author-banner
Cahaya_NR
Cahaya_NR
Author

Nobela ni Cahaya_NR

Gairah Liar Tuan Mafia

Gairah Liar Tuan Mafia

Warning 21++ “Golongan darah anak ini tidak cocok dengan ayahnya…” Dunia Alice runtuh dalam sekejap. "Bagaimana mungkin, Dok?!" Saat putrinya kritis akibat kecelakaan helikopter, rahasia tersembunyi akhirnya terbongkar. Anak itu bukan darah daging suaminya, Zein. Di tengah rumah tangga yang hancur dan waktu yang terus menipis, Alice harus mencari darah langka demi menyelamatkan nyawa putrinya. Hingga satu nama muncul: Rangsa, Raja Mafia Selatan yang kejam dan ditakuti, dikenal dengan pembunuh berdarah dingin. Namun bantuan itu memiliki harga. “Ceraikan Zein. Menikahlah denganku atau biarkan anakmu mati.” Kini, Alice harus membuat keputusan demi menyelamatkan nyawa putrinya.
Basahin
Chapter: Bab 10
Alice melangkah maju, setiap langkahnya mantap tanpa sedikit pun keraguan. Tatapannya lurus dan tegas, seolah tak lagi ada ruang untuk mundur. Di balik ketenangannya, tersimpan keputusan yang sudah bulat.“Aku serius akan menceraikanmu” ucapnya tenang. “Dan setelah bercerai denganmu…”Ia berhenti sejenak, lalu menoleh ke arah Rangsa.“…aku akan menikah dengannya.”BOOM!Kalimat itu jatuh seperti bom di tengah ruangan.Darah panas eakan langsung mengalir ke otak Zein. Pria itu terpaku shock bercampur tak rela. “Kamu gila?!” bentaknya. “Kamu bahkan tidak mengenalnya!”Alice tersenyum tipis, namun sorot matanya dingin. Zein membeku. Wajahnya berubah penuh amarah, rahangnya mengeras menahan emosi yang meledak.“Aku tidak peduli, sekalipun aku tak mengenalnya." balasnya. “Setidaknya dia tidak menghina dan merendahkanku seperti kamu.”Kalimat itu menutup segalanya.Zein mengepalkan tangannya. “KAMU KETERLALUAN, ALICE!”Namun tubuhnya masih lemah, ia bahkan tidak mampu berdiri tegak untuk m
Huling Na-update: 2026-04-02
Chapter: Bab 9
“Aku sama sekali tidak mengenalnya!” tegas Alice, meski suaranya masih bergetar. Dadanya naik turun cepat, napasnya tersengal-sengal, dan matanya menatap Zein penuh campuran takut dan marah. Hatinya hancur, namun tekad untuk membela kebenaran tetap menguat di setiap kata yang keluar dari bibirnya.“Cukup, Alice,” ucapnya dingin. “Kamu gila, seorang wanita yang bahkan tidak tahu siapa ayah dari anakmu sendiri!”Kalimat itu seperti pisau, menusuk dalam hati Alice. Di saat yang sama, Rangsa melangkah mendekat dan berdiri di sampingnya. Namun Zein tidak peduli. Baginya, semua sudah cukup jelas.“Jaga ucapanmu,” tegur Rangsa.Zein menoleh perlahan, hingga tatapannya bertemu langsung dengan Rangsa. Sekarang dipenuhi ketegangan yang tak terucap. Rangsa hanya berdiri tenang. “Oh, jadi kau pria selingkuhannya?” sindir Zein.Rangsa tetap tenang. Baginya, Zein hanya sampah. Dan, seorang Raja tidak pernah mengurus sampah.“Tidak semua hal seperti yang kau pikirkan.” Zein menyeringai sinis. “Oh
Huling Na-update: 2026-04-02
Chapter: Bab 8
Kondisi Azka memburuk. Di rumah sakit, suasana semakin menegangkan, udara terasa berat oleh kecemasan yang tak terlihat. Bunyi monitor berdetak cepat, lalu berubah tidak stabil, seolah menandakan waktu yang semakin menipis.“Dok! Tekanan darah pasien turun drastis!” teriak suster panik.Dokter segera menghampiri ranjang pasien. Garis wajahnya menegang, sorot matanya berubah serius. Ia bekerja cepat tak ingin memberi kesempatan pada keadaan untuk memburuk.“Kondisinya drop! Kita tidak punya banyak waktu!”Ia menoleh cepat ke samping. Lalu, bertanya dengan tergesa. Ada kegelisahan yang terlihat jelas dari caranya bicara..“Orang tuanya sudah datang membawa donor?”“Belum, Dok… belum ada kabar sampai sekarang.” Deg!Dokter meremas tangannya kuat. Jemarinya menegang. Waktu tak bisa lagi menunggu. “Kalau begini terus, pasien tidak akan bertahan!”“Kita butuh darah sekarang!”Di atas ranjang, tubuh kecil Azka terbaring lemah.Wajahnya pucat. Napasnya tidak stabil. Darah masih merembes dar
Huling Na-update: 2026-04-02
Chapter: Bab 7
Detik itu juga, Alice mengangguk tanpa ragu. Gerakannya cepat, seolah keputusan itu sudah bulat sejak awal. Tak ada keraguan di matanya, hanya tekad yang mengeras.“Yakin. Demi putriku, aku rela mengorbankan segalanya,” jawabnya penuh keseriusan.Rangsa menatapnya lekat. Tatapannya tajam dan tak bergeser. Ia sedikit membungkuk ke depan, mata tajamnya mengunci Alice tanpa celah.“Kalau begitu… dengarkan syaratku.” ucapnya. Jantung Alice berdetak semakin cepat. Namun, nalurinya mengatakan, syarat ini tidak akan sederhana. Pasti, sang Raja Mafia akan meminta sesuatu diluar batasan. "Syarat apa yang dia berikan, semoga saja dia hanya meminta uang." batin Alice berharap. Sementara itu, Raja Rangsa terdiam sejenak sebelum berbicara. Tatapannya tetap tertuju pada Alice, dalam dan sulit ditebak. Ia menghela napas pelan, seolah tengah menimbang sesuatu yang tidak ringan.“Ceraikan suamimu, Zein.”Alice membeku. Namun, belum sempat ia mencerna— Raja Rangsa kembali melanjutkan ucapannya. “Ke
Huling Na-update: 2026-03-27
Chapter: Bab 6
Satu jam kemudian. Langit malam semakin pekat saat pesawat pribadi milik Alice mendarat di landasan kecil pulau terisolasi. Bahkan, tempatnya nyaris tak terlihat dipeta. "Akhirnya sampai juga" gumamnya, sembari menghembuskan nafas lega. Begitu pintu pesawat terbuka, hawa dingin langsung menyambut. Alice turun tanpa ragu. Tatapannya lurus ke depan, meski ia tahu sedang melangkah ke wilayah asing. "Menyeramkan sekali tempat ini," batin Alice. Terlihat, disana tak ada gemilau lampu kota. Bahkan, tak ada suara kehidupan. Di kejauhan, beberapa pria berbadan besar sudah menunggu, dan mereka semua berpakaian serba hitam. “Alice Skyler?” Salah satu dari mereka melangkah maju, menatap Alice dengan tatapan sulit dijelaskan. “Iya, Aku Alice Skayler." “Ikuti kami. Bos sudah menunggumu.” Alice tidak membantah, ia angsung mengikuti mereka. Sebuah mobil hitam tanpa plat terparkir tak jauh dari sana, bahkan pintu dibukakan untuknya. “Masuk.” Tanpa ragu, Alice naik ke dalam. Dengan oto
Huling Na-update: 2026-03-27
Chapter: Bab 5
Kemudian Alice memutuskan untuk menghubungi salah satu bank darah terbesar di London. Jemarinya bergetar saat menekan angka-angka di layar ponsel. Seolah berperang dengan detak jantungnya sendiri. “Hallo, selamat malam,” suaranya terdengar lirih, namun menyimpan urgensi. “Iya, Nyonya. Ada yang bisa kami bantu?” jawab suara di seberang, tenang dan profesional. “Putri saya mengalami kecelakaan. Kondisinya kritis… dia membutuhkan transfusi darah golongan AB negatif. Apakah… apakah ada stok untuk itu?” Hening sejenak. “Maaf, Nyonya,” suara itu akhirnya kembali terdengar, kini terasa lebih berat. “Stok golongan AB negatif saat ini kosong. Golongan darah tersebut sangat langka. Bahkan dalam kondisi normal pun, kami sangat jarang memilikinya.” “Apakah bank darah lain juga tidak memiliki stok? Saya benar-benar membutuhkannya. Berapapun biayanya, saya akan bayar… asalkan putri saya selamat.” Di ujung sana, suara itu terdengar ragu, seakan tak tega menyampaikan kenyataan. “Nyo
Huling Na-update: 2026-03-27
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status