INICIAR SESIÓNTiba-tiba ada seseorang yang menandai aku di grup orang tua murid. [ Papa Reno, aku lihat setiap hari bekal yang kamu bawa untuk anakmu kelihatannya mewah sekali. Mulai besok, bawakan satu porsi juga untuk putriku. ] [ Aku bukan mau minta gratis. Aku bayar 20 ribu per hari. Kalau dihitung sebulan, kamu malah bisa dapat untung lumayan. ] Melihat pesan di layar, aku hanya merasa ini benar-benar tidak masuk akal. Anakku sangat pemilih soal makanan dan juga memiliki alergi yang cukup parah. Semua bahan makanannya aku minta orang membelikannya langsung dari daerah asal lalu dikirim lewat jalur udara. Biaya satu kali makannya saja sudah lebih dari sejuta, sekarang malah ada yang ingin membelinya hanya dengan 20 ribu? Aku langsung membalas di grup. [ Nggak bisa. ] Tak disangka, keesokan harinya anakku pulang dari TK Bilingual Sunshine sambil menangis. Dia bilang kotak bekalnya dirampas oleh teman sekelasnya, bahkan guru kelasnya memarahinya dan mengatakan dia egois. Baguslah. Kalau sudah dihargai tapi masih tidak tahu diri, jangan salahkan aku kalau kali ini aku bertindak tanpa ampun.
Ver másSore itu juga, TK Bilingual Sunshine menerima surat perintah dari Dinas Pendidikan untuk menghentikan seluruh kegiatan operasionalnya dan menjalani penataan ulang.Karena diduga melakukan pelanggaran prosedur serta melindungi pelaku penganiayaan terhadap anak, kepala sekolah dan Nita bukan hanya dicabut izin mengajarnya, tetapi juga harus menghadapi proses hukum.Di pihak Mega Capital, Mira menangani semuanya dengan sangat tegas demi meredakan amarahku.Seluruh pelanggaran Nora diselidiki sampai tuntas. Jumlah uang yang terlibat mencapai lebih dari puluhan miliar. Yang menunggunya adalah hukuman penjara setidaknya selama sepuluh tahun.Di sisi lain, Herdy yang telah terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak, ditambah lagi ada banyak korban penindasan mereka yang memberikan kesaksian setelah Nora jatuh, pria itu akhirnya dijatuhi hukuman penjara tiga tahun.Seluruh aset mereka disita oleh pengadilan untuk membayar utang.Sedangkan Sheva yang selama ini dimanja dan bertindak semaunya
Di samping, Herdy masih belum memahami apa yang sedang terjadi. Dia berusaha menarik lengan Nora. "Sayang, kenapa kamu malah berlutut? Cepat bangun dan hajar bajingan itu!"Plak!Suara tamparan yang sangat nyaring bergema di seluruh kelas.Nora langsung terperanjat dan berdiri, lalu tanpa ragu menampar Herdy dengan keras hingga dia terjatuh ke lantai."Hajar apanya! Dasar sampah! Kamu tahu nggak orang seperti apa yang sudah kamu singgung!""Semua hidupku sudah kamu hancurkan! Gara-gara kamu aku bakal mati di penjara!"Nora seperti orang kesurupan. Dia meninju dan menendang Herdy tanpa henti, melampiaskan seluruh ketakutan dan keputusasaannya kepada pria bodoh itu. Herdy dipukuli hingga berguling-guling di lantai sambil menjerit kesakitan.Aku memandang sandiwara saling menghancurkan itu tanpa merasa iba sedikit pun.Kalau tahu bakal jadi begini akibatnya, kenapa dulu berani bertindak semena-mena?Saat mereka menindas orang lain dengan mengandalkan kekuasaan, seharusnya mereka juga suda
Begitu melihat Nora datang, Herdy langsung seperti menemukan penyelamat. Dia berlari menghampirinya sambil menangis tersedu-sedu. "Sayang, akhirnya kamu datang juga! Kalau kamu terlambat sedikit lagi, suami dan anakmu sudah habis ditindas bajingan ini!""Dia bukan cuma mukul aku, tapi juga buat video palsu untuk menjebakku! Cepat bantu aku hancurkan dia!"Nora memandang pipi Herdy yang bengkak dengan penuh rasa iba, lalu amarahnya langsung meledak. Dia berbalik menatapku dengan garang. Jarinya hampir menusuk hidungku."Jadi kamu sampah nggak tahu diri itu yang berani memukul suamiku?""Kamu nggak cari tahu dulu siapa aku di Kota Hairos ini? Cukup dengan satu kalimat dariku, aku bisa membuatmu lenyap dari kota ini!"Sambil berteriak, Nora mengeluarkan setumpuk kartu nama dari tempat kartu namanya, lalu melemparkannya ke arahku."Buka matamu lebar-lebar! Aku ini direktur regional Mega Capital! Tinggal menggerakkan satu jari saja, aku bisa menginjak mati cecunguk sepertimu!"Aku menatap k
Begitu kata-kataku selesai, Herdy langsung meledak dalam tawa."Hahaha! Berlagak apa kamu di sini? Mau suruh penanggung jawab Mega Capital datang ke sini?""Memangnya kamu siapa? Kebanyakan nonton sinetron sampai nggak bisa membedakan kenyataan ya?"Beberapa guru dan orang tua murid di sekitar juga ikut memperlihatkan tatapan menghina. Jelas mereka semua mengira aku hanya sedang menggertak.Tak lama kemudian, suara sirene mobil polisi terdengar dari luar TK. Dua orang polisi bergegas masuk ke dalam kelas. Begitu melihat ruangan yang berantakan dan Herdy yang tadi memegang pecahan kaca, mereka langsung mengernyit."Siapa yang telepon polisi? Ada apa di sini?"Begitu melihat polisi datang, Herdy langsung membuang pecahan kaca dari tangannya. Dia memegangi pipinya yang bengkak. Ekspresinya berubah dalam sekejap, lalu dia mulai menangis dan meratap."Pak Polisi, akhirnya kalian datang juga! Orang gila ini baru masuk langsung mukul saya. Lihat wajah saya dipukul sampai begini, bahkan gigi s






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.