공유

Main Gila

작가: Mommykai22
last update 게시일: 2026-05-08 12:55:24
"Jadi kau menginap sekamar dengannya di sana, Bos?"

Leo akhirnya menelepon Gary untuk mengalihkan hasratnya.

"Ya, Gary, tapi apa kau sudah mengirim informasi tentang Hijau Semesta padaku?"

"Sudah, Bos. Ada di email. Pak Ronald itu pengusaha yang sangat keras, banyak yang mengeluh tentangnya, tapi dia sangat kaya, dan memang kalau bisa mendapatkan hatinya, proyeknya akan sangat lancar. Kalau kau bisa mendapatkan hatinya, dapatkan dia untuk Hartono Group, jangan Wijaya Group, Bos!"

"Itu urusan
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (1)
goodnovel comment avatar
Tresye Kesaulya
lnjut kakak
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Kau Selalu Punya Aku

    Pintu ruang rapat tertutup setelah Eddy dan Fabian diseret keluar.Untuk beberapa detik, tidak ada seorang pun yang bicara. Suasana yang tadi begitu panas mendadak berubah menjadi sunyi.Elisa duduk diam dengan tangan yang masih gemetar. Walaupun ia ingin lepas dari Eddy setelah diselingkuhi dan dimanfaatkan, Elisa tidak pernah menyangka Eddy bisa melakukan hal sebesar ini. Selama dua tahun memanipulasi semuanya dan menggelapkan dana perusahaan itu bukan kejahatan biasa. Bahkan Elisa ingin sekali menampar Eddy tadi, tapi tubuhnya kaku. Peserta rapat lain juga diam dan saling melirik, tidak ada yang berani bicara sama sekali. Sementara Darmawan masih berdiri dengan wajah yang merah padam karena amarahnya. Napasnya mulai tersengal. Satu tangannya memegang dadanya sambil mengentakkan tongkatnya keras ke lantai. "Memalukan! Benar-benar memalukan!"Tidak ada yang berani menyahut."Ayah ...," panggil Arman pelan. "Tidak usah bicara!" Darmawan memotongnya, sebelum dadanya makin berdenyu

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Diringkus

    "Bukan! Bukan!" Eddy langsung berteriak keras. "Semuanya bohong!" "Itu benar!" sahut salah seorang manager yang membuka laporannya. "Di laporan ini memang tertulis nama rekening perantara itu atas nama CV Chandra Perkasa. Nama pemilik CV itu adalah Yuliana Chandra, persis seperti yang Leo katakan!" Semua tatapan mengarah pada Leo dan Eddy sekarang. Sedangkan Arman tidak bisa menahan amarahnya dan menggebrak mejanya. Brak!Semua orang tersentak kaget mendengarnya. "Apa maksudnya ini, Eddy? Yuliana Chandra itu benar sepupumu, hah? Kau mencuri dari perusahaanmu sendiri?" "Itu bohong, Ayah! Itu bohong! Leo merekayasa semuanya! Aku bersumpah, Ayah! Aku ...." "Ada orang IT di sini," sela Wira sambil melirik Eddy tajam. "Kita bisa langsung meminta mereka memeriksa mana yang asli dan mana yang palsu." Eddy makin tegang, sedangkan orang IT langsung memeriksa laporan milik Leo dan Eddy. "Ayah, ini tidak seperti yang Leo katakan! Ini tidak ada hubungannya dengan aku maupun Fabian!" "Leb

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Mati Kutu

    Ruangan masih hening. Mata Eddy dan Fabian pun membelalak sempurna, sementara Wira masih menatap layar dengan wajah serius.Suara-suara peserta rapat kembali terdengar, bukan hanya berbisik, tapi makin lama makin keras. "Komputer finance? Bagaimana bisa? Leo bukan orang finance." Wira sendiri langsung melirik Fabian. Sebagai asisten kepercayaan Darmawan yang mengerjakan semuanya tanpa cela, Wira sangat teliti, cakap, dan tanggap. Ia langsung curiga pada seseorang yang jelas merupakan orang finance yang sangat dekat dengan Eddy. "Apa mungkin ada orang finance yang berkomplot dengan Leo atau siapa pun itu yang sudah menggelapkan dana perusahaan?" seru Wira tajam. Fabian menelan saliva merasakan lirikan Wira. Seharusnya ia tidak perlu menjawab, tapi saking tegangnya, Fabian malah menjawab dengan gugup. "Aku ... aku tidak tahu, Pak," jawab Fabian gelagapan. "Kau yakin tidak tahu?" tanya Wira lagi yang membuat Fabian makin tegang. "Apa maksudnya ini?" bentak Arman tajam. "Sebenarnya

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Senjata Makan Tuan

    Eddy berhenti bicara sejenak, tapi semua bisa melihat username Leo di sana. Sontak tatapan mengarah pada Leo. Suasana langsung ribut. "Leo yang melakukannya? Leo mengubah data proyek dan melakukan penggelapan dana?" bisik orang-orang di sana. "Jadi selama enam bulan terakhir ini, kau sudah mencuri dari perusahaan ini, Leo?" geram salah seorang manager lainnya. "Nilainya bahkan mencapai puluhan miliar!" Ruangan langsung gaduh. Beberapa manager saling berbisik. Bahkan Arman terlihat mengernyit.Darmawan yang duduk di ujung meja menatap Leo dengan tajam."Kau melakukan semua ini? Kau yang mencuri dari perusahaan ini?" Darmawan mengentakkan tongkatnya."Astaga, ternyata kau memang pencuri! Bagaimana Eddy bisa mempunyai asisten pencuri sepertimu?" celetuk Hilda keras. Susan juga tertawa kesal menatap Leo yang jauh dari bayangannya, tapi ia makin puas melihat pria yang diandalkan Elisa ternyata hanya sampah. Elisa sendiri langsung menggeleng panik. Ia sangat percaya pada Leo. "Itu tida

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Menuduhnya

    Suasana ruang rapat masih begitu hening saat akhirnya Eddy masuk ke sana. Emosi Darmawan sendiri langsung terlecut melihat cucu menantu yang brengsek itu. Buk!Darmawan mengentakkan tongkatnya di depan lebih dari 20 orang yang hadir di ruangan itu. "Ini hari pertama aku memimpin kembali di perusahaan ini. Kalian semua tahu apa yang terjadi di perusahaan beberapa hari ini kan? Ada gosip perselingkuhan Pak Eddy, tapi sudah berhasil dikendalikan." "Meskipun begitu, saham kita tetap anjlok. Kepercayaan publik tidak bisa begitu cepat dipulihkan. Dan saat kita ingin memperbaiki semuanya, muncul gosip baru yang kembali menyangkut Pak Eddy! Jadi siapa yang mau menjelaskan ini duluan, hah?" buka Darmawan dengan penuh emosi. Seorang manager pun membuka investigasi di sana. "Proyek Wijaya Selatan adalah proyek yang sudah bekerja sama dengan kita selama 8 bulan, tapi baru resmi berjalan 6 bulan. Awalnya semuanya berjalan lancar sampai 4 bulan terakhir ini, pihak klien terus mengeluh tentang

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Kambing Hitam

    Pagi itu, lagi-lagi Wijaya Group diterpa gosip. Setelah melakukan klarifikasi, semua orang berharap kondisi kembali normal, tapi malah makin menggila. Di lantai operasional, orang-orang saling menunjuk layar laporan."Proyek Wijaya Selatan itu katanya bermasalah." "Benar, perusahaan dituntut karena menggunakan bahan yang tidak sesuai dengan kontrak. Mirip seperti proyek Amerta." "Malahan katanya baru-baru ini, salah satu sisi bangunan ambruk." "Ya ampun, siapa pimpinan proyeknya?" "Pak Eddy langsung yang memimpin proyeknya." Suara ribut mulai jadi berbisik setelah mendengar nama itu. Beberapa karyawan sudah merasakan bagaimana Eddy yang agak semena-mena, seolah menjadi pimpinan paling tinggi, padahal bukan. Mereka kebanyakan tidak berani mencari masalah dengan Eddy, tapi sebagian lagi tahu kalau kebijakan Eddy seringkali terasa janggal. "Kemarin selingkuh, sekarang kena masalah lagi. Aku masih yakin dia benar-benar selingkuh." "Kasihan Bu Elisa, aku sering melihatnya sedih ak

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Healing

    Perjalanan mereka baru benar-benar berakhir menjelang sore. Begitu mobil memasuki kawasan Danau Aruna, Elisa langsung terpukau oleh pemandangan yang membentang di depan mata. Danau luas berwarna kebiruan itu dikelilingi perbukitan hijau yang masih asri. Kabut tipis menggantung di atas permukaan air

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Ngidam Mangga

    "Siapkan semua yang dibutuhkan oleh ibu hamil, Gary! Aku dan Elisa akan berangkat ke Danau Aruna akhir pekan besok!" titah Leo malam itu. "Eh, apa saja yang harus kusiapkan, Bos?" "Air hangat, cemilan, vitamin, apa saja. Lihat catatan itu dan cari tahu sisanya, aku tidak mau ada yang ketinggalan.

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Menyapa dari Dalam

    Leo dan Elisa sontak menoleh kaget melihat Eddy yang sudah masuk ke ruangan itu. "Aku tanya apa yang kau lakukan pada istriku, Leo? Berani sekali kau dekat sekali dengannya?" Eddy kaget, kaget sekali. Eddy pikir Elisa selalu ketus pada Leo, tapi ternyata ia salah. "Eddy? Kau di sini?" tanya Elisa

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Ngidam Dibelai

    "Kau pernah bilang kau mengenal karyawan dari Hartono Group itu kan? Aku tidak berani bicara di depan Ayah dan Grandpa, tapi aku tahu kau mengenal mereka!" Giliran Eddy yang protes pada Elisa di kamar mereka malam itu. Namun, Elisa menanggapi biasa saja. "Aku mengenal salah satu karyawannya, bukan

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status