author-banner
Lusica Author
Author

Novel-novel oleh Lusica Author

Suntik Aku, Mas Dokter!

Suntik Aku, Mas Dokter!

"Buat istriku hamil, aku bayar klinikmu dan hutang judi ayahmu!" Adrian, dokter Obgyn pribadi keluarga konglomerat, harus menghamili istri majikannya sendiri agar ayahnya tidak dibutuh rentenir penagih hutang. Begitupun Amara, majikannya, terus didesak oleh ibu kandung dan suaminya karena sejak 5 tahun ini belum dikaruniai anak.
Baca
Chapter: Bab 6 Proses (2)
Adrian menatap Amara, dia masih menunggu jawaban wanita itu."Janji sama aku," pinta Amara dengan suara bergetar. "Cuma sekali ini saja. Hari ini saja. Setelah itu kita lupakan semuanya. Anggap tidak pernah terjadi apa-apa di antara kita."Itu adalah pertahanan terakhir Amara. Dia mencoba membuat kesepakatan untuk menyelamatkan sisa kewarasannya. Dia ingin meyakinkan dirinya sendiri bahwa ini hanyalah kecelakaan satu malam, bukan awal dari sebuah perselingkuhan.Adrian terdiam sejenak, lalu menatap wajah cantik Amara yang penuh ketakutan. Dalam hati, Adrian tahu bahwa janji itu mungkin sulit ditepati, terutama jika benihnya berhasil tumbuh. Karena mereka akan terikat selamanya oleh darah daging itu.Tapi saat ini Adrian perlu Amara kooperatif."Saya janji, ini hanya satu kali, sampai benih saya masuk dan Bu Amara hamil. Setelah itu, kita orang asing lagi."Amara memejamkan matanya, sembari rintikan air matanya menetes, wanita itu mengangguk pelan, lalu berbisik. "Lakukan sekarang, Dok
Terakhir Diperbarui: 2026-01-30
Chapter: Bab 5 Proses
"Ma..." desis Amara lirih. Hatinya hancur mendengar suaminya dihina sedemikian rupa oleh ibunya sendiri.Lalu, Bu Ratih melanjutkan penjelasannya lagi. "Kamu lihat diri kamu sendiri, Adrian. Kamu tinggi. Badan kamu bagus. Kamu atletis. Wajah kamu tampan. Kamu juga jarang sakit, kan? Itu yang saya mau! Maka dari itu, saya bayar kamu buat nanem benih kamu di tubuh Amara, biar cucu saya sehat macam kamu!"Adrian mendengarkan sambil menatap pantulan dirinya di cermin lemari obat. Dia memang sadar fisiknya di atas rata-rata. Tapi mendengar itu dijadikan alasan untuk membuahi istri orang, rasanya tetap saja gila."Jadi Ibu mau saya bagaimana?" tanya Adrian memancing, dia pura-pura polos, sekaligus untuk meyakinkan Amara bahwa ini memang perintah dari ibunya."Buang suntikan itu sekarang juga!" perintah Bu Ratih. "Saya mau kamu lakukan secara langsung. Natural. Hubungan badan layaknya suami istri. Pastikan benih kamu masuk sedalam-dalamnya. Dengan begitu, peluang hamilnya lebih besar dan kua
Terakhir Diperbarui: 2026-01-30
Chapter: Bab 4 Harus Bermain Langsung!
Itu adalah benih Doni.Sampel yang sempat diambil kemaren malam saat pemeriksaan rutin di klinik lama tempat Adrian bekerja paruh waktu.Sebenarnya, Bu Ratih dan Doni memiliki dua keinginan berbeda.Bu Ratih ingin Adrian langsung meniduri Amara layaknya pejantan bayaran karena menganggap benih Doni sudah tidak berguna, sedangkan Doni ingin agar cairan miliknya saja yang disuntikkan ke dalam milik Amara.Awalnya Adrian ingin segera selesai dengan memastikan Amara hamil secara alami, mengingat Amara memiliki kondisi medis khusus yang membuatnya cukup sulit menerima cairan hasil suntikan.Namun, dia masih memiliki sisa hati nurani sebagai seorang dokter dan ingin mencoba satu kali lagi dengan prosedur inseminasi buatan, meski cukup beresiko.Jika ini berhasil, maka Amara tidak perlu disentuh secara langsung oleh pria lain.Jika ini berhasil, Adrian bisa mendapatkan uangnya tanpa harus menghancurkan sisa harga diri wanita rapuh di hadapannya.Adrian sengaja tidak memberitahu Bu Ratih kare
Terakhir Diperbarui: 2026-01-30
Chapter: Bab 3 Luka Seorang Istri
Tidak terasa, sehari sudah dilalui, Amara masih saja merenung mengingat suaminya sangat bersemangat dalam mengantarnya menuju klinik pribadi Adrian.Doni duduk di balik kemudi dengan wajah cerah. Terlalu cerah, malah.Pria itu bersenandung kecil mengikuti irama lagu pop yang diputar pelan di radio, seolah mereka sedang menuju ke acara pernikahan kerabat atau liburan akhir pekan. Padahal pagi ini dia mengantar istrinya menuju tempat di mana istrinya akan diserahkan ke pelukan laki-laki lain.Di kursi penumpang, Amara duduk kaku bak manekin. Kedua tangannya meremas ujung dress floral selutut yang ia kenakan hingga kain mahalnya kusut tak berbentuk. Matanya menatap kosong ke luar jendela, melihat gedung-gedung pencakar langit yang berlarian mundur."Sayang, kamu kok diem aja? Jangan tegang gitu dong," tegur Doni santai sambil melirik sekilas. Tangan kirinya terulur, mencoba mengelus paha Amara.Amara beringsut pelan, menghindari sentuhan itu. Bagaimana bisa suaminya bersikap setenang ini
Terakhir Diperbarui: 2026-01-30
Chapter: Bab 2 Saya Siap Layani Istri Anda
"Pasti ada cara lain selain meniduri istri orang demi mendapatkan uang pelunasan hutang." Suara Amara terdengar parau dan putus asa saat mencoba menggugah hati nurani pria di hadapannya. "Jika memang ada cara lain yang lebih manusiawi untuk mendapatkan uang setengah miliar dalam waktu semalam, tolong beritahu saya sekarang juga, Nona Amara." Adrian menjawab dengan nada suara yang dingin sambil melangkah maju satu langkah untuk mengikis jarak di antara mereka."Klinik saya akan disita bulan depan dan ayah saya akan dibunuh jika saya menolak tawaran ibu Anda."Amara terdiam karena dia sangat tahu bagaimana kejamnya rentenir yang meminjamkan uang kepada ayah Adrian."Tapi kamu menghancurkan hidupku dan rumah tanggaku demi menyelamatkan hidupmu sendiri.""Hancur?" Adrian menatap tajam ke arah Amara yang langsung menundukkan wajahnya karena kata-kata menyakitkan itu memang benar adanya. "Kita berdua sama-sama terjebak dalam permainan kotor ibu Anda, tidak ada jalan keluar lain selain mema
Terakhir Diperbarui: 2026-01-30
Chapter: Bab 1 Semua Ini Demi Ayahku!
“Dua ratus juta buat lunasi hutang ayahmu, tapi kamu harus buat Amara hamil!”Sebuah cek melayang di udara, lalu mendarat mulus di atas meja marmer yang dingin. Angkanya terpampang jelas. Jumlah nol-nya banyak, cukup untuk bikin mata siapa saja terbelalak kaget.Adrian menatap kertas itu dengan wajah datar. Pria berusia tiga puluh dua tahun itu nampak berpikir sejenak. Jas putih dokternya tersampir asal di lengan kekarnya yang terbalut kemeja biru muda.Di depannya, Bu Ratih menatap Adrian dalam-dalam karena dia tahu persis apa yang sedang dibutuhkan oleh dokter kandungan di hadapannya. "Tugasmu sederhana, Adrian, buahi Amara dan berikan aku cucu dari benihmu!"Perintah itu terdengar gila dan benar-benar di luar nalar!Bagaimana tidak, Adrian ini sepupu jauh Doni sendiri. Meskipun hubungan darahnya sudah agak jauh, tetap saja rasanya aneh.Tapi Adrian tidak langsung menolak.Ayahnya yang gila judi itu sekarang lagi sekarat di rumah sakit. Preman-preman suruhan rentenir sudah ngancam b
Terakhir Diperbarui: 2026-01-30
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status