author-banner
NFLusica
NFLusica
Author

Novels by NFLusica

Dok, Please Cukup!

Dok, Please Cukup!

Tiga tahun menikah, Nindy harus bertahan demi suami impotennya. Sampai ketika ia menderita sebuah penyakit yang membuat gairahnya terus meledak-ledak, di saat suaminya tidak pernah bisa memuaskannya. Saat periksa, Nindy salah masuk ruangan dan bertemu Malik, dokter sekaligus cinta pertama Nindy. Tak disangka, Nindy yang diancam cerai oleh mertua Fajar, tiba-tiba mendapat pesan dari Malik. "Suami dan mertuamu minta kamu hamil, dan akulah orang yang dipilih untuk melakukannya!"
Read
Chapter: Bab 59 Hamil?
Nindy berdiri kaku di depan cermin wastafel, menatap pantulan wajahnya sendiri yang terlihat pucat. Tangan kanannya gemetar pelan saat mengusap permukaan perut bawahnya yang terasa sedikit lebih hangat dari biasanya.Nindy menghitung tanggal di dalam kepalanya, lalu menyadari bahwa jadwal menstruasinya sudah terlambat hampir sepuluh hari sejak malam terapinya bersama Malik di apartemen.Nindy merogoh tas tangannya, menarik keluar sebuah kotak kecil berisi alat tes kehamilan mandiri yang sempat ia beli di apotek kemarin sore namun belum sempat ia gunakan.Dengan jemari yang gemetar hebat, Nindy membuka kemasan plastik tes medis tersebut di dalam kamar mandi yang sunyi.Lima menit berselang.Nindy menatap pendar piringan plastik putih di tangannya dengan mata yang membelalak lebar. Dua garis merah menyala muncul secara tegas dan jelas pada layar tes tersebut, menandakan hasil positif kehamilan secara mutlak.Nindy menutupi mulutnya sendiri menggunakan telapak tangan kanan seraya merosot
Last Updated: 2026-08-05
Chapter: Bab 58 Fajar Minta Cerai?
Nindy melangkah melewati Tika yang masih berdiri kaku di tengah ruang tamu, lalu masuk ke dalam kamar tidur untuk merapikan barang-barang pribadinya sendiri.Nindy memasukkan beberapa baju dan barang pentingnya ke dalam koper sedang di atas tempat tidur. Ponsel di saku celananya tiba-tiba bergetar nyaring. Nindy melihat layar ponselnya yang menayangkan nama Malik, kemudian menggeser tombol hijau ke atas."Halo, Malik..." sapa Nindy dengan suara lirih yang masih tersisa serak."Fajar baru aja pergi dari rumah sakit," ucap Malik dengan nada bariton yang sangat tenang dari ujung telepon. "Kamu baik-baik saja di rumah?"Nindy menarik napas panjang, kemudian menghembuskannya perlahan dari mulut. "Mas Fajar udah pulang ke rumah tadi, Malik. Dia ngasih aku surat gugatan cerai yang udah dia tanda tangani."Suara di ujung telepon mendadak hening selama beberapa detik. "Fajar minta cerai?""Iya," jawab Nindy seraya mendudukkan badannya di tepi kasur. "Dia blak-blakan bilang nggak mau nahan aku
Last Updated: 2026-08-05
Chapter: Bab 57 Pernikahan Rasa Kasihan
Nindy meremas amplop putih di tangannya hingga kertas tebal itu terlipat tidak beraturan. Air matanya mengalir makin deras membasahi pipinya yang pucat. Ia menahan napas seraya menggelengkan kepala secara berulang di depan suaminya."Nggak, Mas... aku nggak akan pernah mau tanda tangan kertas ini," ucap Nindy seraya membuang amplop tersebut ke atas meja kaca di belakangnya.Fajar tidak mengambil kembali amplop itu. Laki-laki itu melangkah melewati Nindy menuju kamar tidur utama, lalu membuka pintu lemari pakaian secara perlahan. Ia menarik sebuah tas jinjing besar dari rak atas, kemudian mulai memindahkan beberapa kemeja dan celana kain miliknya ke dalam tas.Nindy berlari kecil menyusul ke dalam kamar, lalu memegang lengan kemeja Fajar dari samping. "Mas Fajar, stop! Kamu mau ke mana?!""Aku mau pindah ke rumah ibuku dulu sementara waktu," jawab Fajar tanpa menghentikan gerakan tangannya yang sedang melipat baju."Kita bisa bicarain ini baik-baik, Mas," bujuk Nindy seraya menarik tas
Last Updated: 2026-08-05
Chapter: Bab 56 Surat Gugatan Cerai
Mendengar itu, Malik hanya terkekeh. "Sabotase? Aku ngelakuin itu karena aku tahu cuma aku yang bisa dan rela mengambil risiko hukum buat nyembuhin dia! Dokter lain cuma bakal ngasih dia obat penenang dosis tinggi yang bikin ginjalnya rusak dalam jangka panjang!"Fajar menelan ludahnya secara kasar seraya merasakan sesak yang kian menumpuk di dadanya. "Tapi kamu melanggar kode etik, Malik! Kamu tidurin istri orang di apartemenmu!""Aku ngelakuin prosedur medis itu sesuai surat izin yang kamu tanda tangani sendiri di ruangan ini," potong Malik membedah realita hukum di antara mereka. "Dan kamu bisa cek sendiri kondisi fisik istri kamu sekarang. Apa dia masih nangis kesakitan menahan kram perutnya pagi ini?"Fajar teringat pada ucapan Nindy di ruang tamu tadi. Nindy mengaku bahwa rasa ngilu dan kedutan di perut bawahnya telah hilang sepenuhnya setelah menjalani terapi semalaman bersama Malik.Malik berjalan mendekati mejanya, meraih map rekam medis Nindy, lalu menyodorkannya tepat ke ar
Last Updated: 2026-08-03
Chapter: Bab 55 Sudah Tahu Semua
"Jadi solusi kalian berdua adalah membodohi aku?" balas Fajar dengan napas yang memburu kencang. "Kalian bikin aku kelihatan kayak suami tolol yang dengan sukarela menyerahkan istrinya ke tangan mantan pacarnya sendiri!"Nindy menggelengkan kepalanya secara cepat seraya meyakinkan suaminya. "Nggak begitu, Mas. Terapi itu beneran berjalan dan penyakitku emang butuh penanganan medis itu!""Tapi ceritanya bohong, Nindy!" bentak Fajar sambil menepuk dadanya sendiri dengan keras. "Malik nggak pernah dapet beasiswa dari ayahmu. Dia anak orang kaya yang kuliah di luar negeri pakai beasiswa penuh pemerintah luar negeri. Dia sengaja tukar ruang praktik sama Dokter Sita tepat seminggu sebelum kamu datang!"Nindy membelalakkan matanya saat mendengar fakta mengenai manipulasi ruang praktik tersebut. Informasi itu terasa menampar kesadarannya, membuktikan betapa jauh Malik telah merancang skenario ini."Mas... tolong tenang dulu," pinta Nindy seraya memegang lengan kemeja Fajar.Fajar menepis geng
Last Updated: 2026-08-02
Chapter: Bab 54 Amarah Suami Sah
Di rumah Nindy,Nindy turun dari pintu belakang sambil membawa tas jinjingnya, lalu berjalan perlahan menyusuri jalan setapak menuju pintu utama.Nindy memutar gagang pintu rumah yang tidak terkunci, kemudian melangkah masuk ke dalam ruang tamu yang sunyi. Namun, langkah kakinya mendadak terhenti saat mendengar suara denting cangkir dari arah dapur.Seorang wanita paruh baya dengan pakaian rapi keluar dari lorong dapur sambil membawa cangkir teh hangat. Wanita itu adalah Tika, ibu kandung Fajar yang wajahnya langsung menegang kencang saat melihat kedatangan Nindy."Bagus ya, baru pulang jam segini!" seru Tika sambil meletakkan cangkir kaca itu secara kasar ke atas meja kayu.Nindy refleks memeluk tas jinjingnya erat-erat ke depan dada, mencoba menahan getaran gugup di kakinya. "Ibu... kok udah di sini dari pagi?""Kalau Ibu nggak datang pagi-pagi, Ibu nggak bakal tahu kalau menantu Ibu ini hobi kelayapan semalaman!" cerca Tika dengan tatapan mata menelanjangi. "Fajar tuh mukanya kusam
Last Updated: 2026-08-02
Suntik Aku, Mas Dokter!

Suntik Aku, Mas Dokter!

Istri pasienku tak pernah puas dengan suaminya, hingga aku datang sebagai dokter yang membantu urusan rumah tangga itu. Sampai akhirnya, aku diminta menghamilinya. Gila!!! Tapi aku terpaksa menerimanya, demi kebaikan Nona Amara, istri pasien sekaligus majikanku sendiri! Apalagi Nona Amara, terus didesak oleh ibu kandung dan suaminya karena sejak 5 tahun ini belum dikaruniai anak. Ternyata, suami Amara selama ini berselingkuh dan Adrian lah satu-satunya sosok yang setia pada Amara.
Read
Chapter: Bab 281 (TAMAT)
Menghabiskan sisa umurnya dalam kehinaan mutlak yang menyayat ego sombongnya, Pak Arman akhirnya dijatuhi vonis kurungan seumur hidup di sel isolasi atas segala kejahatan korupsinya. Pasalnya, bukti-bukti telak dari peretasan jenius yang dipimpin Leo benar-benar tidak menyisakan sedikit pun celah hukum bagi bos mafia itu untuk kembali menghirup udara bebas.Alhasil, segala rintangan kelam warisan masa lalu itu resmi terkubur sedalam-dalamnya, memberikan kemenangan mutlak bagi sang ahli strategi yang kini memimpin keluarganya menuju keabadian.Tatkala waktu bergulir memasuki senja hari, semburat jingga perlahan menghiasi langit ibu kota membiaskan pendaran magis yang teramat romantis ke seluruh penjuru rumah megah tersebut. Mengganti setelan jas kerjanya dengan balutan kaus santai berwarna gelap, Adrian melangkah pelan dengan senyum kepuasan menyusul belahan jiwanya menuju area semi terbuka di lantai dua.Duduk bersandar penuh kenyamanan di atas sofa rotan bundar, Adrian dan Amara dudu
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 280
Membelai punggung telanjang istrinya yang terekspos gaun sutra, Adrian berbisik mesra ke telinga wanita cantik itu. Padahal, pesta perayaan ini digelar dengan sangat sederhana, namun makna di baliknya terbukti mampu mengalahkan seluruh kemewahan di muka bumi."Sekarang waktunya kamu fokus sepenuhnya buat bahagiain suami tampanmu ini di kamar sana. Soalnya sedari tadi siang tanganku udah lumayan gatal pengen buka resleting gaun pengantinmu yang super merepotkan ini. Habisnya pesona kamu malam ini bener-bener bikin pertahananku hampir rubuh sejak kita masih berdiri di altar kapel tadi siang."Mengedipkan sebelah matanya dengan gaya super menggoda, Amara seketika memukul pelan dada bidang pria berjas tuksedo hitam tersebut.Tersenyum penuh kemenangan melihat rona merah di pipi istrinya, gairah di dalam urat nadi sang mantan mafia langsung melonjak ke titik puncak. Tatkala pendaran lampu kristal mulai diredupkan oleh staf, sepasang suami istri ini mulai bersiap meninggalkan keramaian penu
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 279
Saat fajar menyingsing, Amara tertidur lelap di pelukan Adrian dengan senyum yang tidak pernah pudar, memeluk erat lengan pria yang sebentar lagi akan resmi menjadi suaminya di mata hukum dan agama.Persiapan pernikahan tertutup itu dilakukan dengan sangat rahasia, jauh dari endusan media massa maupun rekan bisnis lama yang penuh kepalsuan.Menginginkan kesakralan mutlak tanpa gangguan eksternal, Adrian mengerahkan seluruh anak buah kepercayaannya untuk memblokir akses informasi menuju area perbukitan asri ini. Bahkan, penjagaan berlapis sengaja dipasang di setiap titik masuk menuju lokasi acara demi menjamin keamanan sang ratu hati.Berjalan menyusuri lorong berkarpet merah, jantung Amara berdebar teramat kencang di balik balutan gaun pengantin sutra putih yang menjuntai indah menyapu lantai. Padahal, dia dulu mengira kisah cintanya akan berakhir tragis di bawah bayang-bayang kediktatoran sang ayah yang selalu memaksakan kehendaknya. Kendati demikian, genggaman hangat dari Pak Santos
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 278
Malam itu menjadi malam penyatuan yang paling sempurna bagi mereka berdua, di mana Adrian memberikan ciuman panas dan sentuhan sensual yang sangat mendominasi, merayakan kemerdekaan cinta mereka setelah masa nifas selesai.Memiringkan kepalanya mencari sudut paling pas, lidah pria tangguh ini menyapu liar setiap sudut rongga mulut sang pasien tanpa memberikan jeda untuk bernapas. Sehingga, lenguhan tertahan mulai lolos dari tenggorokan Amara merespons sentuhan panas yang seketika membakar seluruh titik kewarasannya di bawah pendaran cahaya remang."Kamu beneran cantik banget malam ini, makanya aku nggak bakal ngelepasin kamu sedetik pun sampai matahari terbit besok pagi buat nebus kerinduanku."Mengangkat tubuh ringan wanitanya ala bridal style, pahlawan medis ini melangkah pasti menuju ranjang king size yang telah dihias sedemikian rupa layaknya peraduan raja dan ratu.Membaringkan tubuh wangi itu secara sangat hati-hati, pria mempesona ini mengurung kekasihnya di atas lautan kelopak
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 277
Berdiri tepat di tengah-tengah sebuah dermaga kayu yang teramat kokoh, Adrian akhirnya melonggarkan ikatan kain sutra tersebut dari belakang kepala sang nyonya muda.Tatkala kain itu dibuka perlahan, kelopak mata Amara langsung mengerjap menyesuaikan diri dengan pendaran cahaya temaram yang membias indah di depannya. Bahkan, sepasang mata bulatnya seketika membelalak sempurna melihat mahakarya visual luar biasa yang terpampang nyata menghiasi seluruh penjuru area privat tersebut malam itu.Menyapu pandangannya ke sekeliling dengan decak kagum, Amara terperangah melihat sebuah villa pribadi mewah di tepi danau yang sudah dihias dengan ribuan mawar putih dan lilin aromaterapi.Memantulkan cahaya keemasan yang menari-nari di atas permukaan air danau, susunan lilin-lilin mungil itu membentuk jalan setapak bersinar menuju pintu masuk bangunan kayu eksotis di ujung sana. Membawa aroma semerbak menenangkan, hamparan kelopak mawar putih yang sengaja ditebar menutupi seluruh lantai dermaga ter
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 276
Beralih menjelang siang harinya, suasana lobi utama gedung pencakar langit itu mendadak heboh oleh kedatangan sosok tamu yang teramat istimewa. Dikawal ketat oleh Rian dan barisan penjaga kepercayaan, Amara memberikan kejutan dengan mengunjungi kantor membawa bayi mereka yang sedang tertidur lelap di dalam kereta dorong eksklusif.Berjalan anggun melewati koridor eksekutif menuju lantai atas, nyonya muda ini mengenakan gaun selutut berwarna putih gading yang membuat pesona kecantikannya semakin terpancar sempurna pasca-persalinan. Padahal, dia biasanya selalu merasa sesak napas dan tertekan setiap kali menginjakkan kaki di gedung ini akibat bayang-bayang kediktatoran ayah kandungnya pada masa lalu.Kendati demikian, ketakutan panjang itu kini lenyap tak berbekas tergantikan oleh rasa antusias luar biasa untuk melihat sang pahlawan hati saat sedang memimpin perusahaan.Berdiri diam-diam di balik dinding kaca tembus pandang ruang konferensi, Amara menatap penuh kekaguman melihat wibawa
Last Updated: 2026-06-30
You may also like
Siapa yang Menghamili Muridku?
Siapa yang Menghamili Muridku?
Romansa · Naffa Aisha
9.0K views
Istri Pengganti
Istri Pengganti
Romansa · Sinokmput
9.0K views
Pesona Sang Peri
Pesona Sang Peri
Romansa · IyoniAe
9.0K views
Suami Adikku, Mantanku
Suami Adikku, Mantanku
Romansa · Anggrek Bulan
9.0K views
Perjalanan Cinta Alena
Perjalanan Cinta Alena
Romansa · Erisha.LA
9.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status