MasukSetelah aku menyatakan cinta kepada teman masa kecilku sebanyak 101 kali, dia malah menikahi cinta pertamanya. Dengan hati yang sudah mati rasa, aku berbalik menikahi adiknya yang selama ini selalu mengejarku. Setelah menikah, adiknya memanjakanku sampai sedalam-dalamnya, cintanya berani dan penuh gairah. Semua orang merasa aku benar-benar sangat beruntung, bisa menikah dengan pria baik yang begitu mencintaiku. Namun ketika aku dan cinta pertamanya sama-sama terjatuh ke dalam air, aku dengan mata kepala sendiri melihat suamiku yang tidak bisa berenang ini, tiba-tiba melompat turun, berenang sekuat tenaga menuju sang cinta pertama, bahkan memberinya napas dari mulut ke mulut di dalam air. Aku berjuang dengan putus asa, memohon agar dia mau menatapku sekali saja, tetapi dia hanya sibuk membawa si cinta pertama ke tepi, membiarkan aku ditelan oleh air laut. Saat tak sadarkan diri, di ruang rawat aku mendengar dia dan teman masa kecilku saling baku hantam demi memperebutkan giliran merawat cinta pertama mereka. Dia meraung kesakitan dan berkata, "Aku mengorbankan diri sendiri dengan menikahi Ariana, bukankah itu semua agar dia nggak menghalangi kebahagiaanmu dengan Selene? Jadi biarkan aku pergi melihat Selene sekali saja, boleh?" Ternyata ... sejak awal memang tidak pernah ada seorang pun yang benar-benar mencintaiku. Aku segera membuat janji untuk layanan pemalsuan kematian, bersiap menggunakan kematian palsu untuk melarikan diri. Namun setelah mendengar "kabar kematianku", dia yang biasanya selalu tenang justru menepis cinta pertamanya yang mencoba menghiburnya, membungkuk lalu memuntahkan seteguk darah, rambutnya memutih dalam semalam ....
Lihat lebih banyak...Saat membuka mata lagi, aku mendapati diriku terbaring di ranjang rumah sakit. Saat itu dokter kebetulan baru saja selesai memeriksaku."Nggak ada masalah besar. Setelah infus botol ini habis, kamu sudah boleh pulang."Melihat dokter itu, kepalaku tiba-tiba berdenyut sakit. Aku segera teringat sesuatu, buru-buru menarik lengan bajunya dan bertanya dengan cemas,"Dokter, apa di sini ada pasien bernama Marcus? Bagaimana keadaannya?""Dan kakaknya, Victor, dia baik-baik saja, 'kan?"Dokter menatapku dengan penuh simpati, lalu menepuk bahuku dengan tak berdaya."Victor sudah meninggal saat dibawa ke sini. Turut berdukacita.""Sedangkan Marcus, sebelumnya satu kakinya sudah terluka. Setelah ledakan itu, kaki lainnya yang masih baik juga rusak.""Lukanya terlalu parah, kami juga nggak bisa berbuat banyak. Mulai sekarang dia hanya bisa hidup dengan kursi roda. Kalau kamu punya waktu, cobalah lebih sering menemaninya dan menyemangatinya."Setelah berkata demikian, dokter pun berbalik dan p
"Ariana!""Ariana!"Melihat mereka muncul, aku juga sangat terkejut.Walau aku membenci apa yang pernah mereka lakukan padaku, aku juga tidak ingin mereka kehilangan nyawa karena aku. Aku menarik napas dalam-dalam lalu berteriak kepada mereka, "Kalian kenapa datang? Cepat pergi, Selene punya pisau, di sini berbahaya!"Tak disangka, kedua bersaudara itu bukan pergi, malah melangkah beberapa langkah mendekat ke arahku."Ariana, kami nggak takut!""Ya, sebelumnya kami masih belum bisa menyerah dan mencoba mengejarmu untuk memohon kesempatan lagi, jadi kami mengikutimu. Tak disangka kami justru melihat saat kamu diculik.""Tahukah kamu? Demi mengejarmu, aku dan Marcus bahkan menerobos beberapa lampu merah. Untung kami datang tepat waktu, kalau nggak ... aku bahkan nggak berani membayangkan akibatnya!"Selene sama sekali tidak menyangka bahwa dua bersaudara yang dulu selalu memanjakan dan melindunginya suatu hari akan mengabaikannya.Bahkan di depan matanya sendiri, mereka malah menanyakan
Melihat sikapku begitu tegas, Marcus juga tahu bahwa kami benar-benar tidak mungkin lagi. Dia pun jatuh terkulai di tanah, matanya merah karena menangis di tengah tiupan angin.Namun aku tidak tersentuh sama sekali, hanya berbalik dan pergi tanpa menoleh.Baru berjalan beberapa langkah, aku sudah mendengar suara langkah kaki dari belakang.Aku mempercepat langkah, dia juga mempercepat, aku melambat, dia pun melambat, terus mengikutiku dengan jarak yang tidak terlalu dekat tetapi juga tidak terlalu jauh.Hatiku terkejut, aku pun sadar aku sedang diikuti.Akhirnya aku mencari kesempatan dan segera berlari masuk ke sebuah gang kecil.Saat aku sedang bersyukur karena merasa berhasil melepaskan diri darinya, detik berikutnya aku merasakan sakit di bagian belakang kepalaku.Setelah itu, pandanganku menjadi gelap, diriku segera pingsan di tempat.Saat membuka mata lagi, aku mendapati diriku berada di sebuah pabrik tepung yang terbengkalai, kedua tangan dan kakiku diikat erat pada kursi hingga
"Dulu aku buta dan nggak bisa melihat dengan jelas. Sekarang, maukah kamu memberiku satu kesempatan lagi?"Aku langsung merasa muak, sampai sudut bibirku berkedut tanpa kata.Apa dulu aku buta sampai bisa menyukai pria memuakkan seperti ini?Sebelum sempat aku menolak, Marcus di samping juga mulai panik. Dia menarik tanganku yang lain dan mulai menghitung satu per satu semua kebaikan yang pernah kulakukan untuknya, bahkan mengeluarkan giok yang dulu pernah kuberikan kepadanya."Ariana, masih ingat ini? Giok ini kamu dapatkan saat aku demam tinggi. Kamu naik selangkah demi selangkah sambil berlutut, melewati lebih dari seribu anak tangga untuk memohonkan jimat keselamatan yang telah diberkati khusus untukku.""Ariana, aku mengakui bahwa pada awalnya aku memang memanfaatkanmu, tetapi kemudian aku benar-benar menyadari bahwa aku telah jatuh cinta padamu!""Hubungan suami istri kita selama lima tahun, apa kamu benar-benar bisa membuangnya begitu saja?"Perutku segera terasa bergolak dan ak






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.