Short
Akhir Tragis Suamiku Bersama Sahabatnya

Akhir Tragis Suamiku Bersama Sahabatnya

Oleh:  CharlesTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Bab
0Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Di hari putriku meninggal, aku berniat meletakkan papan arwahnya di aula leluhur Keluarga Gunawan. Namun, Jefri Gunawan yang berusia lima tahun malah melempar papan itu ke lantai dan menginjak-injaknya sampai hancur berantakan. “Dia bukan anak Keluarga Gunawan, apa haknya diletakkan di sini? Bahkan kalau kamu mati pun, aku nggak akan sudi menaruh papan namamu di sini!” Aku melirik ke arah papan arwah seorang wanita yang terpajang di aula itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Begitu melihat arah pandanganku, Jefri langsung berdiri menghalangi penglihatanku. “Kamu pikir kamu siapa?! Emangnya kamu pantas dibandingkan dengan ibuku?!” “Pelakor selamanya akan jadi pelakor! Selamanya nggak akan pernah punya harga diri!” Aku tak menyangka anak yang kubesarkan dengan tanganku sendiri, ternyata bisa begitu mirip dengan ayahnya. Menatap putra kandungku yang berdiri di hadapanku, aku pun jatuh ke dalam keputusasaan yang tak berdasar. “Jangan kira karena sudah mengurusku beberapa tahun, kamu bisa jadi ibu kandungku. Ibuku hanya satu selamanya!” “Kalau hebat, pergilah dari rumahku!” Dia tak tahu kalau papan arwah yang dia hancurkan itu adalah milik kakak kandungnya sendiri. Namun semuanya sudah tak penting lagi. Putriku sudah tiada dan tak ada gunanya lagi aku bertahan di sini. “Nggak perlu mengusirku, aku akan pergi hari ini juga.”

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

Aku menunduk menatap papan arwah yang hancur berkeping-keping di lantai, perasaanku campur aduk.

Putriku yang malang bahkan saat mati pun tak bisa tenang.

Baru saja aku membungkuk untuk memungut sisa-sisa papan arwah itu, tiba-tiba seseorang menendangnya hingga terpental.

Aku mendongak, menatap Jefri dengan tak percaya. Bagaimana bisa anak sekecil itu punya hati sekejam ini?

Jefri malah menatapku dengan wajah menghina.

“Dasar pelakor, apa lihat-lihat? Kalau lihat lagi, awas kucungkil matamu!”

“Kalau kamu berani pungut rongsokan itu, aku bakal mengusirmu sekarang juga.”

Aku tak mengerti kenapa anak berusia lima tahun bisa sekejam ini dan kata-kata yang keluar dari mulutnya sama sekali bukan cerminan anak seusianya.

Dengan suara serak, aku bertanya padanya, “Siapa yang mengajarimu bicara seperti itu?”

Jefri malah mendengus dingin, “Siapa lagi kalau bukan kamu sendiri, dasar pelakor.”

Dulu, setiap kali dia menghinaku seperti ini, aku akan dengan sabar menasihatinya.

Namun hari ini, aku tak punya energi lagi untuk mengurusnya. Aku hanya ingin melindungi papan arwah putriku.

Jestine baru berusia delapan tahun, tapi dia anak yang sangat baik. Saat aku sibuk, dia sering membantuku menjaga Jefri.

Namun sekarang, Jefri malah menginjak-injak papan arwah kakak yang pernah merawatnya tanpa perasaan sedikit pun.

Aku berjongkok lagi, mencoba memungut papan itu, tapi Jefri malah menginjak tanganku.

Tenaganya memang tidak seberapa, tapi rasanya seberat ribuan ton di hatiku.

“Jangan sentuh papan arwah anak haram ini lagi atau kamu angkat kaki dari sini!”

Anak haram?

Hatiku bergejolak hebat.

Jestine itu kakak kandung Jefri, tapi dulu neneknya sama sekali tak mau mengakuinya.

“Hanya anak perempuan, sampai mati pun aku nggak akan mengakuinya!”

Padahal saat itu aku baru saja melahirkan dan belum selesai masa nifas, tapi sudah berlutut di depan gerbang vila Keluarga Gunawan selama sehari semalam hanya agar mereka luluh.

Namun hingga aku pingsan, tidak ada satu pun orang Keluarga Gunawan yang keluar melihatku.

Karena terpaksa, akhirnya aku membiarkan Jestine mengikuti margaku, marga Joman.

Kemudian aku melahirkan Jefri, mengira akhirnya diriku bisa menjadi Nyonya Gunawan secara sah.

Namun tak disangka, Harry Gunawan malah menikahi Maya yang sudah sakit-sakitan bertahun-tahun dan mengumumkan kepada publik bahwa Jefri adalah anak wanita itu.

Sedangkan aku hanya dianggap sebagai pengasuh Jefri.

Tentu saja, Jestine tak pernah diakui sebagai bagian dari keluarga mereka.

“Jefri, kok kamu nggak punya sopan santun? Aku akan mendidikmu baik-baik hari ini!”

Bagaimanapun, Jefri hanyalah anak berusia lima tahun. Melihatku mulai serius, ekspresi wajahnya langsung panik.

“Kamu nggak berhak mengaturku! Kamu bukan ibuku!”

Aku tak tahan lagi dan membentak, “Siapa bilang aku bukan ibumu?!”

Tiba-tiba, suara yang sangat kukenal terdengar dari belakang.”

“Aku yang mengatakannya pada Jefri.”

Seketika, seluruh tubuhku membeku di tempat. Aku menoleh perlahan seperti robot.

Aku tak tahu sejak kapan Harry pulang dan seberapa banyak drama ini yang sudah dia saksikan.

Namun, dia tak pernah sekalipun menghentikannya. Sekarang, saat aku ingin mendidik Jefri, dia malah muncul membelanya.

“Harry, cepat kasih tahu Harry, siapa ibu kandungnya!”

Aku sedang bertaruh... bertaruh apakah Harry masih punya hati nurani?

Namun, dia malah menatapku dengan tidak senang.

“Ibu Jefri itu Maya.”

Aku menatap Harry dengan tak percaya. Aku sudah kehilangan putriku dan sekarang dia bahkan tak mengizinkanku mengakui putraku sendiri.

Jefri yang dari tadi menunggu jawaban ayahnya, langsung menatapku dengan penuh hinaan begitu mendengar kata-kata itu.

Aku tak memedulikan mereka lagi. Dengan tergesa-gesa, aku memungut papan arwah Jestine dan lari kembali ke kamar.
Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
9 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status