Se connecterSebuah jarum perak yang tajam telah menancap di telapak tangan pelayan kanan itu sampai sampai dirinya pingsan setelah meraung kesakitan.
Jarum perak itu mungkin sepanjang dua inci dan itu memaku di telapak tangannya sampai menembus kedua sisi telapak tangannya. Sebelumnya, Ning Xueqin telah berhasil menemukan jarum perak ini di meja nakas nya sehingga menyimpannya untuk senjata diam diam. Siapa yang menyangka bahwa jarum ini pun harus dia gunakan dengan sangat cepat. Ning Xueqin dengan cepat melarikan diri dari sana dengan kaki yang tertatih tatih. Sementara para pelayan jahat itu sedang sibuk untuk mengurusi diri mereka yang terluka dan pada saat itu Ning Xueqin tanpa sengaja menabrak sesuatu yang kokoh. Brukk!! Ning Xueqin jatuh terduduk hanya untuk melihat seorang pria paruh baya dengan tubuh setinggi dua meter. Pria paruh baya ini memiliki fitur wajah yang tegas dan tampan, tidak kalah dari pria berambut putih yang ditemuinya, Xie Guang. Hanya saja pria paruh baya ini menunjukkan aura dominan yang tidak dimiliki oleh orang lain, jadi Ning Xueqin dengan cepat menyimpulkan siapa ini. “Ayah… “Panggil Ning Xueqin dengan lemah dan manja. Ning Xueqin dengan cepat memeluk kaki pria paruh baya itu sebelum pria paruh baya itu bisa bereaksi, karena pria paruh baya itu adalah Kaisar tiran yang ada di dalam novel! Ayah dari Ning Xueqin yang asli, Kaisar Ning, Kaisar tiran yang kejam dan berhati dingin. Tidak ragu ragu untuk membunuh putrinya sendiri karena kebencian tidak berdasar! Pria paruh baya itu menunduk ke bawah dan menatap Ning Xueqin dari atas sampai bawah dengan tatapan tajam. Tidak ada kasih sayang antara Ayah dan anak di matanya, hanya ada seorang Kaisar dan bawahan. Ning Xueqin bisa merasakan keringat dingin yang mengalir keluar dari punggungnya. Walaupun tidak melihat secara langsung, dia bisa merasakan tatapan dingin Kaisar Ning padanya. Namun Ning Xueqin tetap memberanikan diri untuk mengambil sikap manja ini. Sebelumnya, pemilik asli tubuh ini selalu merasakan keterasingan dengan Ayah dan kakak kandungnya. Jadi, Ning Xueqin akan mengambil jalan yang berbeda! Lihat apakah Kaisar Tiran berhati kejam ini akan luluh dan tunduk padanya atau tidak! “Apa yang terjadi di sini? “ Tanya suara yang lebih ringan dari samping Kaisar Ning. Ning Xueqin mengintip sejenak dan melihat seorang pemuda yang beberapa tahun lebih tua darinya. Dirinya menduga bahwa ini adalah kakak kandung Ning Xueqin yang asli , orang yang membunuh Ning Xueqin pada akhirnya demi mengamankan tahktanya. “Ayah… sebelumnya ada orang yang mengatasnamakan nama Ayah dan kakak untuk… menjebakku. Tidak hanya itu, mereka bahkan ingin menyiksaku. “Ucap Ning Xueqin dengan berurai air mata. Kedua mata besarnya tampak berkaca kaca dan bibir mungilnya merengut, tampak sangat menggemaskan yang membuat orang lain akan merasa iba. “ Apakah aku bertanya padamu? “Tanya Kaisar Ning dengan dingin. Ning Xueqin menundukkan kepalanya dengan lemah dan terdiam atas penolakan yang dingin ini. Sementara Putra Mahkota, Ning Chuan tampak mendekati pelayan pelayannya dan menatap Kepala Pelayan Wei yang menderita luka parah terutama di wajahnya. “Apa yang terjadi? Apakah kalian semua bisu?! “ Tanya Ning Chuan dengan marah. “Menjawab… menjawab Putra Mahkota, sebelumnya kami hanya menyapa… menyapa Tuan Putri namun Tuan Putri tampaknya ketakutan dengan kami sehingga mendorong Kepala Pelayan Wei. Jadi… jadi… teko teh ini jatuh dan tumpah ke tubuh Kepala Pelayan Wei. “Jawab salah satu pelayan dengan gemetar sampai sampai dia tergagap. ‘Dasar Ning Chuan licik… berani beraninya dia bertanya ada apa atas hal yang dia rencanakan sendiri? ‘ Pikir Ning Xueqin dengan kesal. “Itu semua hanya salah paham! Aku benar benar ketakutan… Kepala Pelayan Wei bilang bahwa dia akan menuangkan teh panas itu ke tubuhku… aku benar benar takut. “Lirih Ning Xueqin dengan menyedihkan. Pada saat ini dia tidak memiliki kekuatan apapun, kekuasaan juga tidak punya, dia tidak memiliki apapun untuk bertahan hanya bisa mengandalkan belas kasihan Ayahnya untuk sementara. Ning Xueqin bertaruh dengan dirinya sendiri apakah dia akan berhasil lolos tanpa cedera hari ini. “Ayah, hal ini tidak bisa dibiarkan. Kepala Pelayan Wei menerima kerusakan permanen di wajahnya dan tidak akan mampu menghadapi orang lain lagi di masa depan. “Ucap Ning Chuan. “Adik, ini adalah Kekaisaran Ning. Tempat tinggal dengan aturan yang jelas bukan Kekaisaran Zhong tempat para orang bar bar itu tinggal. “Lanjut Ning Chuan. Ning Xueqin meludah di dalam hatinya, Ning Chuan ini benar benar orang yang munafik! Berkedok menasihatinya padahal dengan sengaja memprovokasi Kaisar Ning. Seolah olah mengatakan kalau Ning Xueqin adalah seseorang yang tumbuh di Kekaisaran Zhong bukan bagian dari Kekaisaran Ning sehingga sikapnya tidak terdidik. “Kakak… bagaimana kamu bisa mengatakan semua ini? Apakah aturan Kekaisaran Ning aku tidak ingat dengan jelas? Di tempat inilah aku lahir dan bertumbuh… “ Lirih Ning Xueqin sembari memukul dadanya sendiri. Air matanya membasahi wajah mungilnya seperti anak sungai, hidung dan telinganya memerah seperti tomat. “Kata katamu benar benar membuatku merasa sakit hati… bukankah aku dikirim untuk kebaikan Kekaisaran ini juga? Bukankah semuanya demi perdamaian? Lalu kenapa sekarang Ayah dan Kakak membenciku? “Tanya Ning Xueqin tersedu sedu. “Kamu! Apakah kamu lupa-” Ning Chuan baru saja ingin mencaci maki Ning Xueqin tetapi dihentikan oleh Kaisar Ning. Kaisar Ning membungkuk dan mencengkram dagu Ning Xueqin yang membuatnya meringis. Lalu Kaisar Ning mengangkat dagunya sehingga tatapannya bertemu langsung dengan tatapan Kaisar Ning yang tajam dan dingin. Kaisar Ning seolah olah melihat kembali sosok istrinya di masa lalu di dalam tubuh Ning Xueqin, mereka berdua terlalu mirip… Mengingat ini membuat Kaisar Ning merasa marah dan frustasi sehingga menghempas tubuh kecil Ning Xueqin. Kaisar Ning menenangkan dirinya sendiri dan berbalik sehingga Ning Xueqin yang duduk bersimpuh di tanah hanya bisa menatap punggungnya. “Karena kamu tidak tahu aturan maka kamu harus dikurung di dalam halamanmu selama satu tahun tanpa boleh menginjakkan kaki ke luar halaman! “Perintah Kaisar Ning sebelum akhirnya melangkah pergi. Ning Xueqin merasa bahwa lututnya melemas karena hal ini , dia tidak boleh dikurung selama satu tahun! Tetapi tiba tiba Ning Xueqin berlutut di belakang Kaisar Ning dan tertawa miris yang membuat langkah kaki Kaisar Ning terhenti sejenak. “Ayah… sebenarnya kamu ingin menghukumku atau tidak ingin melihatku? Kamu jelas tahu bahwa aku tidak bersalah namun kamu masih menghukumku. “Lirih Ning Xueqin dengan putus asa. “Ayah… mengapa kamu ingin mengurung ku? “ “Apakah karena aku… terlalu mirip dengan Ibu?““Letakkan di sini saja, aku akan segera mengerjakannya. Waktunya tidak banyak lagi,” ucap Ning Xueqin langsung mengambil nampan berisikan kain tebal itu.“Tuan Putri apakah kamu baik-baik saja ? Perlukah aku membantumu?” tanya Mei Qian.“Ya, kamu bantu buatkan untuk Su Zhen. Kemampuan menjahit mu cukup baik, buatlah lebih hangat untuk anak manja itu,” jawab Ning Xueqin.“Baiklah, Tuan Putri tenang saja. Dijamin Tuan muda Su pasti akan tidak merasakan sedikitpun hawa dingin,” janji Mei Qian.Ning Xueqin tertawa ringan lalu dengan begitulah pekerjaan terbagi, Ning Xueqin belum berencana untuk bertindak saat ini di Pengadilan Istana.Apalagi mengingat bahwa kondisi Istana saat ini masih dalam kekacauan besar, kedatangannya mungkin akan menghasilkan ombak yang lebih besar.Ini mungkin menguntungkan baginya namun pada saat yang sama juga ada kemungkinan merugikan dirinya.Dia tidak suka bertaruh pada sesuatu jadi dia menunggu dengan sabar, menjahit pakaian hangat dengan tenang di dalam kam
Ning Xueqin mengerutkan dahinya dan berpikir keras untuk menemukan letak keanehan yang dia rasakan ini sebelum akhirnya menemukannya.Kekasih masa kecil? Sahabat? Menjalin hubungan untuk waktu yang lama? Kecantikan yang dapat membuat bunga malu dan bulan tunduk? Siapa? Kenapa Ning Xueqin tidak pernah mendengarnya dan melihatnya sama sekali selama tinggal di Istana ini.Tidak peduli sehati-hati apa Ning Chuan, jika dia menjalin hubungan dengan seseorang maka Ning Xueqin pasti akan mendapatkan sedikit kabar.Namun selama ini Ning Chuan sama sekali tidak pernah dekat dengan wanita manapun sehingga membuat Ning Xueqin kebingungan.Di saat Ning Xueqin memikirkan hal ini tiba-tiba ada sesuatu yang berbisik di samping telinganya.“Tuan Putri, bangunlah. Bangunlah, Tuan Putri!” panggil suara itu.Ning Xueqin langsung terbangun dengan napas yang terengah-engah dan melihat bahwa langit telah berubah menjadi hitam.Ning Xueqin memegang kepalanya yang berdenyut kencang dan berusaha mengingat pet
Ning Xueqin mengucapkan kata-kata ini dengan ringan tanpa beban apalagi terdengar dibuat-buat, dia mengatakannya dengan ceria dan tulus.Membuat siapapun yang mendengarnya mau tidak mau merasa ikut berbahagia dan gembira.Wajah Su Lingqi langsung merona dan bercahaya ketika mendengarkan pujian dari Ning Xueqin.“Bagus! Memang harus seperti ini! Karena kamu sudah memanggilku Kakak maka aku tidak akan sungkan padamu,” ucap Su Lingqi.Su Lingqi mengayunkan tangannya dan pelayannya mendekat membawa satu peti yang mirip dengan milik Zhen Lingyu.Ning Xueqin mendadak langsung merasakan sakit kepala yang tak terhitung jumlahnya saat melihat ini.Dia sudah bisa menduga apa yang ada di dalam kotak yang diberikan oleh Su Lingqi ini, dia merasa bahwa sekarang penyakit matanya akan kambuh kembali.Hanya memikirkan bahwa orang-orang ini memaksanya untuk menerima uang mereka saja sudah membuat Ning Xueqin pusing.Namun demi keramahan, Ning Xueqin mempertahankan senyumannya dan berpura-pura antusias
Zhen Lingyu ini… bukankah terlalu murah hati? Seratus ribu tael emas diberikan begitu saja padanya?Belum lagi itu adalah uang maharnya, mahar seorang perempuan yang menikah sama dengan jantungnya.Bagaimanapun uang mahar itu akan menjadi perbekalannya di keluarga suaminya kelak, bagaimana bisa diberikan kepada orang lain.Setelah tersadar, Ning Xueqin langsung menggelengkan kepalanya dengan keras dan mendorong kotak itu kembali ke dalam pelukan Zhen Lingyu.“Lupakan saja, aku akan mencari cara lain. Jangan sampai menggunakan uang maharmu, kamu harus menyimpannya dengan baik,” ucap Ning Xueqin.“Tidak! Aku tidak menggunakannya selama ini karena tidak butuh, kebutuhanku terpenuhi di Istana ini dan aku tidak perlu menghibur hati siapapun di Istana ini jadi uang-uang ini tidak terpakai,” seru Zhen Lingyu memaksa Ning Xueqin menerimanya.Ning Xueqin tetap menggelengkan kepalanya dan menutup peti itu lalu menaruhnya di atas meja.“Meski dulu tidak terpakai, di masa depan belum tentu. Masa
Kemudian Li Zhen pun segera kembali ke toko untuk mengawasi toko, seharusnya Ning Xueqin tidak memiliki tamu lagi namun tiba-tiba Zilan mengatakan bahwa ada tamu tambahan yang ingin menemuinya kali ini.“Tuan Putri, Selir Mulia Zhen datang berkunjung,” lapor Zilan.“Benarkah? Aku akan segera menyambutnya ke depan!” seru Ning Xueqin dengan antusias berlari ke depan untuk menyambut Zhen Lingyu.Sesampainya di depan, dia melihat Zhen Lingyu yang duduk di atas tandunya. Ning Xueqin membuka pintu dan membiarkan Zhen Lingyu masuk.“Silakan masuk, Selir Mulia Zhen yang terhormat,” sapa Ning Xueqin dengan sopan memberi salam.“Omong kosong apa yang kamu bicarakan gadis kecil?” tanya Zhen Lingyu turun dari tandunya.“Kakak Lingyu, apa yang membawamu kemari?” tanya Ning Xueqin membuang semua sikap pura-puranya.“Tabib Kekaisaran Qiu mengatakan bahwa kamu masih sakit namun sekarang aku melihat bahwa kamu baik-baik saja,” ucap Zhen Lingyu sambil memegang pipinya.Ning Xueqin dengan pasrah membiar
Setelah Zhen Ming pergi, semuanya tidak berakhir di sini karena tidak lama kemudian Zilan kembali namun tidak sendirian juga melainkan bersama dengan sesosok gadis yang belakangan ini jarang dilihat oleh Ning Xueqin karena kesibukannya, Li Zhen.Nona Li dari Kediaman Pejabat Li kini bekerja di bawah pengaruhnya dan hidup dengan damai bersama dengan Ibunya yang telah bercerai dengan Li Ming.Keduanya membantu Ning Xueqin untuk mengelola toko dan mengatur keuangan milik Ning Xueqin, terutama karena Ning Xueqin sama sekali tidak berpengalaman dalam bidang ini.Jadi bantuan Li Zhen dan Ibunya, Nyonya Yu sangatlah berharga bagi Ning Xueqin terutama dalam waktu empat tahun belakangan ini.Karena itulah Ning Xueqin berani menjanjikan lima puluh ribu emas setiap bulannya untuk menyokong kebutuhan perang ini.Karena dia sendiri memiliki pegangan dan tidak akan mengandalkan faktor keberuntungan untuk menjamin kehidupannya sendiri.Li Zhen tidak datang dengan tangan kosong melainkan membawa setu
Ning Xueqin tiba tiba terbangun dari tidurnya dengan kondisi keringat bercucuran di dahinya. Lalu Ning Xueqin melirik ke kanan dan ke kiri sebelum akhirnya dia menghela napas lega. “Untunglah… untunglah semua itu hanya mimpi. “Gumam Ning Xueqin dengan puas. Di samping Ning Xueqin ada sebuah meja
Ning Xueqin melihat sebuah pemanah yang berada di sudut kanan Istana tampaknya membidik pemuda tampan itu jadi Ning Xueqin berteriak. Namun tampaknya anak panah itu melesat terlalu cepat jadi pemuda tampan itu pun tidak sempat menangkis anak panah itu. Ning Xueqin mengulurkan tangannya dan melomp
Ning Xueqin memejamkan matanya erat erat dan berteriak untuk meredakan rasa sakitnya namun besi panas yang dia tunggu tunggu itu justru tidak kunjung datang. Bahkan cengkraman di kedua tangannya telah melemah dan Ning Xueqin akhirnya bisa membebaskan dirinya sendiri dari kedua pelayan gagah itu.
Mendengar ini membuat Ning Xueqin tidak dapat menahan diri untuk tidak tersenyum miris. Dirinya ternyata hanyalah seorang anak yang lahir dari kesalahan, pantas saja… Kaisar Ning selalu menatapnya dengan tatapan rumit. Seolah olah pria itu selalu mengalami perdebatan batin setiap kali melihat dir







