author-banner
Naomi Berlian
Author

Novels by Naomi Berlian

Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Setelah mati dalam misi, Xinxin sang komandan militer bereinkarnasi ke tubuh putri lemah Li Lian Wei yang dibenci seluruh istana. Di dunia baru yang penuh intrik dan penghinaan, ia tidak lagi berniat bertahan—melainkan membalas. Satu per satu, mereka yang pernah menyakitinya akan membayar harga yang setimpal.
Read
Chapter: 224
Mata semua orang langsung tertuju pada Tao Mo. Segera Tao Mo keluar barisan dan berdiri di tengah menggantikan Anming.“Lapor nona, malam itu orang yang bersama dengan Selir Cui adalah Pemimpin Perguruan Deng, Dan Rui.”“Dan Rui?” beo Lian Wei.“Tetapi dia bukan pemimpin aslinya, ada orang lain yang lebih berkuasa atasnya,” ucap suara berat dari arah belakang Tao Mo.Wang Xuemin berjalan menghampiri Lian Wei dengan wibawanya sebagai seorang pemimpin pasukan besar.“Apa maksudmu Xuemin?” tanya Lian Wei.“Topeng perak, adalah pemimpin utamanya.”“Topeng Perak yang menyerangku saat di Kekaisaran Xu?”“Benar. Apa bawahanmu tidak menyampaikannya padamu?” ucap Wang Xuemin menyindir Tao Mo.Wang Xuemin menoleh ke belakang dan menatap mata Tao Mo. Lian Wei memperhatikan interaksi keduanya.“Tao Mo ada yang kau sembunyikan dariku?”Bruk!Tao Mo langsung berlutut di tanah dengan kuat sehingga menyebabkan suara yang kencang saat lututnya menyentuh tanah.“Nona! Bukan begitu maksudku.”“Lalu?”“K
Last Updated: 2026-07-14
Chapter: 223
Lian Wei menundukkan pandangannya. Jemarinya mengepal pelan di balik lengan bajunya, seolah sedang menahan gejolak yang selama ini ia sembunyikan.“Xuemin...” suaranya begitu lirih hingga nyaris hanyut bersama hembusan angin.“Aku menghargai perasaanmu.”Kalimat sederhana itu membuat mata Wang Xuemin berbinar. Ia tidak menyela, membiarkan Lian Wei mengungkapkan isi hatinya.“Tidak pernah ada yang mengatakan hal seperti itu kepadaku sebelumnya.” Lian Wei tersenyum tipis, tetapi senyum itu menyimpan kepedihan. “Dan tidak pernah ada yang bersedia mempertaruhkan dirinya hanya agar aku tidak lagi memikul semuanya sendirian.”Tatapannya perlahan bertemu dengan mata Wang Xuemin.“Karena itu... aku tidak ingin menganggap perasaanmu sebagai sesuatu yang sepele.”Wang Xuemin merasakan dadanya menghangat.“Tapi kau juga tahu…” Lian Wei menarik nafas panjang. “Aku masih memiliki tujuan yang harus aku selesaikan. Selama semua ini belum berakhir, aku tidak boleh membiarkan diriku terikat oleh apapu
Last Updated: 2026-07-13
Chapter: 222
“Maaf,” ucap Wang Xuemin.Meski mengucapkan maaf, Wang Xuemin sama sekali tidak mengalihkan pandangannya.Hal itu membuat Lian Wei akhirnya mendengus kesal.“Kau ini benar-benar…”“Tampan?” potong Wang Xuemin.“...tidak tahu malu,” ucap Lian Wei kesal.Wang Xuemin tertawa pelan. Tawanya ringan, namun cukup membuat suasana yang semula canggung berubah hangat.“Kalau begitu, izinkan pangeran sinting ini mengajakmu keluar.”“Untuk apa?”“Menebus kesalahanku karena membuatmu kesal hari ini.”Lian Wei mengangkat sebelah alis.“Dan yang siapa bilang aku akan menerima ajakanmu?”“Kalau begitu…” Wang Xuemin sedikit membungkukkan badan hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa jengkal. “Aku akan terus membujukmu sampai kau mengangguk setuju.”Lian Wei spontan mundur setengah langkah, tetapi punggungnya telah menyentuh pohon di belakangnya. Ia mendecak pelan sambil menahan senyum yang nyaris lolos.“Benar-benar pangeran sinting.”Wang Xuemin hanya tersenyum pada Lian Wei.“Xuemin apa kau tida
Last Updated: 2026-07-13
Chapter: 221
“Hiks…” Terdengar suara tangis dari gadis dihadapannya. Tao Mo segera menarik Lu Lixin lebih dekat daan memeluknya erat. Ia juga menepuk punggung Lu Lixin pelan untuk menenangkannya. Lu Lixin menangis dalam pelukan Tao Mo. “Aku tidak membencimu Lixin, aku hanya memikirkan masa depanmu. Mungkin saja kau tidak mau menikah denganku yang payah ini. Aku tidak ingin kau terikat dengan pernikahan politik yang tidak kau sukai. Jadi aku pergi demi kebaikanmu dan bertemu dengan Put-Nona Xinxin. Maaf karena kebodohanku, kau harus menderita seperti ini.” Lu Lixin semakin mengeratkan pelukannya. “Hiks… hiks… kau memikirkanku?” Tao Mo mencium kening Lu Lixin. “Aku tidak akan lari lagi Lixin, aku akan melindungimu. Jadi keluarlah dari tempat itu dan menikah denganku. Aku berjanji padamu.” “Hiks hiks aku…” Sttt… tenangkan dirimu, jawab aku jika kau sudah siap. Maafkan aku sekali lagi Lixin.” “Tao Mo… aku mau,” ucapnya mendongakkan kepalanya melihat Tao Mo yang sudah berkaca-kaca. Lu Lixin
Last Updated: 2026-07-12
Chapter: 220
Lian Wei duduk dengan tenang, ia melihat seorang gadis dengan cadar merah menutupi wajahnya. Gadis berhanfu merah itu mendekati Lian Wei. Lu Lixin bukan gadis bodoh, ditahu dimana dia berada.“Salam, Nona Xinxin,” ucap Lu Lixin.Lian Wei tertawa puas.“Sudah kuduga, kau memang gadis yang pintar. Bagaimana kau tahu aku adalah Xinxin?”“Anda memberikan giok pengenal pasukan Xinxin ini padaku, nona.”Lian Wei menganggukkan kepalanya.“Nona, ini kantong yang sudah ditukar dengan milik Selir Cui.”Mingmei mengambilnya dan memberikan itu pada Lian Wei. Ia mencium aroma dari kantong itu, Lian Wei tahu apa isi kantong itu.“Apa ada hal lain yang ingin kau laporkan padaku?”“Ya, nona.”“Silakan, katakan.”Lu Lixin menceritakan apa yang terjadi semalam dan bagaimana Tao Mo menyelamatkannya. Juga tentang Dan Rui yang memanfaatkan Selir Cui. “Jadi begitu rupanya, itu adalah rencana yang mereka siapkan?” Lian Wei memahami situasinya.“Jadi sejak awal selir busuk itu hanya dipermainkan. Sepertiny
Last Updated: 2026-07-12
Chapter: 219
“Nama baruku, Li Xinhua. Aku butuh identitas baru bukan?”“Benar juga.”Malam semakin larut, setelah memastikan semua urusan hari itu selesai, keduanya akhirnya beristirahat.Begitu lampu minyak dipadamkan, kamar hanya diterangi cahaya rembulan yang masuk melalui jendela.Lian Wei berbaring membelakangi Wang Xuemin. Tak lama kemudian, ia merasakan lengan hangat melingkar perlahan di pinggangnya. Salah satu tangannya dijadikan bantalan untuk kepala Lian Wei.Wang Xuemin memeluknya dari belakang, seolah ingin memastikan wanita itu benar-benar berada di sisinya. Lian Wei memperbaiki posisinya agar lebih nyaman.“Begini tidak keberatan?” bisiknya.“Tidak,” Lian Wei menggeleng pelan.Ia justru menyandarkan punggungnya sedikit lebih dekat hingga tubuh mereka nyaris tanpa jarak.“Selamat malam, Xuemin.”“Selamat malam, istriku.”Lian Wei Ingin protes dengan panggilan itu, namun rasa kantuknya lebih kuat. Jadi ia memilih membiarkan Wang Xuemin.Tak lama kemudian, nafas keduanya berubah teratu
Last Updated: 2026-07-11
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status