LOGINXie Guang terdiam dan menatapnya dengan rumit sebelum akhirnya menghela napas, tampaknya Xie Guang sudah tahu tabiatnya yang asli.“Baiklah, kamu memiliki rencana. Jadi bagaimana sekarang?” tanya Xie Guang.“Tentu saja kita akan menyelidiki asal muasal dari pembunuh bayaran ini,” balas Ning Xueqin.“Bukan itu. Antara Zhen Ming dan aku, siapa yang akan kamu pertahankan?” tanya Xie Guang.“Oh… kamu tetap menjadi guruku saja, Zhen Ming akan menjadi pengawalku. Bagaimanapun kamu akan pergi berperang sewaktu-waktu, pada saat itu maka aku akan kesulitan,”jawab Ning Xueqin.“Baiklah, sesuai pengaturanmu saja,” balas Xie Guang dengan pasrah.“Tuan Putri, sekarang kita akan melakukan apa lagi?” tanya Zilan sambil merapihkan pakaiannya.“Kita akan mengikuti jalan setapak ini dan melihat dimana jalan setapak ini berakhir, mana tahu akan menghasilkan penemuan baru,” jawab Ning Xueqin.Tiba-tiba di saat Ning Xueqin melangkah ke depan, sebuah anak panah melesat beberapa langkah dari kepalanya.Semu
Ning Xueqin memikirkan ini berhari-hari dan dia mulai memahami bahwa Xie Guang mungkin merasa tidak nyaman dengan dirinya karena batasan di antara mereka yang tidak jelas.Wajar jika merasa tidak nyaman jika tidak merasa ada batasan yang jelas, jadi demi hubungan yang profesional di masa depan maka Ning Xueqin memutuskan untuk berbuat seperti ini.Kali ini dia mendapatkan dukungan dari Kediaman Xie dan Kediaman Su, kedua Jenderal berada di pihaknya hanya saja para pejabat sipil masih berlawanan dengannya .Tapi setidaknya kehidupannya akan lebih baik dan aman, tidak serentan sebelumnya lagi. Setidaknya di pengadilan Istana dia memiliki pendukung untuk mendukungnya.Namun jawaban dari Xie Guang selanjutnya membuat Ning Xueqin terdiam, sangat terdiam sampai-sampai tidak bisa bereaksi lagi.“Aku menolak.”“Menolak? Kenapa?”tanya Ning Xueqin dengan kebingungan.“Aku ingin interaksi kita tetap seperti sebelumnya, aku sudah terbiasa,”jawab Xie Guang.Ning Xueqin mendongak dan menatap Xie Gu
Dengan lolosnya dia mengikuti tarikan itu tanpa perlawanan, hanya saja dia merasa bahwa matanya agak pedih sehingga dia memejamkan matanya dan menggelengkan kepalanya.Ning Xueqin hanya merasa bahwa dirinya dibawa masuk ke dalam rumah yang ada di sekitar sana. Karena suara pertarungan masih terdengar jelas.“Basuh matamu dengan kain basah ini, agar tidak pedih lagi,” ucap orang yang menariknya.Ning Xueqin menerima kain basah itu dan membasuh matanya, setelah agak lama dia akhirnya bisa melihat dengan normal kembali.Orang di hadapannya ini adalah Xie Guang, tidak disangka-sangka bahwa pemuda ini akan benar-benar datang.Inilah keuntungan rahasia yang dia sebutkan sebelumnya, dia selalu bertaruh bahwa Xie Guang akan datang.Hanya saja jika hati Xie Guang benar-benar dingin dan tidak ingin datang juga tidak masalah, dia tidak keberatan.Namun siapa yang menyangka bahwa pemuda ini benar-benar akan datang untuk melindunginya?“Tuan muda Xie? Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Ning Xue
Ning Xueqin bahkan mulai memiliki angan-angan yang tidak masuk akal, contohnya seperti mengharapkan bahwa kedamaian ini akan bertahan selamanya.Padahal dia tahu jelas bahwa sejak dia melangkahkan kakinya di Kekaisaran maka tidak akan ada jalan untuk kembali lagi.Tidak akan ada ketenangan apalagi kedamaian yang dia harapkan itu selama dia masih memegang posisi Tuan Putri ini.Bahkan jika dia tidak melawan sekalipun dan hanya bertindak pasif, itu hanya akan menunda kematiannya. Akan tiba saatnya dimana Ning Chuan tidak akan sabar padanya lagi dan akan menyingkirkannya untuk menghapus segala kemungkinan ancaman yang bisa dia timbulkan sebagai Tuan Putri.Ning Xueqin merasa bahwa dia menjadi emosional mungkin karena kelelahan baik secara fisik dan mental.Meski dirinya sudah dewasa di dunia modern, namun dia mulai menyadari bahwa emosi pemilik tubuh yang asli, Ning Xueqin kecil tidak pernah benar-benar mati.Emosi itu masih bersarang di tubuhnya dan menyatu dengan emosinya sehingga kel
Kemudian Zhen Lingyu pun segera pergi dan halaman Ning Xueqin dengan segera langsung menjadi sepi kembali seperti di awal.Zilan sudah pergi lagi untuk menyampaikan hasil keputusan dari Ning Xueqin, tidak lupa bahwa Ning Xueqin meminta Mei Qian untuk menyampaikan kepada semua orang bahwa pengawalnya yang baru adalah Zhen Ming.“Jangan sampai semua orang tidak tahu bahwa aku telah memilih Zhen Ming,” ucap Ning Xueqin dengan penuh makna.Dengan begitulah Ning Xueqin membiarkan semuanya berjalan, selama ini dia juga menghabiskan waktunya untuk Tiga hari lain berlalu dengan tenang sebelum akhirnya Ning Xueqin mengirimkan sebuah surat rahasia untuk Zhen Ming yang ditulis olehnya sendiri.Tidak ada yang tahu dengan apa isi dari surat itu namun kemudian sikap Zhen Ming yang sebelumnya cukup tenang dan damai tiba-tiba berubah drastis.Zhen Ming mulai minum-minum bersama temannya dan mengajak teman-temannya untuk bermain, bahkan mulai menyebarkan rumor buruk tentang Ning Xueqin yang tidak ber
“Zilan, sampaikan pesan kepada Kasim Yu bahwa Xu Junzhen dan Huo Ziyuan sudah kalah dan minta Kasim Yu untuk mengirim orang mencari Huo Ziyuan lalu lihat apakah kondisinya baik-baik saja,”perintah Ning Xueqin.“Baik, Tuan Putri.”Setelah itu Ning Xueqin dan Zhen Lingyu menunggu sangat lama untuk peserta terakhir alias Zhen Ming, sepupu Zhen Lingyu ini.Jelas bahwa dia bukanlah musuh yang serius, hanya saja Ning Xueqin tidak tahu bahwa orang ini sangat menyebalkan.“Anak ini benar benar mempermalukan keluarga, nanti kamu jangan lupa berikan dia pelajaran. Sisanya biarkan aku yang menanggung nya untukmu,” ucap Zhen Lingyu meyakinkannya.Tidak lama kemudian seorang pemuda ceking dengan bau harum yang menyengat dan bau alkohol yang bercampur menjadi satu akhirnya tiba.“Zhen Ming memberi salam kepada Tuan Putri dan kakak sepupu… Tuan Putri sangatlah cantik…”lirih Zhen Ming dengan setengah mabuk.“Anak ini! Bagaimana kamu bisa datang kemari dalam kondisi mabuk?” tanya Zhen Lingyu dengan em
Kaisar Ning agak mengerutkan dahinya ketika mendengarkan permintaan ini namun juga tidak melarang. “Diperbolehkan.” Perintah Kaisar Ning. “Terima kasih, Yang Mulia! Kalau begitu maka Changyue akan memilih… Tuan Putri Xueqin!”Seru Su Changyue dengan penuh semangat. Tatapan Su Changyue berkilat li
Sebuah jarum perak yang tajam telah menancap di telapak tangan pelayan kanan itu sampai sampai dirinya pingsan setelah meraung kesakitan. Jarum perak itu mungkin sepanjang dua inci dan itu memaku di telapak tangannya sampai menembus kedua sisi telapak tangannya. Sebelumnya, Ning Xueqin telah berh
Ning Xueqin tiba tiba terbangun dari tidurnya dengan kondisi keringat bercucuran di dahinya. Lalu Ning Xueqin melirik ke kanan dan ke kiri sebelum akhirnya dia menghela napas lega. “Untunglah… untunglah semua itu hanya mimpi. “Gumam Ning Xueqin dengan puas. Di samping Ning Xueqin ada sebuah meja
Ning Xueqin melihat sebuah pemanah yang berada di sudut kanan Istana tampaknya membidik pemuda tampan itu jadi Ning Xueqin berteriak. Namun tampaknya anak panah itu melesat terlalu cepat jadi pemuda tampan itu pun tidak sempat menangkis anak panah itu. Ning Xueqin mengulurkan tangannya dan melomp







