Teilen

Bab 4

last update Veröffentlichungsdatum: 25.01.2026 20:20:15

Dalam perjalanan menuju restoran, pak andre banyak bercerita. ternyata pak arif emang udah cool dari sono nya

aku membayangkan kalau jiwa mereka tertukar, lucu kali nya, hihihi

"Aida , kamu ngetawain saya?"tiba tiba suara bariton membuyarkan lamunan ku.

" e... enggak pak, tadi saya lagi ingat kejadian tadi pagi pas berangkat kerja " sahut ku menutupi kegugupan. sialan kulkas 7pintu tahu aja gue melamun rutuk ku dalam hati

" Ya elah bro, sensi banget sih lo, jangan jangan lo naksir dia" ucap pak andre menggoda

" kalau rese lo boleh naik mobil lain" sungut pak arif

"oke ... oke... gue diem" pak andre mengangkat kedua tangan nya.

perdebatan mereka berhenti saat tiba di restoran.

pak andre mesejajar kan jalan nya dengan ku ketika turun dari mobil.

" aida, dia suka sama lo, gue tahu itu. sok jual mahal aja dia, pengen tahu sampai di mana gengsi nya " pak andre berbisik

"apa yang suka dari saya pak? jauh kali saya dari selera pak arif " ucap dengan sedikit berbisik

" Kalian berdua kenapa bisik bisik, ada saya di sini" ujar pak arif dengan ketus.

" dre, ga usah nikung staf gue, lo buka loker aja kalau perlu staf baru"

" ada yang cemburu nih" pak andre tertawa puas

"selamat siang pak,silahkan masuk" sambut pelayan restoran

" ini menu nya, nanti jika sudah bisa panggil kami kembali" ucap pelayan ketika kami sudah duduk.

" kamu mau pesan apa aida?" pak arif menatap ku

" apa saja pak, yang penting menu nya nasi"

" minum nya ?"

" lime jus sama air mineral pak"

" gue mau... " lo tulis sendiri dre,, emang gue pelayan lo"

" lah, aida aja lo tanya, kenapa gue nggak? wah wah bau bau....." ucap pak andre sambil mengangkat kedua alis nya

" mba, pak.andre memanggil pelayan.dan menyerah kan menu pilihan kita"

"aida, kamu harus banget makan nasi ya?' tanya pak andre

" iya pak, kalau siang saya harus makan nasi,soalnya saya punya maag " ucap ku malu

"harus di inget tuh rif, aida itu punya maag artinya dia ga bisa makan telat, kalau dia sakit kan lo yang rugi karena ga bisa lihatin muka cantik dia" kekeh pak andre

Ya Allah pak andre hobi banget sih godain pak arif, nanti gue yang kena omel lagi, gumam ku.

" Silakan pak pesanan nya" pelayan datang mengantar pesanan kami

" terima kasih" ucap ku

Selama makan tidak ada yang bicara, dengan ujung mata , aku lihat pak arif memmperhatikan ku, aku pura pura menunduk .

" ehm .. ehm , jangan di lihatin aja bro entar keburu ada yang nangkep nyesel loh" tiba tiba pak andre bicara.

" apa perlu gue yang ngomong?" lanjut nya

" gue usir lo kalau berisik"

" wuih ada yang sensi nih, biasa kalau orang lagi jatuh cinta begitu, sabar ya aida"

" kok saya pak' lirih ku

" karena kamu yang bikin dia seperti itu"

" aku tersedak, emang sebenci itu pak arif sama gue sampe sampe selalu sensi"dalam hati

" lain kali lebih hati hati" pak arif menyerahkan botol air mineral.

" terima kasih pak" aku menerima botol itu yang di ikutin lirikan mata nya pak andre.

" kita mau lanjutin bahas kerjasama ga bro? pak andre membuka obrolan

" habis ini gue mau ketemu client lagi jam 3, besok pagi lo ke kantor aja kita lanjutkan pembahasan ini besok"

" siap bro" pak andre mengacungkan jempol nya

" aida, saya boleh minta nomer kamu? "

" belum sempat aku memberikan nya, pak arif menyela. " lo bisa telpon gue, kalau ada yang perlu di tanyakan"

" lo mau gue anter apa mau naik taxi?"

" gue naik taxi aja bro, good luck" pak andre menjawab sambil tersenyum meledek

" ayo aida kita berangkat, bisa stres kita kalau di sini terus sama dia" sambil menunjuk pak andre dengan dagu nya. yang di jawab kekehan oleh pak andre

" maaf pak memang seperti itu ya kalau ketemu pak andre? tadi saya pikir sama seperti client yang lain karena ketika awal memperkenalkan formal banget" ucap ku penasaran

" apa saya perlu menjawab nya?"

" kalau bapak tidak berkenan, tidak usah di jawab, maaf pak saya lancang" lirihku sambil menunduk

" aida, bodoh banget sih lo kenapa tanya tanya haduh bisa di pecat gue" dalam hati

" seperti yang andre bilang kalau kita mulai berteman ketika sama sama kuliah di australia, ketika pulang kesini kita membuka usaha bersama". sayang nya saya harus meninggalkan perusahaan itu karena harus mengurus perusahaan warisan keluarga ini. jadi andre yang urus sekarang".

" aku hanya mengangguk angguk saja".

" Pak, client yang ini sama kayak pak andre juga?" tanya ku

"Ya enggak aida, kalau yang ini beneran client kita, bukan client jadi jadian"

"Selamat siang pak, bu" sapa pegawai restoran sambil membuka kan pintu

"sudah pesan atas nama pak andrew"

"oh baik pak, mari saya antarkan" pegawai restoran itu mengantarkan kami ke room yang sudah di pesan oleh pak andrew

" silakan pak, bu" pelayan membukakan pintu

" kamu mau minum apa aida?" saya orange jus saja pak

" kami pesan minum saja dulu, 2 orange jus nanti makanan nya tunggu pak andrew datang"

"selamat siang pak arif, maaf sedikit terlambat" ujar pak andre sambil berjabat tangan.

" tidak pak, kami yang memang sampai lebih awal karena kebetulan tadi habis ketemu sama teman saya, jadi sekalian datang kesini" ucap pak arif

"ini aida asisten saya yang baru menggantikan nurma" pak arif memperkenal kan aku.

" salam kenal " sapa ku sambil bersalaman dengan nya

" baik kita mulai pembahasan kerjasama nya"

" aku menulis poin poin penting seperti yang di bilang mba nurma"

" senang bekerja sama dengan anda pak andrew, kontrak kerjasama akan di email oleh aida". ungkap pak arif sambil berjabat tangan.

" saya jalan dulu ya pak arif" yang di balas angguan oleh pak arif.

" aida, ini sudah jam 5, ga mungkin juga balik ke kantor. saya antar kamu pulang"

" ga usah pak, saya nanti naik ojol aja."

" kamu saya antar,masuk mobil sekarang" ucap nya memerintah. akhir nya aku masuk mobil

" tadi perasaan baek banget ni bos, sekarang juga lagi kayak kulkas 7pintu. kalau bukan bos, udah gue cakar tuh muka" gumam ku dalam hati

" antar aida pulang dulu" titah nya pada sopir

" baik pak"

" selama perjalanan, aku menatap jalanan yang mulai padat. tidak ada obrolan apapun, bingung juga mau ngobrol apa, takut salah entar taring nya keluar lagi"

" di depan belok kiri ya pak" ucapku pada sopir yang di balas anggukan.

" sudah di sini aja berhenti pak, nanti saya jalan"

" antar sampai rumah"

" rumah saya masuk gang pak, jadi sudah di sini saja". akhir nya mobil menepi.

" masih jauh rumah kamu dari sini?"

" enggak pak, tinggal masuk gang ini, paling 100 meteran"

" terima kasih sudah mengantar" ucap ku sambil menutup pintu mobil.

" Assalamualaikum, sambil.mengetuk pintu"

"waalaikumsalam" jawab ibu

" kok tumben udah sampai jam segini?'tanya ibu

" iya, kan tadi ida nemenin pam arif ketemu client di restoran bu, karena udah jam pulang kantor jadi ya langsung pulang"

" mandi dulu sana, habis itu makan. ibu masak gulai tunjang kesukaan kamu"

" siap" sambil mengecup kening ibu

" aku menyeruput teh hangat yang ibu buat kan"

" baca bismilah dulu nak" ingat nya

" bismillahirrahmanirrahim"...

" ayo bu makan, ida udah laper nih" aku mengambil nasi dan gulai tunjang

" emang kamu ga makan seharian ini?"

" tadi bekal aku kasih ke sisil, masa aku keluar bawa bawa bekel. td sempat makan nasi sih pas siang, tapi oas sore cuma maka steak, mana kenyang bu, aku makan steak malah pusing " jelas ku sambil tertawa..

" selasai makan aku bantu ibu beres beres meja, dan ibu cuci piring".

" bu, ida ke kamar ya mau rebahan pegel banget ni badan"

" iya, cepet tidur"

[da, lo seharian ngapain aja sama kulkas 7pintu? chat gue ga ada yang di bales!!!]

[ya nemenin dia ketemu client lah, kalau jalan jalan jalan, gue udah ajak lo]

[ompreng bekel lo ada di meja gue, entar emak lo nyariin]

[ iy, kalau sampe ilang, ya gue tinggal bilang kalau lo ngilangin, ]

[dah ah, gue ngantuk, see you tomorrow mmmuch]

.

"

Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen

Aktuellstes Kapitel

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 42

    " sesampai nya di kamar hotel, aku cepat cepat membuka sepatu dan memijit kaki yang pegal." " kenapa yang?" " aku salah pake sepatu nih... pegel banget mana jadi sakit di kaki." " ya udah besok kita mampir beli sneaker biar ga ganggu acara honeymoon kita. atau mau di kamar aja" goda mas arif " aku hanya mencebik" " malam ini tidur ya, ga ada lembur lembur. tadi kan udah dapat jatah. aku mau lihat paris besok!" tegas ku " aww galak beud bini abang" mas arif mencolek dagu ku " aku merebahkan tubuh di tempat tidur, mematikan lampu tidur dan mulai menarik selimut." " sayang... masa aku di tinggalin bobo sih." rengek mas arif

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 41

    * setelah kami masuk kamar. aku langsung menuju tempat tidur dan merebahkan diri" " ah empuk nya" " gimana yang, kamu suka kamar nya?" " suka banget mas." " sengaja aku pesan ini biar kamu betah di kamar terus, biar kita kuda kudaan terus" bisik nya hampir tak terdengar " ih... " aku mencubit lengan nya dan berdiri menuju ke jendela " bagus banget kan pemandangan nya dari sini?" ucapnya sambil.memeluku dari belakang " aku hanya.mengangguk" " mas arif terus menciumi leher ku"

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 40

    " mas di paris sekarang lagi musim apa?" " lagi musim semi kek nya yang, kenapa?" " berarti ok ya, jaket tebal cuma 1 doang" " semi nya lebih ke hangat sih yang... ya udah nanti kalau kurang beli aja" " siap bos" ucapku sambil mencium nya " aku mengecek semua nya termasuk document perjalanan.setelah yakin semua nya sudah ok, kami pun keluar dari kamar untuk bergabung dengan yang lain nya." " ma, pa terima kasih ya kado hon

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 39

    " kami sampai di hotel sekitar jam 1pagi." " sesampai di kamar aku langsung membersihkan tangan dan kaki dan berganti baju piyama untuk bersiap untuk tidur karena besok pagi kami harus check out." " yang....." mas arif memeluk tubuhku yang sudah rebahan di kasur " tidur ya mas kali ini ga ada kegiatan apapun! bisa bisa mama datang kesini kalau besok pagi kita belum sampai rumah." " mas arif hanya mengangguk pasrah. dan kami pun tertidur" " aku terbangun karena bunyi alarm dari hp. waktu menunjukan pukul 7pagi." " lebih baik aku mandi dulu baru bangunin mas arif" gumam ku

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 38

    aku terbangun karena bunyi hp. "mas, hp nya bunyi terus itu", aku membangunkan mas arif " hmmm, angkat aja yang.." jawab nya dengan masih merem. " nanti kalau urusan kerjaan gimana? angkat dulu aja mas"ucapku sambil terus menepuk pundak nya. " ya udah ambilin dong hp nya yang." " mas, mama yang telpon! " sambil ku berikan hp pada mas arif " halo ma, ada apaan sih? ganggu aja!" " arif..... apaan sih kamu!!!! kenapa masih belum pulang????" teriak mama

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 37

    POV ARIF aku terbangun karena bunyi airphone hotel "selamat sore pak arif,.kami mau menkonfirmasi apa akan di lanjutan menginapnya? suara di sebrang airphone bertanya " ooo baik, saya lanjutkan 2malam lagi" " baik kalau begitu. apa bapak ada perlu.makanan di antar ke kamar? " boleh, kamu tolong kirim jus jambu merah dan steak juga wine ." " baik pak, akan kami antar segera. terimakasih selamat sore pak" " sore" aku menutup airphone. kemudian aku mengambil jam di atas nakas, omg ternyata sudah jam 5. " aku mengecup kening istri ku yang masih terlelap." " aku terus memandangi wajah istri ku yang terlihat lelah tapi mampu membangkitkan gairah kelelakian ku. melihat bibir m

  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 24

    " ahhhhhhh rasa nya seperti mimpi." aku bergumam " walaupun aku shock dengan kenyataan - yang ternyata aku anak dari seorang selingkuhan- tapi aku lega karena semua masalah bisa di selesaikan dengan kepala dingin. aku punya ayah sekaligus abang sekara

    last updateZuletzt aktualisiert :
  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 23

    Pov Ayah & Ibu " silakan duduk sari." " terima kasih mas." " mas ,kok ada keluarga pak dirga? tanya ibu " maaf sari, dirga minta ikut kata nya dia mau melamar ida.secara resmi dan menentukan tanggal pernikahan nya." " ini serius mas? ida tahu ga?" lanjut ibu " kata nya sih mau kasih sur

    last updateZuletzt aktualisiert :
  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 22

    " (halo da, lo jalan jam berapa?)" "( gue di jemput pak toto sil , sekitar jam 7an. lo mau sekalian ikut ga? kan searah ini, nanti lo tunggu di dekat halte aja)"

    last updateZuletzt aktualisiert :
  • Anak Selingkuhan itu....   Bab 21

    " tok....tok...tok... Assalamualaikum" " Ya Allah, baru aja nafas udah balik lagi aja, ga tahu apa jantung gue deg deg an kalau deket pak arif" batin ku " waalaikumsalam" jawabku sambil.membuka pintu " pa

    last updateZuletzt aktualisiert :
Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status