk!" " Jika ia memaksa, lakukan apa yang harus kalian lakukan!" Perintah Zhang Xin dengan suara tegas. " Baik Yang Mulia!" Jawab para pengawal serempak. Tak lama kemudian. Pasukan kerajaan langsung bergerak. Mereka membentuk barisan dan mengepung jalan masuk menuju area pemakaman. Pedang-pedang mulai dihu
Last Updated: 2026-06-20
Chapter: bab 56
Malam itu bulan bersinar cerah. Keadaan di sekitar istana sunyi senyap. Hanya terdengar suara kicauan jangkrik dari kejauhan. Di dalam ruangan itu, Zhuang Ling masih berada di sisi peti mati Ming Sien. Zhuang Ling duduk berdiam diri. Tatapannya terus tertuju ke arah peti mati itu. Terlihat di wajahnya air mata yang perlahan menetes jatuh membasahi pipinya. Hatinya terasa membeku karena kehilangan seorang pelayan yang selama ini begitu setia berada di sisinya. Ia tak dapat menyembunyikan perasaan sedih yang ada di dalam hatinya. Matanya membengkak karena terlalu banyak menangis. Malam yang semakin larut pun tidak membuatnya terlelap. Yang terus dipikirkannya saat itu hanyalah penyesalan. Kenapa Ming Sien harus pergi diam-diam tanpa memberitahunya. Kenapa Ming Sien harus memikul semuanya seorang diri. Kenapa Ming Sien tidak mau mendengarkan perkataannya. Di sisi peti mati itu. Zhuang Ling hanya bisa duduk merenungi nasib Ming Sien yang kini telah tiada.
Last Updated: 2026-06-19
Chapter: Bab 55
Lie Ming tergesa-gesa masuk ke halaman rumah Jendral Huang. Ia takut terjadi sesuatu terhadap Jendral Huang. Karena itulah ia segera bergegas menuju paviliun tempat Jendral Huang biasa berdiam. Ketika ia masuk ke dalam. Betapa terkejutnya ia melihat Jendral Huang berdiri di dekat tubuh seorang wanita yang sudah bersimbah darah. Lie Ming langsung menghentikan langkahnya. Wajahnya berubah pucat. Ia menatap Jendral Huang dengan tidak percaya. " Jendral... apa yang sedang kau lakukan!?" Tanya Lie Ming dengan suara bergetar menahan ketakutan. Ia segera menghampiri wanita yang tergeletak tak berdaya itu. Namun ketika ia melihat wajah wanita tersebut dengan jelas. Matanya langsung membelalak. Tubuhnya seakan membeku di tempat. " Kau..." " Kau telah membunuhnya!" Teriak Lie Ming. Tatapannya semakin dalam ketika melihat wajah Ming Sien yang sudah tidak bernyawa. Tangannya bahkan mulai gemetar. Jendral Huang tidak menjawab. Ia tetap berdiri di tempatnya t
Last Updated: 2026-06-18
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status