author-banner
Ryu Lee
Ryu Lee
Author

Novels by Ryu Lee

Sopir Kesayangan Dokter Cantik

Sopir Kesayangan Dokter Cantik

Menjadi sopir pribadi dokter tercantik, membuatku terjebak dalam hasrat di mana sang dokter ternyata tidak pernah dijamah suaminya yang seorang pelaut. Tidak hanya itu, aku juga terjebak dalam hasrat kedua pelayan pribadinya, yang sama-sama menggoda! "Kalau kamu mau, masuklah! Perlihatkan kepadaku kalau keahlianmu tidak hanya menyetir mobilku, tapi menyetir tubuhku juga," ucap dr. Sarah memancing kejantanan dan juga adrenalin Reno secara bersamaan.
Read
Chapter: Bab 72
Pagi harinya, di rumah kecil itu, Maya tak lagi merasakan kehangatan. Meskipun matahari bersinar cerah, suasana di dalam rumah terasa mencekam. Adrian duduk di meja makan dengan mata merah karena tidak tidur semalaman. Ia terus menggenggam ponselnya, menunggu teror apalagi yang akan datang.Tok! Tok! Tok!Suara ketukan pintu depan membuat Adrian nyaris meloncat sari kursinya. "Mas, biar aku yang buka, mungkin itu tukang paket," ucap Maya lembut, mencoba mengabaikan sikap kasar suaminya semalam demi janin di perutnya."Jangan! Biar aku!" bentak Adrian. Ia berjalan curiga ke arah pintu. Saat dibuka, tidak ada siapa-siapa, hanya sebuah kotak kayu kecil berwarna hitam yang dibungkus pita merah darah.Adrian membawa kotak itu masuk dengan tangan bergetar. Sedangkan Maya, ia juga ikut mendekat karena penasaran. "Dari siapa Mas?"Adrian membuka tutup kotak itu. Detik berikutnya, wajahnya memutih pucat. Di dalam kotak itu terdapat sebuah replika jangkal kapal pesiar yang patah menjadi dua, be
Last Updated: 2026-05-01
Chapter: Bab 71
Di saat Lia sedang gigih-gigihnya mencari uang untuk balas dendam kepada Adrian, Adrian justru sibuk menjalankan perannya sebagai tukang petugas kebersihan yang selalu berada di bawah bayang-bayang Reno dan Sarah. Setiap hari, ia selalu sibuk dengan sapu dan sapu pel, menyusuri ruangan demi ruangan untuk ia bersihkan. Seperti hari ini, Adrian mendapatkan tugas membersihkan seluruh ruangan praktek dokter, tak terkecuali dengan ruangan prakter dokter Sarah.Awalnya Adrian ragu-ragu saat hendak membuka pintu ruangan wanita yang masih berstatus sebagai istrinya itu, namun tugas dari Reno membuatnya tak punya pilihan lain.Dengan tangan sedikit gemetaran, Adrian membuka pintu ruangan tersebut. Bodohnya Adrian, ia lupa untuk mengetuk pintunya. Alhasil, Adrian melihat sendiri Reno dan dokter Sarah sedang berbagi ciuman di sela-sela jam istirahat. Mata Reno melotot, tangannya mengepal hebat melihat Reno tengah menikmati momen intim bersama dengan dokter Sarah.'Kurang ajar. Berani-beraninya
Last Updated: 2026-04-30
Chapter: Bab 70
Di rumah sakit, Adrian mengayunkan sapu lidi di area parkir dengan gerakan mekanis. Matanya terus melirik ke arah lobi, seolah-olah Reno akan muncul secara tiba-tiba dan menghabisinya. Setiap kali mobil lewat dan tak sengaja mencipratkan genangan mobil ke arahnya, Adrian tidak lagi mengumpat. Ia hanya sibuk mengatur napasnya yang sesak karena ketakutan."Reno Aditama, ternyata dia anak mereka. Bagaimana bisa dia menemukanku setelah sekian lama? Dan bagaimana dia bisa tahu kalau aku yang sudah menghabisi nyawa Salma dan kedua orang tuanya?" bisik Adrian. Keringat dingin mengucur deras meski cuaca sedang berawan.Ia ingat betul malam itu. Bau darah, teriakan Salma, dan dinginnya pedang yang ia gunakan untuk menghabisi ketiga orang itu. Adrian berpikir ia sudah mengubur masa lalu itu bersama dengan uang haram yang ia terima dari klan mafia itu. Ia pikir dendam karena cintanya ditolak oleh Salma sudah hilang bersama dengan waktu yang terus berjalan. Tapi nyatanya tidak. Masa lalu itu kini
Last Updated: 2026-04-29
Chapter: Bab 69
"Mas, kamu istirahat saja dulu. Aku mau langsung ke rumah sakit setelah ini karena dokter Sarah ada jadwal operasi. Kamu nggak papa kan kalau aku tinggal sendiri di rumah ini?" ucap Maya setelah meletakkan koper milik Adrian di dalam kamar utama."Ah, baiklah Maya. Terima kasih," balas Adrian sembari mencium kening Maya.Maya tersenyum tipis, menatap Adrian dengan raut wajah malu-malu. "Oh ya Mas, nanti akan ada kurir yang akan mengantarkan makanan ke sini. Kamu makan itu dulu ya. Nanti setelah pulang kerja, aku akan belanja untuk kebutuhan kita,"Adrian mengangguk pelan. Ia mengantar Maya hingga ke teras rumah. Setelah Maya benar-benar pergi dengan menumpangi mobil dokter Sarah, Adrian kembali menutup pintu rumahnya. Ia menghela napas lega. "Akhirnya aku bisa keluar dari kosan sempit itu dan hiudp layak di sini. Lihat saja nanti, cepat atau lambat, aku pasti akan kembali menjadi kapten kapal pesiar yang hebat," gumam Adrian sembari melangkah masuk ke dalam kamarnya.Di perjalanan men
Last Updated: 2026-04-28
Chapter: Bab 68
Reno meletakkan garpu buahnya dan menatap dokter Sarah cukup lama. "Sayang, apa kamu yakin membiarkan serigala masuk kembali kelingkunganmu? Dan jika mereka menikah, itu artinya dia akan tinggal di paviliun bersama dengan Maya. Itu sangat berisiko untuk keamanan dan kenyamanan kamu Sarah,"Dokter Sarah menghela napas, ia menyandarkan punggungnya dan menatap Reno. "Aku hanya memikirkan Maya Reno. Dia sangat ingin anaknya punya seorang Ayah. Untuk masalah tempat tinggal, setelah menikah, mereka nggak akan tinggal di paviliun, tapi mereka akan tinggal di rumah kosong yang ada di sebelah rumahku. Dengan begitu, Mas Adrian tidak akan mengganggu keamanan dan kenyamananku. Dan lagi pula, dengan dia bekerja sebagai petugas kebersihan di sini, kita bisa mengawasinya selama dua puluh empat jam penuh kan?"Reno terdiam. Ia tahu Sarah terlalu baik. Namun instingnya sebagai seorang pria yang sudah kenyang akan pengkhianatan tidak bisa tenang begitu saja. Reno pun pamit keluar, ia berniat akan menc
Last Updated: 2026-04-27
Chapter: Bab 67
Maya menatap Adrian lekat, seolah ia tengah mencari sesuatu yang membuatnya ragu. Namun, entah Maya yang terlalu polos, atau Adrian yang terlalu licik, sehingga Maya tidak menemukan kebohongan atau rencana terselubung dibalik tatapannya itu."Ba.. baiklah Pak. Saya akan membicarakan masalah ini dengan dokter Sarah dulu. Kalau begitu saya permisi," jawab Maya lalu bangkit dari tempat duduknya. Sebelum Maya benar-benar meninggalkan Adrian, laki-laki itu dengan cepat meraih pergelangan tangan Maya, menatapnya dengan wajah sendu penuh penyesalan. "Ingat Maya, anak yang ada di dalam kandunganmu tidak tahu apa-apa. Jangan sampai keegoisanmu membuat masa depannya hancur karena tidak memiliki sosok figur ayah di dalam hidupnya," Maya hanya diam, menunduk sebentar lalu pergi. Ucapan Adrian terus saja terngiang di benaknya. "Benar apa yang dikatakan Pak Adrian. Anak yang ada di dalam kandunganku ini tidak tahu apa-apa. Aku tidak mau dia sepertiku, tumbuh tanpa sosok figur seorang Ayah," gumam
Last Updated: 2026-04-27
Pawang Hati Mafia Kejam

Pawang Hati Mafia Kejam

Sekejam-kejamnya laki-laki, ia akan tunduk pada wanitanya. Begitulah yang terjadi kepada Reza Yunanda, seorang mafia kejam yang terkenal bengis dan juga dingin. Tak ada yang berani berurusan dengannya, hingga pada suatu hari, sebuah perusahaan terkenal tersangkut masalah dengannya sehingga membuat Hartawan, pemilik perusahaan tersebut harus merelakan putri kandungnya untuk dijadikan istri dari mafia kejam tersebut. Alih-alih akan hidup menderita seperti rumor yang beredar, wanita yang biasa dipanggil Sabe itu justru dibuat seperti ratu oleh Reza. Sabe berhasil meluluhkan Reza dan membuat Reza tak bisa hidup tanpa dirinya. Hingga di suatu hari, seseorang dari masa lalu Reza kembali dan merusak rumah tangga mereka. Apakah Reza dan Sabe bisa melalui cobaan dalam rumah tangga mereka? Ataukah salah satu diantara mereka harus hidup dalam penyesalan tiada akhir?
Read
Chapter: Bayangan Dari Masa Lalu
Fajar yang baru menyingsing di atas Danau Como tidak hanya mewarnai langit dengan palet emas, merah muda, dan ungu, tetapi juga menumpahkan cahaya keperakan ke dalam kamar tidur kecil Reza dan Sabe. Cahaya itu membelai seprai putih yang kini berantakan, sebuah kanvas dari malam yang penuh makna, malam di mana janji ditepati dan bayangan masa lalu dilepaskan.Sabe terbangun perlahan, kelopak matanya terasa berat, bukan karena kelelahan, melainkan karena kedamaian yang mendalam. Ia meringkuk di dalam pelukan Reza, menghirup aroma maskulin suaminya yang merupakan campuran unik dari kopi pahit, tembakau mahal yang samar-samar, dan kini, aroma ketenangan yang baru. Aroma itu adalah aroma rumah, aroma dermaga yang telah lama ia cari.Ia mengangkat kepalanya dan menatap wajah Reza yang terlelap. Bekas-bekas ketegasan dan kekejaman yang pernah menggaris di wajahnya kini melunak, digantikan oleh ekspresi kedamaian yang hampir seperti seorang anak. Semua kelelahan yang diakumulasi dari tiga tah
Last Updated: 2025-12-07
Chapter: Awal Yang Baru Dan Malam Pertama Reza Sabe
Malam itu, Danau Como diselimuti oleh keheningan yang agung, sebuah karpet beludru biru gelap yang ditaburi intan dari bintang-bintang. Di dalam rumah kecil mereka yang hangat, Udara yang bersujud terasa nyata, kesunyian yang dipenuhi rasa syukur, bukan kesedihan. Ini adalah malam di mana dua jiwa yang telah melalui badai akhirnya menemukan dermaga untuk berlabuh.Sabe berdiri di depan jendela, tangannya menyentuh kaca yang terasa dingin. Ia mengenakan gaun tidur sutra putih polos, hadiah dari Reza yang tahu bahwa kini ia mendambakan kesederhanaan. Gaun itu memeluknya dengan lembut, sangat berbeda dari gaun-gaun mahal yang dulu ia pakai sebagai ratu mafia yang terpaksa.Ia menoleh ketika Reza memasuki kamar. Reza telah berganti pakaian menjadi piyama linen berwarna gelap, sosoknya yang dulu dipenuhi ketegangan kini terasa santai, namun matanya memancarkan rasa hormat dan gugup yang tak tersembunyi. Usia mereka yang terpaut cukup jauh, dan sejarah gelap yang mengiringi hubungan mereka,
Last Updated: 2025-12-06
Chapter: Pilar Ketiga, Kemenangan Sabe dan Penyesalan Reza
Lorong di balik pintu baja rahasia itu memang menurun curam, membawa Sabe dan Maya ke kedalaman tanah yang lebih panas dan berbau belerang. Namun, ketegangan yang mencekik di permukaan telah tergantikan oleh kelegaan yang dingin, bercampur dengan adrenalin murni dari kemenangan kecil mereka."Kau berhasil, May," bisik Sabe, suaranya parau karena debu dan ketakutan yang tertinggal.Maya menyeka air mata yang bukan karena kesedihan, melainkan keringat yang bercampur debu. "Itu bukan aku. Itu Ayah. Dia selalu tahu bagaimana meluluhkan hati para pahlawan yang keras kepala, bahkan jantung baja sekalipun."Lorong itu berakhir di sebuah ruangan batu yang kecil dan remang-remang, yang tidak terlihat seperti bagian dari pabrik peleburan. Di tengahnya, sebuah peti kayu tua tampak diletakkan di atas altar batu."Pilar Ketiga," gumam Maya, mendekat dengan hati-hati. “Ini adalah tempat persembunyian terakhir. Cahaya Merangkak, Air Menangis, dan Api Membisu… dan di sini, di mana semuanya berakhir,
Last Updated: 2025-12-05
Chapter: Pilar Kedua
Sabe dan Maya berlari tanpa henti, membiarkan kegelapan hutan yang lebat menelan mereka. Tanah basah dan berlumpur di lereng bukit Cikandel menjadi sekutu mereka. Mereka menembus semak belukar yang berduri, suara napas mereka yang terengah-engah dan gemerisik dedaunan menjadi satu-satunya petunjuk. Di kejauhan, mereka masih bisa mendengar teriakan Reza, sebuah janji yang kejam. Ia tidak akan pernah berhenti."Pabrik Pemurnian Emas..." Sabe berusaha mengatur napas, menyeimbangkan diri saat Maya menarik tangannya melompati akar pohon yang melintang."Tempat pembersihan aset kotor. Bagaimana... Bagaimana itu bisa menjadi tempat di mana Cahaya Merangkak, Air Menangis, dan Api Membisu?"Maya memperlambat langkahnya sedikit, bersembunyi di balik sebatang pohon beringin tua yang akarnya menjulang seperti jaring laba-laba raksasa."Ayah tidak pernah menggunakan metafora biasa. Dia bermain dengan kata-kata kuno, dengan alkimia. Cahaya Merangkak. Itu adalah cahaya tersembunyi, yang tidak diakui
Last Updated: 2025-12-05
Chapter: Pilar Pertama
Sabe mengikuti Maya, langkahnya kini lebih mantap meskipun air kotor di selokan itu dingin dan kental. Bau lumpur, karat, dan air pembuangan yang menyengat terasa seperti minyak wangi kebebasan setelah aroma pengap di ruang arsip. Mereka berjalan dalam keheningan yang tegang, hanya diselingi oleh gemericik air dan napas terengah-engah. Di atas, suara sirene mobil polisi dan mobil dinas yang tergesa-gesa terdengar seperti lolongan hantu yang jauh, memburu mereka.Mereka harus bergerak cepat. Reza tidak bodoh. Kemarahannya yang besar akan segera memudar, digantikan oleh perhitungan yang dingin. Catatan Plato itu adalah gangguan, bensin yang membakar amarahnya, tetapi hanya sementara."Kau bilang ada tiga pilar, tiga petunjuk," kata Sabe, suaranya bergema samar di terowongan beton. Ia harus memecah keheningan yang mencekam itu. "Petunjuk pertama, Pilar Pertama, dimana Waktu Berhenti. Di sana, lonceng Mati tidak akan berdentang lagi. Apa yang kau ketahui tentang ini?"Maya tidak langsung
Last Updated: 2025-11-02
Chapter: Jalan Dibawah Tanah
Sabe terpeleset di ambang pintu, menabrak punggung Maya yang sudah melangkah cepat ke dalam lorong yang sempit dan gelap. Aroma di sini jauh berbeda. Bukan lagi kertas tua dan kapur barus, melainkan tanah lembab, lumut, dan bau karat yang menusuk hidung."Hati-hati. Lantai kayu ini sudah lapuk," desis Maya tanpa menoleh.Suara decit rem yang tajam di jalan depan kini diikuti oleh debuman pintu mobil yang keras dan suara sepatu pantofel yang tergesa-gesa menghantam aspal. Mereka hanya punya beberapa detik."Nyaris," bisik Sabe, menelan ludah. Adrenalinnya melonjak, membakar rasa takut menjadi fokus tajam. Ia mengikuti Maya, tangannya meraba dinding di sampingnya yang terasa seperti batu bata tua yang dingin. Lorong itu menukik tajam ke bawah, membentuk tangga curam yang dibuat dari kayu yang tidak rata."Apa yang kau ketik di ponselku?" tanya Sabe, suaranya tercekat."Alamat Yayasan," jawab Maya, langkahnya tanpa cela di kegelapan. "Candra akan memimpin pasukan serigalanya ke sana, me
Last Updated: 2025-10-29
You may also like
Jerat Cinta CEO Mesum
Jerat Cinta CEO Mesum
Romansa · Nyi Ratu
404.8K views
Ketika Istriku Minta Talak
Ketika Istriku Minta Talak
Romansa · Helminawati Pandia
403.8K views
Ayah Beranak Tiga yang Hebat
Ayah Beranak Tiga yang Hebat
Romansa · Chestnut
399.3K views
Pemuas Nafsu Tuan Muda
Pemuas Nafsu Tuan Muda
Romansa · Callista_ Ivan
397.0K views
Tukar Pasangan (Jodoh)?
Tukar Pasangan (Jodoh)?
Romansa · Fiska Aimma
394.6K views
Bukan Pernikahan Biasa
Bukan Pernikahan Biasa
Romansa · Lis Susanawati
390.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status