author-banner
Dre LA
Dre LA
Author

Romans de Dre LA

Jatah Malam Untuk Nyonya

Jatah Malam Untuk Nyonya

Melihat Nyonya Selin yang cantik tak pernah dipuaskan suaminya, bahkan diselingkuhi diam-diam, Bayu sang Sopir baru iba. Pasalnya, selama 3 tahun menikah, Nyona Selin tak pernah menghianati suaminya. Nyonya juga selalu ingin memberi yang terbaik, bahkan ketika di ranjang. Tapi apa yang dilakukan suaminya? Selingkuh, bahkan dengan pembantu dan sekretaris pribadinya. Hingga suatu malam Bayu memergoki Nyonya Selin sedang menangis dan memuaskan hasratnya sendiri. Begitu Bayu bersujud minta maaf dan berharap tak dipecat, Nyonya Selin datang dan bilang, "Jika suamiku tak bisa, maka siapa lagi yang melakukannya?"
Lire
Chapter: 9. Bay, Mau Aku Puasin?
Bayu dan Lastri seketika membeku, menahan napas dalam-dalam. Cengkeraman tangan Bayu di pergelangan Lastri mengendur, tapi tubuh mereka tetap menempel rapat agar tidak menimbulkan suara gesekan sekecil apa pun. Mendengar suara sang nyonya, adrenalin Bayu malah terpacu liar, jantungnya berdegup kencang karena kombinasi rasa takut ketahuan dan gairah yang memuncak. Langkah kaki Nyonya Selin berhenti tepat di depan pintu kamar mandi yang terkunci. Ketukan pertama mendarat di daun pintu, dan suara seksi Nyonya Selin terdengar dari luar. "Bay? Apa kamu yang di dalam kamar mandi?" Bayu segera memberi isyarat tajam lewat matanya agar Lastri menutup mulut rapat-rapat, dia benar-benar tak ingin ketahuan nyonya Selin sedang berduaan dengan Lastri di sini! Ketukan kedua kini terdengar lebih keras, menyiratkan rasa tidak sabar dari sang nyonya rumah yang terbiasa dilayani. "Siapa di dalam? Bayu, aku tahu kamu belum kembali ke kamarmu!" Lastri mulai gemetar ketakutan di bawah kungkungan tub
Dernière mise à jour: 2026-06-09
Chapter: Bab 8. Jebakan Lastri
"Bay, kamu nemu sesuatu di tempat sampah nggak?"Bukannya menjawab pertanyaan Bayu, Lastri malah celingukan seperti tengah mencari sesuatu yang begitu penting di sekitar garasi."Nemu apa, Las? Malam-malam gini kok belum tidur," balas Bayu. Nada suaranya dibuat selempeng mungkin, entah kenapa dia tiba-tiba malas bertemu Lastri."Foto ukuran tiga kali empat, Bay. Aku inget banget tadi sore aku bawa tuh foto pas bantu Mbak Sumi membuang sampah kecil ke kantong besar, tapi sekarang foto itu hilang. Kamu tadi yang membuang kantong sampahnya ke luar, kan? Apa kamu melihat foto jatuh, Bay?"Mendengar itu, Bayu tersentak di dalam hati, tapi ia berhasil menjaga ekspresi wajahnya tetap tenang dan seakan tak tahu apa-apa."Oh, jadi foto skandal si Bram sama sekretaris tepos itu dibuang sama Lastri? Tapi tunggu... kenapa foto itu bisa ada di tangan dia?" Bayu menatap curiga pada Lastri dan reflek menjawab sedikit ketus."Aku langsung mengikat kreseknya dan buang ke bak depan, Las. Aku sama sekal
Dernière mise à jour: 2026-06-09
Chapter: 7. Kenapa Suamiku Nggak Bergairah?
"Bay, kalo di tanya itu jawab. Cantik mana pacarmu yang di kampung itu... atau aku?" ulang Nyonya Selin dengan suara sensual dan serak serak basah, membuat bulu kuduk Bayu sedikit merinding, tapi tak berani bersuara, hanya jakunnya yang naik turun menahan godaan sang nyonya.Melihat ekspresi gelisan Bayu, Nyonya Selin malah tersenyum dan seperti dengan sengaja malah menyentuh dada Bayu sebelum bergerak naik ke leher, membuat Bayu yang sedang menahan gairah yang sudah di ubun-ubun, terpaksa mengalihkan pandangan."Tentu... tentu saja cantikan Anda, Nyonya. Anda itu sempurna, nggak ada satu wanita pun di dunia ini yang bisa menandingi semua yang ada pada Anda," jawab Bayu akhirnya, setelah berhasil mengendalikan dirinya untuk tidak menerkam wanita cantik di depannya itu saat itu juga."Wah, apa, Bay? Coba ulangi lagi apa istimewanya aku? Sebutin satu per satu sambil menatap mataku, Bay. Aku pengen dengar sekali lagi." Nyonya Selin tampaknya senang dengan jawaban Bayu sehingga bertanya s
Dernière mise à jour: 2026-06-09
Chapter: 6. Pak Bram Selingkuh?
Nyonya Selin menatap kedua pelayan wanitanya dengan ekspresi datar, lalu berkata dengan nada sedingin es, "Besok akan ada acara penting di rumah ini. Kamu, Lastri, bersihkan seluruh toilet dan dapur. Sementara kamu, Sumi, bereskan kamar atas.""B-baik, Nyonya.""Dan kamu, Bayu...."Tatapan Nyonya Selin kini beralih padanya, begitu dingin dan tanpa emosi, membuat Bayu gemas sendiri. "Bersihkan taman dan garasi.""Baik, Nyonya," jawab Bayu pura-pura kaku, padahal dalam hati membatin, "Pinter banget aktingnya si Nyonya, padahal semalam gimana, desah-desah manja sampai bikin aku mimpi basah."Saat Bayu sibuk dengan bayangannya tentang kejadian tadi malam dengan nyonya Selin, tiba-tiba terdengar suara Lastri nyeletuk sinis, "Huh. Nyonya Selin dingin banget, ya. Pantes aja Pak Bram jarang pulang dan kabarnya nggak pernah puas sama dia."Mendengar itu, Bayu tak tahan untuk mengumpat dalam hati, "Halah, tahu apa kamu soal kepuasan Nyonya! Nyonya itu ibarat gunung berapi, luarnya aja tertutup
Dernière mise à jour: 2026-06-09
Chapter: 5. Malam Panas
"I-ya, Nyonya?"Bayu menoleh, dan Nyonya Selin melemparkan sebuah kedipan mata yang super menggoda. Kedipan yang seketika membuat Si Gatot di dalam celana Bayu kembali mendadak berdenyut kencang."Nggak ada, makasih untuk hari ini, ya."Bayu mengangguk dan berjalan gontai menuju kamar pembantu di paviliun dengan pikiran yang sudah dipenuhi fantasi kotor. Begitu pintu kamar tertutup, ia langsung merebahkan diri di atas kasur."Pijat katanya? Mana ada pijat malam-malam cuma pakai lingerie marun transparan kalau bukan kode mau "main"!" Bayu tanpa sadar tersenyum sambil menatap langit-langit."Aduh, Nyonya... pancinganmu bener-bener maut. Aku yang polos begini mana tahan disenggol terus!"Mengingat ibunya di kampung yang butuh biaya dan adiknya yang sekolah, Bayu merasa ini adalah jalan ninja yang paling cepat dan nikmat. Kerja jadi sopir dapat gaji pokok, kerja lembur "mijit" Nyonya dapat bonus plus kepuasan. Rezeki anak soleh!Bayu lantas memejamkan mata, mencoba tidur, tapi alam bawah
Dernière mise à jour: 2026-06-09
Chapter: 4. Mimpi Basah
Bayu menggenggam kedua tangannya sendiri, tubuhnya gemetar hebat. Pikiran tentang masa depannya yang di ujung tanduk karena menyinggung majikan, membuat dirinya panik bukan main.'Aduh, bodoh banget sih kamu, Bay! Kalau dipecat, gimana nasib sekolah adik di desa? Gimana biaya berobat Ibu?'"Saya cuma punya Ibu yang sakit di desa, Nyonya. Saya harus kirim uang tiap bulan buat sekolah adik juga. Tolong kasihanilah saya, Nyonya..." ucap Bayu memelas, mencoba memanfaatkan wajah polosnya yang tampan untuk menarik simpati."Bay," potong Nyonya Selin pelan tapi penuh penekanan.Bayu mendongak dengan mata yang dibuat agak berkaca-kaca, menampilkan akting penuh ketakutan, walau dalam hatinya dia sedang mengintip betapa indahnya lekuk leher jenang sang nyonya dari posisi bawah.Nyonya Selin bangkit dari posisi tengkurapnya secara perlahan. Gerakan itu membuat lingerie merahnya sedikit bergeser naik, memperlihatkan lebih banyak lagi paha mulusnya yang berkilau diterpa lampu kamar. Dia melangkah
Dernière mise à jour: 2026-06-09
Vous vous intéresseriez aussi à
Ah! Mantap Mas Ramli
Ah! Mantap Mas Ramli
Male Adult · Miss Luxy
3.2M Vues
Gairah Sopir dan Majikan
Gairah Sopir dan Majikan
Male Adult · Irbapiko
391.1K Vues
Jatah Malam Untuk Mertua
Jatah Malam Untuk Mertua
Male Adult · WAZA PENA
383.5K Vues
Tergoda Pesona Ibu Mertua
Tergoda Pesona Ibu Mertua
Male Adult · Galaxybimasakti
313.2K Vues
Nyonya Puas Abang Lemas
Nyonya Puas Abang Lemas
Male Adult · Arandiah
238.8K Vues
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status