author-banner
anfebizha
anfebizha
Author

Novels by anfebizha

Istri Pengganti Mas Dosen

Istri Pengganti Mas Dosen

Kepergian kakaknya yang mendadak, tepat sebelum hari H pernikahan, membuat Maura terpaksa menggantikannya. Di undangan tertulis nama Dira dan Bumi, tetapi yang duduk di meja akad justru Maura dan Bumi. seorang mahasiswa dan dosen killer di Fakultas Bahasa dan Sastra.__Oleh: anfebizha
Read
Chapter: 298.
Maura mendengus, tapi tidak menolak saat tubuh buncitnya ditarik pelan ke dalam dekapan Bumi. Pria itu menyembunyikan wajah pucatnya di lehernya, menghirup aroma familiar istrinya seolah-olah itu obat paling ampuh mengusir mual. Tangan tegapnya yang agak dingin melingkar protektif di pinggang sang istri."Gengsi banget ke rumah sakit. Malu ya cowok ganteng kek gini, ketahuan tumbang gara-gara soto?" sindir Maura, meski jemari kecilnya sibuk memijat lembut tengkuk dan mengusap-usap rambut lembap suaminya."Bukan gengsi..." gumam Bumi lirih, suaranya teredam di ceruk leher. "Entar pencarian ibu makin ketunda kalau ke rumah sakit."Mendengar bisikan lemas itu, hati Maura mendadak hangat. Di tengah kondisinya yang teler berat begini, pria kaku ini rupanya masih memikirkan tujuan utama perjalanan mereka. Maura mengecup pelipis Bumi sebentar."Katanya masih ada waktu sebulan," bisik Maura lembut.Saat itulah HP di atas nakas bergetar. Pesan balasan dari Pak Supri masuk, mengabarkan kalau be
Last Updated: 2026-09-16
Chapter: 297.
"Ini Pak Supri niatnya ngasih makan malam apa mau bikin syukuran?" ucap pria itu, memijat pelipisnya sambil menatap hamparan kuliner yang sanggup memberi makan satu peleton tentara itu.Maura, yang mulutnya masih penuh dengan irisan nanas berbumbu ulekan pedas, cuma tertawa kecil sampai matanya menyipit. "Coba tanyain, Mas. Udah ambil beneran belum!""Orang bawa sekantong kok, tadi." sahut pria itu."Yaudah, dimakan dong. Jangan diliatin doang."Tangan kecilnya yang cepat terulur mengambil sebatang sate ayam, mengunyahnya dengan ekspresi begitu bahagia, membuat pendar lampu-lampu jalanan Kota Yogyakarta di luar jendela seolah makin mempercantik binar di matanya.Rasa lelah akibat perjalanan berjam-jam mendadak menguap begitu saja, tergantikan oleh suasana hangat di sudut ruangan berpenyejuk udara itu.Bumi lalu menggeser satu kotak soto ayam mendekati dirinya."Habisin itu rujaknya, tapi bumbunya jangan diserap semua," kata Bumi, sambil menyeruput kuah soto. "Kalau besok pagi kamu mul
Last Updated: 2026-09-16
Chapter: 296.
Pintu kamar Executive Suite itu tertutup rapat, menyisakan keheningan mewah yang hangat.Sepatu itu berserak di dekat pintu, perempuan itu berjalan cepat langsung ke kasur dan menjatuhka diri disana. Menelungkupkan wajahnya di atas tumpukan bantal, membiarkan lelah menumpas seluruh energinya.Bumi yang baru saja meletakkan koper di sudut ruangan cuma bisa menghela napas halus. Pria itu melepas kacamatanya, mengusap wajahnya yang keletihan, lalu melempar benda berbingkai itu ke atas meja rias. Kaos abu-abu tipisnya sudah berganti dengan kaos hitam santai yang longgar.Dia mendekati tempat tidur, lalu duduk di pinggir kasur tepat di samping Maura. Tangannya terangkat, mengusap pelan punggung istrinya."Jangan tidur tengkurap gitu, Sayang. Kasihan perut kamu," tegur Bumi.Maura cuma menderam pelan, membalikkan tubuhnya miring menghadap Bumi dengan mata yang separuh melek. "Capek banget, Mas... badan aku kayak mau copot.""Makanya mandi dulu biar seger," usul Bumi mengusap rambut karamel
Last Updated: 2026-09-15
Chapter: 295.
Mobil melaju menembus kabut perbukitan. Perjalanan yang semula diperkirakan mulus itu rupanya diwarnai banyak drama. Baru satu jam Maura tertidur, ia mendadak terbangun saat mobil berhenti di rest area krena Pak Supri ke kamar mandi.Tak cuma bangun, dia langsung merengek tak jelas minta rujak buah. Mana ada rujak buah di rest area? Ya kan?Akhirnya suaminya tetap keluar, lama, bahkan saat Pak Supri kembali diabelum juga balik. Tapi saat ke mobil lagi bukan rujak buah yang dia bawa, tapi salat buah.Maura melotot menatap wadah transparan di tangan Bumi. Rasa kantuknya menguap, mendadak memicing melihat itu."Aku minta rujak buah, bukan buah potong diguyur keju sama mayones begini!" ucapnya datar.Bumi cuma menatap, megangkat alisanya dan menyanggah tubuhnya masuk kembali ke dalam mobil dalam diam."Nggak ada rujak buah disini." dia menoleh, "Nanti cari kalau udah turun tol." lanjutnya kembali merengkuh bahi sang istri.Alasan yang sangat masuk akal, tapi Maura tetap cemberut. Matanya
Last Updated: 2026-09-15
Chapter: 294.
Bahu kiri hoodie yang Bumi pakai basah kuyup akibat menahan guyuran hujan saat menuntun Maura kembali ke mobil. Begitu pintu mobil tertutup, suara gemuruh dati luar seakan terisolasi, hawa dingin bercampur aroma hujan langsung mengepung kabin.Bumi bergerak cepat. Pria itu melepas kacamata, lalu menyilangkan kedua tangannya ke bawah untuk meloloskan hoodie tebal yang basah itu melewati kepala. Menyisakan kaos polos abu-abu tipis yang mencetak jelas garis-garis dada tegapnya. Pria itu melempar hoodie basahnya ke kursi baris ketiga, lalu mengacak rambutnya yang agak lembap sebelum kembali memakai kacamatanya.Saat itulah dia baru sadar, istrinyafi sebelah tampa diam saja. Maura duduk mematung. Pandangannya kosong menatap rintik air yang meluncur deras di kaca jendela luar. Pak Supri yang mengerti situasi dengan bijak mematikan audio mobil, menyisakan hanya dentuman hujan yang menghantam atap besi.Bumi bergeser mendekat. Tanpa mengusik lamunan istrinya, pria itu merangkul bahu Maura, m
Last Updated: 2026-09-14
Chapter: 293.
Bumi tersenyum tipis, sebuah senyuman tenang yang selalu berhasil meredam kepanikan. Pria itu mendekatkan wajahnya, mendaratkan kecupan hangat di punggung tangan Maura yang ada di genggamannya."Kan ada Mas di sini," kata Bumi penuh kepastian, suaranya berat dan menenangkan di tengah deru suara hujan yang menghantam atap mobil. "Salah atau benar, kita cari tahu sama-sama. Kamu nggak usah khawatir."Belum sempat Maura membalas, kaca jendela di sisi Bumi diketuk pelan. Pak Supri sudah berdiri di luar membawa payung yang sudah terkembang."Yuk," bisik Bumi, mengusap lembut pipi Maura sebelum meraih gagang pintu. "Saatnya kita cari tahu."Bumi membuka pintu mobil lebih dulu, menyambut payung yang disodorkan Pak Supri. Dengan sigap, pria itu memposisikan payung besar tersebut tepat di atas tubuh istrinya, membiarkan bahu kirinya sendiri terciprat air hujan demi memastikan Maura tak tersentuh setetes pun air dingin."Awas licin," bisik Bumi merengkuh bahu istrinya rapat-rapat, memandu langk
Last Updated: 2026-09-14
You May Also Like
TERJERAT CINTA TUAN PENGUASA
TERJERAT CINTA TUAN PENGUASA
Romansa · VIGIANI NURIKE
38.9K views
Pembantu Kaya Tuan Tampan
Pembantu Kaya Tuan Tampan
Romansa · ANATA MEGA
38.8K views
Benih 20 Milyar CEO Dingin
Benih 20 Milyar CEO Dingin
Romansa · Wijaya Kusuma
38.8K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status