author-banner
Nofriza Rahma
Nofriza Rahma
Author

Novel-novel oleh Nofriza Rahma

Sentuhan Nona Membuat Presdir Dingin Tergoda

Sentuhan Nona Membuat Presdir Dingin Tergoda

“Jangan jatuh cinta padaku. Setelah satu tahun, kita akan bercerai.” Citra mengira pernikahan kontraknya dengan Adipati, pewaris konglomerat yang dingin dan misterius, hanya akan menjadi satu tahun penuh kepura-puraan. Namun di balik sikap dinginnya, Adipati dihantui trauma dan mimpi buruk, dan hanya Citra yang mampu membuatnya tenang. Meski tetap menjaga jarak, Adipati selalu menjadi orang pertama yang melindungi Citra dari siapa pun yang berani menyakitinya. Hingga saat kontrak mereka hampir berakhir, pria yang melarang Citra jatuh cinta itu justru menjadi orang yang paling tak sanggup melepaskannya!
Baca
Chapter: Janji Sebelum Kematian
Suasana di dalam ruang arsip bawah tanah terasa sangat menyesakkan. Bau logam darah bercampur dengan aroma kertas tua yang basah menguar pekat di udara, menciptakan atmosfer kematian yang begitu nyata. Cahaya lampu gantung yang temaram berkedip-kedip lemah, seolah ikut meratapi nyawa yang perlahan-lahan meninggalkan raga.Di lantai marmer yang dingin, Pak Danu terbaring bersimbah darah. Luka tembak telak di dadanya mengalirkan cairan merah yang terus membasahi lantai, membentuk genangan kecil yang memantulkan bayangan lampu redup. Napas kepala pelayan tua itu pendek-pendikat, tersengal-sengal, dan setiap kali ia mencoba menghirup udara, hanya desisan tertahan yang keluar dari bibirnya yang pucat pasi.Raka berlutut di samping sang ayah dengan tubuh bergetar hebat. Air mata anak laki-laki berusia dua belas tahun itu tumpah tanpa bisa dicegah, membasahi pipinya yang kotor oleh debu dan jelaga. Ia mencengkeram tangan ayahnya yang terasa semakin dingin, mencoba menyalurkan kehangatan yang
Terakhir Diperbarui: 2026-08-28
Chapter: Tembakan di Masa Lalu
Tahun-tahun berlalu seperti hembusan angin, namun bagi Raka yang berusia dua belas tahun, waktu terasa bergerak jauh lebih lambat dibandingkan Adipati yang baru menginjak usia sepuluh. Sebagai anak laki-laki yang dua tahun lebih tua, Raka secara alami mengambil peran sebagai pelindung bukan sekadar teman bermain, melainkan kakak yang berusaha menutupi Adipati dari dunia orang dewasa yang kejam.Di dalam dinding-dinding marmer Mansion Maheswara, kemegahan hanyalah sebuah topeng yang menyembunyikan kebusukan di dalamnya. Raka mulai memahami desas-desus yang berbisik di lorong-lorong gelap mansion: persaingan bisnis yang kotor, perebutan kekuasaan, dan mata-mata yang sengaja menyamar menjadi staf rumah tangga demi mencari kelemahan keluarga. Adipati, yang saat itu masih ceria, polos, dan naif, menganggap rumah besar ini adalah benteng pertahanan paling aman di dunia. Namun, Raka yang lebih tua dan lebih tajam pengamatannya tahu persis kebenaran yang jauh lebih gelap.Ayah Raka, Pak Danu
Terakhir Diperbarui: 2026-08-28
Chapter: Kesetiaan Raka Diuji
Raka terdiam sejenak. Wajahnya tetap tenang, namun di dalam hatinya badai kecil tengah berkecamuk. Ia sangat menghormati Nyonya Besar, tetapi di sisi lain, ia memiliki sumpah setia kepada bosnya sendiri. “Apapun yang terjadi, jaga kerahasiaan ini. Jangan biarkan siapa pun, bahkan Nyonya Besar, tahu alasan di balik keberadaan Citra di sisi saya.”Pesan tegas Adipati yang diucapkan sebelum insiden badai itu terngiang jelas di kepala Raka. Pria itu menarik napas pelan, merangkai kata-kata dengan hati-hati agar tidak memancing kecurigaan berlebih, sekaligus tidak melanggar amanat majikannya."Maafkan saya, Nyonya Besar," jawab Raka dengan nada datar nan sopan. "Saya memahami kekhawatiran Anda. Sebagai nenek, wajar jika Anda ingin mengetahui segala hal tentang Tuan Adipati."Nyonya Besar menyipitkan mata. "Tetapi kau tidak akan menjawabnya?""Bukannya saya tidak ingin menjawab, Nyonya," lanjut Raka tenang. "Namun, saya benar-benar tidak bisa menyampaikan apapun mengenai hubungan mereka. T
Terakhir Diperbarui: 2026-08-27
Chapter: Penawar Trauma Adipati
Suasana di dalam kamar sayap barat berubah senyap setelah Dokter Aryo selesai memasang selang infus di punggung tangan Adipati. Cahaya lampu kamar kini telah disetel pada tingkat paling redup, menciptakan suasana hangat yang kontras dengan sisa-sisa kepanikan badai di luar jendela. Dokter paruh baya itu membereskan peralatan medisnya ke dalam tas, lalu menarik napas panjang sebelum menoleh ke arah Nyonya Besar Maheswara yang berdiri dengan raut wajah penuh kekhawatiran di sisi ranjang."Bagaimana keadaannya, Dokter?" tanya Nyonya Besar pelan, suaranya kehilangan sebagian besar otoritas dinginnya, menyisakan kecemasan seorang nenek.Dokter Aryo melirik sekilas ke arah Adipati yang masih terbaring lemah dengan mata terpejam, lalu mengalihkan pandangannya pada Citra yang berdiri kaku di samping ranjang."Secara fisik, tanda-tanda vital Tuan Adipati mulai stabil, Nyonya," jelas Dokter Aryo dengan nada serius. "Namun, kondisi psikisnya masih sangat rentan. Trauma mendalam akibat serangan p
Terakhir Diperbarui: 2026-08-27
Chapter: Teka-teki Nenek
Di tengah gulita yang mencekam dan bau amis darah yang menguar tipis dari buku-buku jari Adipati, Citra tidak bergeming sedikit pun. Sisa-sisa isak tangisnya tertelan oleh deru hujan badai yang masih mengamuk di luar jendela. Tanpa memedulikan rasa takut yang sempat mencengkeram dadanya beberapa detik lalu, gadis itu merayap mendekati tubuh pria yang kini terbaring lemah di lantai marmer yang dingin.Citra tahu betul apa yang harus ia lakukan. Pengalaman masa lalunya mengajarkan cara menghadapi seseorang yang terserang panik akut akibat trauma gelap. Dengan gerakan hati-hati, ia mengangkat kepala Adipati, lalu memangkunya dengan penuh kelembutan. Ia menopang tubuh pria itu, membiarkan kepala Adipati bersandar di atas pangkuannya, sementara tangannya yang bebas meraih pergelangan tangan Adipati yang terluka untuk memberikan tekanan ringan."Tuan... sadarlah, Anda aman di sini," bisik Citra lirih, suaranya bergetar namun sarat akan ketegasan yang menenangkan. Ia mulai memijat pelan titi
Terakhir Diperbarui: 2026-08-26
Chapter: Menyelamatkan Citra
Pernyataan itu menghantam dada Citra bagai palu godam. Kebingungan menyelimuti benaknya, apa sebenarnya yang telah disembunyikan oleh pria dingin ini di balik benteng kekuasaannya? Kenapa kegelapan mampu mengubah seorang Adipati Maheswara menjadi makhluk yang begitu rapuh dan ketakutan setengah mati?Sementara itu, kekacauan di dalam kamar tidak luput dari pendengaran di luar.Brak!Raka berlari tergesa-gesa menembus koridor mansion yang remang. Instingnya sebagai orang kepercayaan berteriak keras saat mendengar suara pecahan kaca dan teriakan dari dalam kamar sang Presdir. Belum sempat Raka meraih gagang pintu untuk mendobraknya, pintu utama koridor sayap barat sudah terbuka lebih dulu. Nyonya Besar Maheswara, yang terbangun karena badai dan keributan tersebut, melangkah keluar dibantu tongkat kayu hitamnya. Wajah wanita tua itu mengeras, keningnya berkerut dalam."Raka! Apa yang terjadi di dalam sana?" suara Nyonya Besar memecah kesunyian lorong, nadanya sarat akan ketegasan sekalig
Terakhir Diperbarui: 2026-08-26
Hinaan Mertua yang Tiada Berujung

Hinaan Mertua yang Tiada Berujung

Dibenci mertua karena kesehariannya selalu menggunakan daster rumahan, itu yang dialami oleh Rahayu istri seorang CEO super kaya raya. Tidak hanya itu, kebencian itu juga karena Rahayu belum dapat memberikan keturunan bagi suaminya. Mertua Rahayu pun berkeinginan agar Dikta dapat menceraikan istrinya dalam jangka dekat jika masih belum hamil juga, tapi dikarenakan Dikta begitu mencintai Rahayu ucapan dari mamanya sendiri ditolak mentah-mentah. Kebencian pada Rahayu semakin menjadi-jadi, sang mertua pun tidak tahan lagi akhirnya memilih mengirimkan wanita penggoda untuk merusak rumah tangga Dikta dan Rahayu. Tidak hanya itu, mertua Rahayu pun juga memberikan fitnah ketika Rahayu hamil anak pertama mereka di usia pernikahan yang ke sepuluh tahun. Dan akhirnya Dikta terjerumus pada jebakan mamanya sendiri dan wanita penggoda tersebut, Dikta mengatakan kata cerai pada Rahayu ketika anak mereka lahir ke atas dunia. Rasa sakit, penyesalan, dendam dirasakan oleh Rahayu. Rahayu pun bertekad untuk membalaskan dendam pada semua yang terlibat dalam penghancur rumah tangga bahagianya dengan Dikta, dibantu oleh Lisa yang merupakan sahabat dekat. Rahayu pun menjalankan beberapa cara dan mengumpulkan bukti untuk membungkam mulut mertua dan wanita penggoda kirimannya.
Baca
Chapter: Episode 16/ Anniversary Kita Sayang.
Dikta menunggu kedatangan Rahayu dan Mbok Mina yang berbelanja sedikit oleh-oleh untuk keluarga Mbok Mina yang berada di kampung. "Mumpung belum ada Rahayu, lebih baik aku siapkan semuanya sekarang," pikir Dikta segera menelepon seseorang. [Halo, bos. Ada yang bisa kami bantu?] tanya seseorang. "Ada, sekarang kamu dekorasi rumah saya dengan sangat indah. Malam ini ada kado istimewa yang akan saya berikan pada istri saya. Oh yah, kamu juga siapkan banyak bunga mawar dan beberapa barang yang perlu kalian beli. Akan saya kirimkan nanti," kata Dikta. [Baik Bos,] [Oh yah, kamar nya gimana? Apa perlu kami dekorasi juga?] tanya seseorang. "Ya iyalah, saya ingin semua sudut di rumah kamu dekorasi dengan sangat indah dan sangat romantis. Malam ini Anniversary pernikahan kami," kata Dikta. [Okay Bos,] kata seseorang. Dikta menutup sambungan telepon dan mencari tempat romantis yang akan mereka kunjungi setelah mengantarkan Mbok Mina ke bandara siang ini. "Sepertinya tempat ini bagus," g
Terakhir Diperbarui: 2022-07-18
Chapter: Episode 15/ Iblis Berwajah Manusia.
Rasa gelora di antara Rahayu dan Dikta semakin membara dan terus memanas dan semakin bergairah. "Ekhem, maaf Tuan, Nyonya. Saya mengganggu kegiatan bergairahnya," kata Mbok Mina dengan menundukkan kepalanya. Rahayu sangat malu pada Mbok Mina, Bagaimanapun bagi Rahayu tidak baik melakukan hubungan suami istri dihadapan orang lain. Sementara itu, Dikta masih tetap bersikap santai dengan kedatangan Mbok Mina. Bagi dirinya Mbok Mina yang akan menjadi saksi perjuangan Dikta mempertahankan rumah tangganya dengan Rahayu yang sekarang sedang diterjang badai besar yang siap menghancurkan kapal besar tersebut. "Aku tidak akan gagal dengan pernikahan yang sudah aku bina selama ini!" batin Dikta yang mendapatkan firasat buruk yang akan menerjang keharmonisan rumah tangga mereka, kesetiaan akan segera diuji. "Mbok Mina sudah mau berangkat kah?" tanya Rahayu dengan tersenyum. "Iya, Nyonya Rahayu. Mbok Mina mau berangkat sekarang, semua barang yang di butuhkan sudah berada di dalam koper ini. M
Terakhir Diperbarui: 2022-07-13
Chapter: Episode 14/ Benalu Itu Carina.
"Apa-apaan ini?! Enak sekali kalian bercumbu mesra di depan tamu!" murka Carina yang begitu jijik dengan ciuman bergairah yang dilakukan oleh Dikta dan Rahayu. "Itu salah kamu sendiri! Sudah tahu kamu itu hanya seorang tamu, kenapa memilih masuk. Bukannya itu tidak sopan?" kata Dikta yang memang sengaja membuat Carina menjauh dari kehidupan rumah tangga harmonis Rahayu dan Dikta. Carina yang memang sudah dari awal berniat ingin merebut Dikta dari Rahayu menggunakan berbagai cara untuk bisa menaklukkan hati Dikta. "Mas, kamu itu kenapa sih? Padahal aku kesini mau nganterin ini sama kamu," ucap Carina mengulurkan kotak makanan berwarna merah muda tepat di depan Dikta. Dikta semakin marah pada sikap Carina yang selalu berusaha mencari simpatisan dari dirinya, jelas Dikta sudah memiliki seorang istri. "Kamu tidak lihat apa? Atau kamu ini sudah buta?" kata Dikta yang membuat Carina memberikan wajah kesal pada hinaan dari Dikta. "Mas, ngomong apaan sih! Aku kesini cuman bawain bekal ma
Terakhir Diperbarui: 2022-07-11
Chapter: Episode 13/ Gairah Panas di Depan Tamu.
Rahayu keluar dari kamar mandi dengan raut wajah kesal, sementara Dikta member kesan sumringah ketika keluar. "Maaf yah Sayang, kebablasan atuh. Kamu marah yah?" tanya Dikta dengan memeluk pinggang Rahayu. Wajah cantik Rahayu jelas terpantul di kaca besar yang terpasang megah di kamar Rahayu dan Dikta. "Kamu semakin cantik saja, Sayang. Kamu pakai apaan sih?" goda Dikta pada Rahayu yang sedang cemberut. "Huhhhhh," Rahayu menghela nafas. "Maaf, Mas. Maafkan Rahayu," ucap Rahayu. Dikta membalikkan badan Rahayu dan memegang kedua pipi Rahayu dengan senyuman manis yang selalu hanya Rahayu yang akan dapat melihat senyum itu. "Kenapa meminta maaf? Jika kamu tidak pernah melakukan kesalahan apapun, kenapa harus memberikan wajah ini? Kamu tidak salah sedikitpun, Rahayu istriku. Istri tercinta ku," ucap Dikta menghapus air mata Rahayu. Rahayu memang terkenal memiliki hati seperti kaca dan begitu rapuh, dan mungkin itu semua memang kodrat semua wanita yang memiliki hati serapuh itu. Dan
Terakhir Diperbarui: 2022-07-05
Chapter: Episode 12/ tawaran panas untuk Rahayu.
Dikta masih mencoba menetralisir rasa emosional nya sekarang, bagaimanapun dirinya tahu terhadap kesalahan yang telah diperbuat pada mama sambung nya tersebut. "Astaghfirullah …." kata Dikta dengan memejamkan matanya berharap emosional nya dapat dikendalikan. "Mas," kata Rahayu yang berusaha menenangkan Dikta dengan memegang kedua tangan Dikta. Dikta menatap lekat pada Rahayu dan terlihat air mata di pelupuk mata Dikta. Dikta meraih kedua tangan Rahayu dan mencium dengan sangat lembut dan dipenuhi dengan perasaan cinta pada kedua tangannya Rahayu. "Kamu memang benar, Rahayu. Tidak ada yang lebih baik dan lebih nyaman kecuali memandang orang yang kita sayangi," kata Dikta dengan tersenyum dan menarik tubuh Rahayu dalam pelukannya sekarang. Dikta menghembuskan nafasnya dan kembali berucap. "Maafkan aku Rahayu," kata Dikta dengan tetap memeluk Rahayu. "Kenapa meminta maaf Mas? Kamu tidak salah," ucap Rahayu yang mempererat pelukannya. Dikta menggelengkan kepalanya yang masih teta
Terakhir Diperbarui: 2022-07-04
Chapter: Episode 11/ Tertipu di Malam Pertama.
"Menikah lah dengan diriku Martha," kata Tuan Raka mengeluarkan cincin tunangan yang terbuat dari berlian. "Maksud Anda Tuan? Saya hanya pembantu di rumah Tuan," kata Martha menolak. "Saya tidak peduli itu, saya ingin mempersuntingmu menjadi istri saya. Apapun status, saya tidak memperdulikan itu!" ucap Tuan Raka. Suara teriakan terdengar dari warga kampung. "Terima," "Terima," "Terima," teriak warga kampung. Raka tersenyum ketika mendengar teriakkan setuju dari warga kampung untuk melamar perawan desa yang dinobatkan sebagai kembang desa. "Warga kampung saja setuju, bagaimana dengan kamu Martha? Saya ingin kamu menikah dengan saya," kata Tuan Rakas yang masih berharap kembang desa tersebut menerima lamaran dari dirinya. "Saya harus tanyakan pada kedua orang tua saya terlebih dahulu. Saya tidak bisa memutuskan itu semua sekarang," ucap Martha menolak dengan sangat baik. Martha adalah ibu tiri dari Dikta, sekaligus mertua kejam bagi Rahayu. Martha memang seorang kembang desa k
Terakhir Diperbarui: 2022-06-27
Anda juga akan menyukai
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Romansa · Maharani Putri
5.3K Dibaca
Perempuan Bermahar Lima Miliar
Perempuan Bermahar Lima Miliar
Romansa · David Khanz
5.3K Dibaca
LILY
LILY
Romansa · Anputri
5.3K Dibaca
Istri Buat Om Duda
Istri Buat Om Duda
Romansa · Herri novriandy p
5.3K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status