author-banner
fatim ae
fatim ae
Author

Romane von fatim ae

Suamiku Pilih Adikku, Aku Pilih Kakaknya

Suamiku Pilih Adikku, Aku Pilih Kakaknya

Wanita KuatDewasaDark RomanceNikah KontrakPerselingkuhanPembalasan DendamBos / CEO
Aluna memergoki suaminya, Reno, berselingkuh dengan adik tirinya, Kiya, di ranjangnya sendiri. Di malam yang sama, kakak kandung Reno yang juga CEO nya, Devan Adhitama, menawarkan kontrak: menjadi asisten sekaligus istri pura-puranya dengan gaji 75 juta. Awalnya hanya kontrak untuk merebut warisan keluarga. Namun di antara luka dan intrik kakak adik itu, Aluna harus memilih bertahan dalam pernikahan yang hancur, atau terikat dengan pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya?
Lesen
Chapter: Bab 13: Mantan Istri Devan Kembali
Jam 10 pagi, lobby Adhitama Tower. Semua resepsionis berdiri tegak. Bukan karena Devan datang. Tapi karena seorang wanita turun dari Porsche merah dengan kacamata Chanel. Clarissa Adhitama. Mantan istri Devan. Usia 32 tahun, mantan model, tinggi 175 cm, dress putih ketat, heels 12 cm. Aura seperti artis Hollywood. Di belakangnya Kiya berjalan cepat. "Kak Clarissa, Kak Aluna pasti di atas. Ngaku-ngaku jadi Nyonya Adhitama," bisik Kiya. Clarissa melepas kacamata. "Gelar itu masih punya saya." Resepsionis panik. "Bu Clarissa, Pak Devan di lantai 45. Mau saya teleponkan?" "Tidak perlu. Saya masih hafal kode lift private suami saya." Lift terbuka. Mereka naik ke lantai 45. Di penthouse lantai 45, Aluna sedang menyiram tanaman di balkon. Dia memakai dress rumahan sage, rambut diikat kucir, tanpa makeup. Devan di ruang kerja, video call. Pintu tertutup. Pintu penthouse terbuka dengan kode lama. Aluna menoleh. Melihat Clarissa masuk. Aluna membeku. Clarissa menatap Aluna. "Hai, ka
Zuletzt aktualisiert: 2026-10-24
Chapter: Bab 12: Rapat Dewan Direksi
Ruangan itu dingin. Meja oval marmer putih, 12 kursi kulit hitam. Semua pemegang saham dan investor Jepang sudah duduk. Di ujung meja Mama Adhitama duduk dengan kebaya merah marun, di sebelahnya Devan dengan jas navy. Di depan mereka Aluna duduk sendirian, blazer hitam, tangan gemetar memegang map bukti korupsi Reno. Pintu terbuka. Reno masuk dengan kemeja putih kusut, tanpa jas. Di belakangnya Kiya dengan dress putih polos, wajah dibuat pucat, memegang perutnya yang rata. "Maaf terlambat," kata Reno pelan. Mama tidak menjawab. Dia menatap Aluna. "Aluna, silakan." Aluna berdiri. Suaranya pelan tapi satu ruangan dengar karena mic menyala. "Terima kasih atas waktunya. Saya Aluna, mantan staf finance cabang Bintaro. Saya di sini bukan sebagai istri atau mantan istri siapapun. Saya di sini sebagai pelapor." Aluna membuka map coklat. "Ini bukti transfer 2 Miliar dari rekening operasional cabang Bintaro ke rekening pribadi atas nama Kiya Anindita. Ada 15 kali transfer. Alasan: biaya e
Zuletzt aktualisiert: 2026-10-24
Chapter: Bab 11: Mama Datang
Jam 6 sore, lobby Adhitama Tower. Mama Adhitama turun dari Alphard hitam dengan koper Louis Vuitton besar. Usia 55 tahun, kebaya biru navy, aura seperti ratu pulang dari Singapura. Di belakangnya Reno dan Kiya sudah menunggu. "Ma! Akhirnya Mama pulang!" Reno langsung peluk Mama. Mama menepuk punggung Reno, tapi matanya mencari ke atas. "Mana perempuan itu? Mana Aluna yang kata kamu sudah tidur satu ranjang sama Devan?" Kiya menyahut, "Tante, Kak Aluna di atas Tan. Tadi saya lihat dia masuk ke kamar utama Mas Devan." Mama masuk lift private menuju penthouse. Reno dan Kiya saling tatap, senyum kemenangan. Di penthouse lantai 45, Aluna panik setengah mati. Dia berdiri di depan cermin kamar utama dengan dress cream yang Devan belikan. Devan memakai kaos polo putih dan chino. "Mas, kalau Mama tanya kita tidur gimana, jawab apa?" Aluna berbisik gugup. "Jawab apa adanya. Kita tidur seranjang. Tapi pakai guling tembok Berlin. Jangan sebut gulingnya," Devan berbisik balik sambil mera
Zuletzt aktualisiert: 2026-10-23
Chapter: Bab 10: Ambil Saja Bekas Aku Mas
Ruangan CEO lantai 32 masih dingin. Aluna duduk di sofa, matanya kosong menatap meja marmer hitam tempat Reno dipecat kemarin. Devan berdiri di dekat jendela. Punggungnya tegak. Sejak telepon dari Mama semalam, dia belum banyak bicara. Pintu diketuk. Pak Jono masuk. "Pak, Reno ada di bawah. Mau ketemu. Bawa Kiya." Devan mengernyit. "Suruh naik." Lima menit kemudian pintu terbuka. Reno masuk dengan kemeja kusut, wajah tidak tidur semalaman. Di belakangnya Kiya menunduk, hanya pakai kaos dan jeans, wajah pucat tanpa makeup. "Mas Devan," kata Reno pelan. Devan tidak menjawab, hanya menatap adiknya. Aluna ikut berdiri dengan jarak jauh dari Reno. "Mas, aku mau bicara berdua. Tanpa dia," Reno menunjuk Aluna. "Dia asisten saya. Dia tetap di sini," jawab Devan dingin. Reno menarik napas panjang. "Mas, aku tahu aku salah. Soal 2 Miliar itu aku hilaf. Kiya terus minta ini itu. Aku kepepet." Kiya menunduk semakin dalam. "Tapi Mas, pikirkan Kiya. Dia calon adik ipar Mas juga. Kalau aku tu
Zuletzt aktualisiert: 2026-10-23
Chapter: Bab 9: Bukti Palsu
Aluna menatap foto USG di ponselnya. Foto itu buram. Ada tulisan "8 weeks" dan nama "Kiya A." di pojok. Devan yang melihat wajah Aluna berubah, langsung mengambil ponsel itu."Apa ini?""Dari Kiya. Katanya hamil." Devan melihat foto itu hanya 2 detik, lalu mengernyit."Palsu." Aluna mendongak."Palsu?""Lihat font nya. Comic Sans. Tidak ada rumah sakit yang pakai font Comic Sans untuk USG. Logonya juga blur. Kiya pikir saya bodoh?" Tapi Aluna masih diam. Ada sesak di dadanya."Mas... kalau beneran hamil gimana?" Devan menatap Aluna. Tatapannya melunak."Reno itu manajer yang saya pecat hari ini. Kartu kreditnya saya blokir hari ini. Apartemen untuk Kiya, saya tarik hari ini. Kalau Kiya hamil beneran, Reno bisa kasih makan apa?" Aluna terdiam.Devan menekan interkom. "Pak Jono, cek dokter yang tanda tangan di foto USG itu. Namanya Dr. Rina. Cek di IDI. Saya tunggu 10 menit."Sepuluh menit kemudian, Pak Jono kembali. "Pak Devan, tidak ada dokter bernama Dr. Rina SpOG di IDI Jakarta. Yan
Zuletzt aktualisiert: 2026-10-22
Chapter: Bab 8: Surat Panggilan
Jam 9 pagi, Adhitama Tower lantai 32. Ruang rapat direksi. Ruangan paling dingin di seluruh gedung. AC nya selalu 16 derajat, meja dari marmer hitam. Hari ini, Reno duduk di salah satu kursi itu. Bukan sebagai orang penting. Tapi sebagai tersangka. Di depan Reno, ada tiga orang. Devan di tengah, wajah datar tanpa emosi. Pak Jono di kanan, dengan tumpukan file setebal kamus. Dan Aluna di kiri. Aluna memakai blazer hitam. Hari ini, dia tidak berdiri di belakang Devan sebagai asisten. Hari ini, dia duduk sejajar dengan Devan. Sebagai pelapor. Reno melihat Aluna, lalu tertawa kecil. "Wah, jadi ini ya rapat keluarga yang Mas bilang penting? Panggil adik sendiri ke ruang direksi, bawa istri saya juga? Mau kasih saya promosi jadi direktur?" Tidak ada yang tertawa. Devan mendorong satu map coklat ke arah Reno. Map itu meluncur di atas meja marmer. "Buka." Reno membuka map itu dengan santai. Tapi begitu melihat isinya, tangannya berhenti. Di dalamnya, ada 15 bukti transfer atas nama Kiya A
Zuletzt aktualisiert: 2026-10-22
Das könnte dir auch gefallen
Sindiran Pedas Istri Kedua
Sindiran Pedas Istri Kedua
Rumah Tangga · Hanina Zhafira
94.9K Aufrufe
TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU
TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU
Rumah Tangga · Rita Febriyeni
94.7K Aufrufe
DITOLAK OM-OM
DITOLAK OM-OM
Rumah Tangga · Lyra Vega
94.5K Aufrufe
Perjanjian Sebelum Cerai
Perjanjian Sebelum Cerai
Rumah Tangga · Sulistiani
93.8K Aufrufe
Setahun Tanpa Sentuhanmu
Setahun Tanpa Sentuhanmu
Rumah Tangga · pramudining
93.7K Aufrufe
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status