Dengan Satu Jentikan Jari, Kumiliki Semua
DramaWanita DominanHappy EndingCinta SegitigaPenyesalanCinta yang ManisPria DinginSekretarisWanita Kuat
Li Jiao pikir, kehangatannya selama dua tahun belakangan cukup untuk melelehkan bongkahan es hati Feng Haoming.
Namun nyatanya, dia hanya dianggap sebagai 'teman tidur'.
Sakit hati dan kecewa, Li Jiao menyewa model pria dan tidur dengannya. Saat bangun, dia baru menyadari bahwa yang tidur dengannya bukanlah model pria.
Dia adalah Fu Si Han, musuh bebuyutan Feng Haoming, sekaligus playboy kelas atas Kota Angin.
Bagaimana kelanjutan hubungan Li Jiao dan Haoming, ketika di hati pria itu ada cinta pertamanya dan kehadiran Fu Si Han yang menuntut peetanggungjawaban?
読む
Chapter: 16. Jangan Sampai Ada Yang Mati"Kau tuli?" Sebuah suara dari arah pintu masuk tiba-tiba menginterupsi, langkah kaki yang mendekat membawa aura dingin hingga membuat suasana di sekitar berubah hening dan terasa begitu mencengkam. "Jiao Jiao juga bilang, dia tidak menyukaimu!"Fu Si Han berjalan masuk dengan gagah, wajahnya dipenuhi awan gelap dan tatapan tajam yang menusuk Haoming—menandakan kemarahannya tengah meluap. Dia berhenti tepat di depan Jiao Jiao, lalu melepaskan jas luarnya dan menyelimutkan dengan hati-hati di bahu wanita itu untuk menutupi gaunnya yang robek. Jari-jari Fu Si Han menyentuh lembut pipi Jiao Jiao yang memerah bekas tamparan, tatapan tajamnya beralih ke arah Li Na, Liu Lanfen, hingga akhirnya berhenti pada Li Wei. "Apa pelajaran terakhir kali masih belum cukup?" Suara Fu Si Han rendah, tapi gemanya mampu membuat siapa pun merinding. Rahang Fu Si Han mengeras, kedua tangannya mengepal erat, napasnya tampak turun naik teratur dan t
最終更新日: 2026-07-29
Chapter: 15. Aku Tidak Menyukaimu!"Itu dia! Dia yang mecuri cincin Nona Li!!" Saat Jiao Jiao baru saja kembali ke aula, tiba-tiba seorang wanita berpakaian pelayan yang berdiri di antara Li Na dan Haoming menodongkan jari telunjuk ke arahnya dengan disertai tuduhan keji. Jiao Jiao mengerutkan kening, dia kemudian melihat sekeliling dan mendapati semua orang menatapmya dengan tatapan hina, bahkan ada yang terang-terangan mencemoohnya. Jiao Jiao tentu saja bingung. Dia pergi hanya sebentar, tapi sebuah tuduhan sudah jatuh ke atas kepalanya begitu kembali. Kebingungan semakin menghiasi wajahnya ketika Li Na tiba-tiba menyerbu ke arahnya dan menggenggam tangannya dengan kasar. "Adik, jika kamu menyukai cincinku katakan saja, tidak perlu menggunakan cara hina seperti mencuri!" Wajah Li Na tampak garang, dia seperti predator yang siap melahap Jiao Jiao. "Mencuri apanya?" Jiao Jiao menepis kasar tangan Li Na dari pergelangan tangannya. "Jangan biacara sembarangan!" tambahnya memperingati dengan tegas. "Aku hany
最終更新日: 2026-07-28
Chapter: 14. Pilih KasihJiao Jiao memutar bola mata dan menatap Li Na yang mengenakan gaun lebih terbuka lagi. "Aku tidak boleh, dia boleh?" sinisnya pada Li Wei, sebelum melanjutkan dengan nada sarkas. "Selama ini kau tidak pernah membelikanku satu gaun pun, jadi jangan coba-coba mengaturku!" "Tidak diduga, Tuan Li begitu pilih kasih ...." "Benar, bahkan tidak pernah membelikan satu gaun pun untuk putri bungsunya." "Padahal mereka sama-sama putrinya... kenapa harus pilih kasih begitu" Para tamu di sekitar mulai bergosip dengan berbagai ekspresi, bahkan ada yang sampai menggelenglan kepala seolah menyayangkan sikap Li Wei. Melihat itu, Li Wei menggertakkan gigi menahan amarah yang semakin bergejolak. Li Na mendekat dengan nada lembut. "Adik, mana mungkin ayah tidak membelikanmu gaun? Bukankah tadi kemarin aku mengirimkan satu gaun padamu?" Jiao Jiao mengerutkan kening dengan ekspresi mengejek. "Gaun tua yang tidak kau inginkan, kau kira aku mau? Aku bukan kau yang suka memungut sampah!" Wajah Li Na
最終更新日: 2026-07-24
Chapter: 13. Aku Tidak MengundangnyaSetelah mematikan panggilan telepon dari ayahnya, Jiao Jiao meletakkan ponselnya ke atas meja, lalu lanjut menyantap sarapannya dengan gerakan anggun dan tenag seolah panggilan telepon dari Li Wei tidak mengganggu mood-nya sama sekali. Fu Si Han yang tengah memotong roti meletakkan pisau dan garpu dengan perlahan di sisi piring, dia menatap Jiao Jiao. "Apa yang dia inginkan?" tanya Fu Si Han dengan nada tenang, tetap memperhatikan setiap perubahan ekspresi Jiao Jiao. Sejak awal, dia bisa mendengar dengan jelas semua pembicaraan Jiao Jiao dan Li Wei, tapi tetap bertanya hanya untuk mendengarkan langsung dari wanita itu Jiao Jiao menghela napas panjang, menghempaskan punggungnya pada sandaran kursi sambil kedua tangannya menyilang di depan dadanya. "Dia menyalahkanku karena tidak pernah menjenguknya setelah dia masuk rumah sakit, memangnya dia pantas?" ujarnya dengan suara yang penuh rasa jijik. "Sejak kecil, dia tidak pernah memperlakukanku sebagai anaknya ... sekarang malah menye
最終更新日: 2026-04-23
Chapter: 12. Aku Tidak Akan SungkanSaat membuka matanya kembali, Jiao Jiao menemukan dirinya berada di kamar yang sama seperti terakhir kali—kamar Fu Si Han—tempat dirinya menghabiskan malam panjang dan penuh gairah. Jiao Jiao berbaring tengkurap, luka di tubuhnya sudah diobati dengan sangat hati-hati oleh Fu Si Han. Dia tidak berpindah dari sisi ranjang sejak Jiao Jiao diletakkan di sana. Fu Si Han memang menyuruh dokter pribadi memeriksa kondisi Jiao Jiao, tapi kemudian memutuskan untuk menangani luka-lukanya sendiri. Bagaimanapun, dia tidak percaya orang lain akan melakukan pekerjaannya dengan cermat, takut mereka menyakiti Jiao Jiao tanpa sengaja. Jiao Jiao merasa tubuhnya seolah remuk, terutama saat dia mencoba sedikit menggeser posisi tubuhnya. "Jangan bergerak," kata Fu Si Han tegas, tapi tetap memperlakukannya dengan lembut. "Lukamu baru saja dibalut." Jiao Jiao langsung patuh. "T
最終更新日: 2026-04-12
Chapter: 11. Maaf, Aku Datang TerlambatDi Fu Group, Fu Si Han tampak sibuk mengamati dokumen di tangannya ketika Ji Ling Shu masuk dengan tergesa-gesa dan melaporkan, "Tuan, sepertinya terjadi sesuatu pada Nona Jiao Jiao." Tanpa bertanya apa pun, Fu Si Han segera menutup dokumen yang ditelitinya. Dia beranjak berdiri, menutup kancing kemeja yang dikenakannya dan keluar dari ruangannya dengan wajah dingin yang telah ditutupi kabut gelap. Langkah Fu Si Han tergesa-gesa, tapi tetap berwibawa dan mantap. Di belakangnya, Ji Ling Shu menyusul bersama beberapa pengawal berpakaian serba hitam dan berwajah datar. "Dalam sepuluh menit aku ingin tiba di Kediaman Li!" Atas titah tak terbantah yang jatuh dari bibir Fu Si Han, mereka berkendara di jalanan yang telah dimanipulasi lampu lalu lintasnya dengan kecepatan tinggi. Beruntung jalanan saat itu tidak begitu padat dan jarak tempuhnya tidak jauh, sehingga mereka hanya butuh sembilan menit untuk membawa Fu Si Han dan Ji Ling Shu yang terlihat seperti ingin memusnahkan
最終更新日: 2026-04-11
Gairah Panas Adik Iparku
Dark RomanceDewasaPria DinginCinta Satu MalamPembalasan DendamPerselingkuhan
Setelah tiga tahun pernikahan, ini adalah pertama kalinya Jessica Wang melakukan ritual malam pertama. Hanya saja, ritual yang terjadi dengan panas membara dan penuh gairah itu tidak dia lakukan bersama suaminya, Aland Albert.
Dia melakukan hubungan terlarang itu bersama saudara kembar suaminya yang merupakan adik iparnya sendiri, Aaron Albert!
Ketika memikirkan nasib pernikahannya setelah mengetahui dirinya hamil anak Aaron, Jessica justru menemukan fakta yang sangat mengejutkan ....
読む
Chapter: Dasar Tong SampahDI RUANG KERJA ALANDDinding berwarna abu-abu tua dengan aksen kayu gelap tidak pernah terasa cukup luas bagi Aland. Saat dia melihat keluar dari dinding kaca, pemandangan kota jelas tidak seindah yang bisa dilihat dari lantai teratas – ruang kerja Aaron sebagai Presiden Direktur Cisal Enterprise.Aland mengalihkan tatapannya dari pemandangan kota, ke arah pintu ketika mendengar suara tumit hak Natasha menggelegar di lantai marmer. Suara tak asing itu seperti penuh godaan, membuatnya tahu siapa yang datang meski tanpa melihat. Natasha melenggak-lenggokkan pinggulnya, berjalan mendekati Aland, lalu duduk di pangkuan pria itu dengan gerakan lembut yang menggoda. "Sayang ... kapan kamu akan menceraikan wanita itu?" Jari jemari Natasha yang berhias mahkota berlian menjalar perlahan di leher Aland, mengikuti urat yang membesar karena ketegangan. "Padahal dari awal, kamu menikahinya hanya untuk menjatuhkan Aaron, bukan? Namun adikmu justru seperti raja yang tidak bisa diganggu gugat!"Ala
最終更新日: 2026-01-05
Chapter: Tapi Ada Syaratnya"Jessica, apa yang kamu lakukan di sini?!" Suara Rebecca menusuk suasana ruang keluarga yang tadinya sunyi. Wanita itu berdiri di pintu dengan wajah memerah karena kesal, mata melotot menatap Jessica yang tengah bersandar di sofa besar seperti orang yang punya hak penuh atas tempat itu – tangan di paha, gelas jus jeruk di tangan kanannya. "Bukan urusanmu," jawab Jessica tanpa melihatnya, matanya tetap terpaku pada layar televisi yang sebenarnya tidak sedang dia tonton. Suaranya dingin seperti es, tak sedikitpun memberi ruang untuk pembantahan. Tepat saat itu, Alexander keluar bersama Veronika yang mengenakan gaun panjang berwarna emas yang membuatnya terlihat mencolok. "Tuan Smith," panggil Jessica dengan nada yang jauh dan kaku, seolah-olah yang dia hadapi bukan ayah kandungnya sendiri. "Aku sudah membawa surat perjanjian investasi dari Cisal Enterprise seperti yang kamu minta." Alexander langsung tersenyum lebar, wajahnya bersinar kegembiraan. "Betapa baiknya putriku yang canti
最終更新日: 2026-01-05
Chapter: Kesepakatan TambahanSetelah meninggalkan Snow Butique, Jessica melangkah cepat menuju parkiran, langkahnya sedikit tergesa-gesa di atas ubin lantai yang mengkilap. Dia masih menggenggam jas Aaron dengan erat hingga kainnya terlipat kusut di genggamannya, sementara dada yang masih terasa sakit perlahan-lahan terbakar oleh nyala balas dendam yang semakin membara.'Aland bilang aku hanya mencari perhatian? Baiklah, nanti kau akan tahu betapa salahnya menganggapku seperti itu!' – suara dalam hatinya terdengar keras, menyembunyikan rasa sakit yang masih menyelimuti dirinya.Tangan sudah siap membuka pintu mobil yang disewanya ketika suara yang sangat akrab terdengar dari belakang – suara yang membuat tulang belakangnya sedikit berdiri rilek."Kau berpikir bisa pergi begitu saja setelah membawa jas ku?"Jessica langsung berbalik, alisnya sedikit terangkat dengan ekspresi tidak senang. Udara di parkiran terasa lebih dingin dari biasanya. "Aku akan membawanya kembali ke kantormu nanti.""Tak perlu repot, aku sud
最終更新日: 2026-01-04
Chapter: Apa yang Kamu Banggakan?"Kenapa kau di sini?" Suara dingin Aland mengagetkan Jessica yang baru saja berganti pakaian dan hendak pergi meninggalkan Snow Butique sambil menenteng jas Aaron. Dia sedikit terkejut melihat keberadaan Aland yang sebelumnya sangat dia cintai dan dirindui siang-malam. Kini, perasaan itu musnah berganti dengan kekecewaan yang meninggalkan rasa permusuhan. Jessica menatap Aland, lalu dengan sinis melirik Natasha yang menempel di lengan pria itu. Kemudian, tatapan Jessica kembali tertuju pada Aland. "Apa masalahnya? Kenapa aku tidak boleh ada di sini?" Natasha melihat Jessica dari ujung kepala sampai ujung kaki, dia selalu iri hati saat menyadari saudari perempuannya selalu terlihat cantik meski hanya dibalut pakaian sederhana. Detik selanjutnya, tatapan Natasha jatuh pada jas pria di tangan Jessica. "Adik, kenapa kamu memegang pakaian pria di tanganmu? Itu bukan pakaian Aland, kan?" "Oh, aku bertanya-tanya kenapa kau belum sampai ke Orleander Breeze, padahal ibu bilang kau sud
最終更新日: 2024-01-22
Chapter: Membuat Banyak Segel di Tubuhmu"Apa?" Jessica menghentikan kegiatannya, dia menatap pria di sampingnya. "Aaron, kenapa kau mendesakku bercerai? Aku tidak sedang terburu-buru. Aku....""Apa kau pikir, kau tidak perlu bertanggung jawab setelah tiga kali tidur denganku?""Tanggung jawab?" Jessica menatap Aaron dengan tatapan tak percaya. "Hmmmm." Aaron mengangguk tanpa dosa. "Anggap saja sebagai kompensasi atas hilangnya waktu berhargaku dan kerusakan mental yang disebabkan olehmu.""Hah ... kerusakan mental?" Jessica terkekeh sinis. Bukankah dia yang merusak mentalku? "Kau tidak hanya mengambil kepolosanku, tapi juga berkali-kali mencoba memanfaatkan aku. Jadi, tentu saja kau harus bertanggung jawab!""Kau—" Jessica mengacungkan jari telunjuknya ke arah Aaron dengan gigi yang saling gemertakan seolah-olah ingin melumat pria itu. "Gila!""Apa aku salah?"Jessica diam, dia tidak punya kata-kata yang tepat untuk membalas Aaron. Lebih tepatnya, dia tidak ingin berdebat dengan Aaron untuk mencegah dirinya menjadi gila
最終更新日: 2024-01-22
Chapter: PerceraianJessica terdiam. Sebelumnya, dia berniat meminta bantuan pada Aland untuk berinvestasi pada Smith Company agar kesepakatannya dengan Alex bisa terpenuhi. Namun, begitu mengetahui perselingkuhan Aland dan Natasha, Jessica membuang jauh-jauh pemikirannya itu. Di matanya, aku hanyalah wanita yang tidak diinginkan. Bagaimana mungkin bajingan itu bersedia membantuku? Jessica menggertakkan gigi, sementara otaknya sedang berpikir dengan liar. Detik selanjutnya, dia langsung menoleh ke arah Aaron saat pemikirannya membawa satu nama. "Aaron ...." Jessica memasang senyum terbaik yang terlihat begitu dipaksakan hingga Aaron menatapnya dengan aneh. Bukannya senang ditatap oleh Jessica dengan dengan netra berbinar dan senyum lebar, Aaron justru bergedik ngeri. "Apa?" "Maukah kamu membantuku?""Bantuan seperti apa yang kamu inginkan?"Jessica menggigit bibirnya, tampak ragu mengutarakan niatnya. Meski demikian, dia tetap berbicara dengan perlahan. "Aku ingin kamu berinvestasi pada Smith Comp
最終更新日: 2024-01-21